DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Rabu, 24 Februari 2010

Think Outside The Box (Berpikir melewati Logika) :

Salam Winner,
IHSG close pada level 2579.416, turun 4.235 (-0.16%), dengan total value transaksi 3.090 Trilyun, dimana Asing melakukan NET SELL sebesar 185.4 Milyard.
Saham big cap yang naik : ADRO, SMCB, INTP, BBCA, GGRM.
Saham big cap yang turun : BUMI, BBRI, TLKM, INDF, ITMG, INCO.
Saat blog ini up date sekitar pukul 22.00, Dow 10,344.54 +62.13 +0.60%, Nasdaq 2,232.96 +19.52 +0.88%

Sejak awal minggu ini IHSG terlihat sekali Asing banyak jualan terutama pada saham-saham Blue Chips, sepertinya mereka meng'antisipasi dengan keadaan Pansus yang belum jelas arahnya, sehingga mereka cenderung mengamankan posisi dahulu, sedangkan bandar lokal banyak bermain dengan saham Bimantara Group, dan saham-saham small cap..

Saham ENRG dan DEWA, asing mulai ada akumulai secara perlahan-lahan, namun mereka sepertinya masih dalam proses akumulasi dan belum ada niat untuk mengangkat saham tersebut dalam waktu dekat, namun boleh mulai kita perhatikan.

Sebetulnya banyak sekali perusahaan kecil yang berfundamental bagus, dan saat ini mulai dikumpulkan oleh sebagian hedge Fund atau Reksadana, seperti misalnya saham perkebunan yang kecil tapi bagus adalah BWPT, GZCO dan TBLA.
Demikian juga saham-saham property saat ini masih murah-murah, hal mana bisa kita lihat dari segi PER maupun PBV'nya.
Namun sebagian trader lebih suka menamakan saham tersebut kepada klasifikasi gorengan, karena mereka cukup dengan modal kecil, mengangkat harga saham tersebut, kemudian meninggalkannya, oleh karena itu main saham ini buat swing trader tetap harus memasang trailing stop yang ketat.

Dalam industri saham ini, tolok ukur kepandaian trader adalah profit, tanpa memerlukan ijasah apakah dia itu bertitel S-1/S-2/S-3, bahkan sekalipun dia tidak lulus SD, asalkan pinter mengambil profit, maka dialah sebagai the Winner.


THINK OUTSIDE THE BOX
Mungkin anda masih ingat dengan SDRA dan MEDC ?
Banyak orang yang untung besar dari SDRA .. kenaikannya benar2 fenomenal, bahkan sesudah Right Issue saham ini naik.. Tapi banyak juga dari anda yang tidak kebagian untung.. he3. Karena apa ? karena di dalam pikiran kita pada waktu itu belum terbentuk suatu image yang baik mengenai SDRA dan grupnya. Perlu kita ketahui SDRA dan MEDC itu grupnya Arifin Panigoro..Lalu apa hubungannya dengan MEDC ?

Dalam kasus SDRA, kenaikannya begitu besar, di maintain oleh broker berinisial CD sebagai market maker.. di motori atau di rumorkan oleh salah satu suhu yg terkenal juga..he3. bayangkan dari kira2 harga 100 sampai harga 390.. Kita di buat terpaku dengan broker tersebut, suhu tersebut, cara bermain broker itu.. makan atas dan buang bawah.. kemudian makan atas lagi beberapa harga..lalu buang lagi.. Ini yang di namakan rolling ke atas..

Ketika SDRA sudah selesai.. target berikutnya adalah MEDC.. Dengan pola yang sama pertama2 di tunjukan permainannya, market maker yang sama, rumor atau penyampaian dilakukan oleh orang yang sama.. Dalam Image kita tertanam, wah ini bakalan sama kaya SDRA.. Medc di targetkan 4000 lalu 5000.. pada waktu itu medc sekitar di 2900. Dalam pikiran kita, Fundamental MEDC lebih baik dari SDRA dan pada kenyataannya waktu itu ia.. Kita di buat terbuai dan lengah dari tujuan sebenarnya dari bandar.

