DISCLAIMER


Hati-hatilah di dalam investasi/trading di pasar modal karena ada risiko kerugian. Luangkan waktu anda untuk mempersiapkan investment plan/trading plan yang baik sehingga anda siap untuk menanggung keuntungan maupun kerugian. Kerugian atas investasi/trading menjadi tanggung jawab masing-masing pemilik modal.

Trading Wisdom for today

Mark Weinstein
" Anda harus belajar bagaimana mengalami kerugian. Ini adalah sangat penting daripada belajar bagaimana untuk menang.
Van K Tharp
" Anda tidak dapat menghasilkan uang jika anda tidak mau mengalami kerugian. Ini seperti halnya menarik nafas ke dalam, tetapi tidak mau mengeluarkannya"
dikutip dari buku The Master Traders

Selasa, 09 Februari 2010

IHSG Tehnical Rebound :

Salam Winner;
Ketika harga saham terjun bebas, bagi yang mempunyai full portofolio, tentu saja ini bukan hal yang menyenangkan, namun tidak demikian bagi yang mereka mempunyai 50% apalagi yang 100 % cash.
Karena posisi bearish, Cash is The King.

Seperti yang saya tulis kemarin, marilah kita memandang kaca mata dari segi positif, bukankan tekanan harga murah adalah kesempatan buat kita membeli di harga murah?
Namun kepiawaian untuk memilih harga saham murah mana yang pantas dibeli, itu memerlukan sedikit kepandaian/kriteria.

Bagi yang biasa sering memlihat gerakan suatu saham, tentu saja hal ini tidak terlalu sulit, sepanjang kita bisa menangkap arti daripada gerakan harga itu sendiri, namun jangan terhanyut oleh perasaan kita sendiri (misal kita beli saham A, di harga 900, ketika dibawa turun ke 880, hati kita mangkel, ternyata akhirnya tutup di 920, karena prinsipnya tidak mungkin kita bisa membeli harga pas di lower, yang penting adalah potensi untuk rebound dari saham tersebut).

Saham-saham yang paling cepat rebound saat ini adalah :
1. Sektor semen : SMGR, INTP, SMCB.
2. Sektor property : SMRA, CTRA, ASRI.
3. Sektor Banking : BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BBTN.
4. Lainnya : ADRO, UNTR, ASII, INDF, LSIP.
Untuk Saham trio macan : INCO, ANTM, TINS, belum begitu bergerak karena harga komoditasnya belum naik, tapi ada peluang juga untuk naik seiirng dengan kenaikan harga minyak dunia.

IHSG ditutup pada level 2489.485 naik 13.913 (+0.56%), dengan nilai transaksi sebesai 3.996 T, dimana Asing Net Sell 714 Milyard.
Saham2 big cap yang naik : ASII, BMRI, BBRI, BBCA, UNTR, PGAS, DOID, INDF, KLBF, BBNI, SMGR, GGRM, AALI, LSIP.
Saham big cap yang turun : BUMI, ADRO, BDMN, TLKM.

Adapun saham-saham yang masih out of lower bolinger band :
TINS, INDY, PTBA, BUMI, TLKM.

Hari ini dengan sentiment minyak dunia agak naik, ada peluang sektor batu bara untuk bangkit kembali, disamping itu pula DOW 10,058.64 naik +150.25 (+1.52%), sedangkan Nasdaq 2,150.87 naik +24.82 (+1.17%)
So hari ini happy trading hari ini, jangan lupa untuk tetap waspada, karena asing masih nett sell kemarin cukup besar yaitu 714 Milyard.
Sektor yang paling aman adalah sektor Semen, dimana Asing sudah reda menjual dan balik arah membeli kembali.

IHSG : di tutup menguat 0.6% di 2439
Setiap koreksi yg dalam pasti ada rebound..
Target rebound pertama di fibo 61.8% di 2520.. kemudian di 2552 fibo 50%
mampukah IHSG mencapainya ?
Support 2474.. 2452
Resist 2520... 2552


BUMI : Di