Di kasus MEDC likuiditas lebih likuid, pemainnya lebih banyak, dana yg berputar jauh lebih besar.. Market di buat terpaku oleh SDRA, berharap bisa terulang lagi di MEDC.. Nah berapa di antara kalian yg berpikir bahwa bandar sedang membongkar MEDC ?
Ketika banyak yg ikutan,bandar perlahan2 membongkar MEDC.. dan membuat nyangkut sebagian besar trader yg berpikir bahwa MEDC akan mengikuti jejak SDRA.

Keuntungan bagi bandar dalam hal ini.. Ia membagikan hadiah kecil kepada para trader di SDRA, tapi menerima lebih banyak lagi dari hasil jualan MEDC dalam jumlah besar. Kemudian apa yang terjadi lagi ? Penurunan Kinerja Laporan keuangan MEDC di umumkan.. Labanya Anjlok tajam.. coba tolong di kroscek..

Kita harus mampu berpikir lebih dalam lagi sebenarnya apa maksud dan tujuan bandar atau market maker..Banyak pola seperti ini sering terjadi khususnya dalam saham2 grup ( Grup Bakrie, Grup Bhaktie, Grup Ciputra )

apakah pola seperti ini sedang terjadi lagi di Bhaktie grup ? Menaikkan BHIT dengan aksi korporasi2, untuk menjual saham BMTR dan MNCN dlm jumlah besar ? kita tau BHIT saham beredarnya lebih sedikit bid offernya di bandingkan BMTR dan MNCN.. ataukah emang ada Aksi Korporasi Emiten yg sebenarnya.. Jangan Salah Pilih masuk saham grupnya...

Apakah terjadi pola seperti ini di Cuputra grup ? menaikkan CTRS untuk jualan CTRA dalam jumlah besar ?

Mari kita liat saja kelanjutannya..


IHSG :IHSG di tutup melemah 0.16% di 2579
garis support uptrend masih mampu menahan penurunan indeks
IHSG berpeluang menguji level 2600 kembali..
Support 2559.. 2536
Resist 2595.. 2619


BUMI : BUMI di tutup melemah 2.15% di 2275
BUMI masih belum mau juga break downtrendlinenya
Semakin sempit trading rangenya..
Support 2250 masihkah mampu menahannya?
Support 2250.. 2150
Resist 2350.. 2425


ADRO :
Ada gap di 1880-1910.
Berusaha keluar dari garis falling wedge.
Stochastic up trend, MACD akan golden cross, Wiliam%R menaik.
Harga close diatas MA5 dan MA20, namun MA5 masih dibawah MA20.
S : 1850... 1820, R : 1880... 1910.

GGRM :
Open = Low, Close = High,
MA-5 golden cross MA20, Stochastic up trend.
berpeluang untuk mencoba harga tertinggi kembali pada 26.500,
mampukan break new high seperti ASII ?
S : 24.500, R : 25.600

BTEL :
MA5 menaik mendekati MA20, Close tepat pada MA20.
Harga akan mencoba menuju MA-50 di 146.
Sayang volume kurang besar.
Parabolic SAR sudah up trend.
S : 139... 135., R : 146.

SOBI :
Saham ini telah 3 hari berhasil keluar dari falling wedge.
Close diatas MA 5 dan MA20, dimana MA5>MA20.
Stochastic up trend.
Sangat bagus bila berhasil tembus pada harga 1620.
S : 1570, R : 1620... 1670.

SMRA :
Perhatikan bolinger band semakin menyempit.
Stochastic golden cross.
Akankah sektor property ini rally mengikuti CTRP dan CTRS ?
Harga close diatas MA5 dan MA20.
MACD histogram semakin menaik.
S : 710, R : 750... 770.

GZCO :
Saham perkebunan ini termasuk perusahaan kecil berfundamental bagus.
Lap keu th 2009 keluar dengan profit 4x lipat dibandingkan laba tahun 2008.
Saham ini break out dengan volume.
tutup pada harga 290 = harga tertinggi pertama kali GZCO listing/IPO.
Apabila saham ini membentuk pola Cup and handle, maka target GZCO adalah 320.
Dengan catatan tidak boleh turun dibawah 275.
S : 275/280, R : 300... 310... 320.

Berikut tabel support dan resistent :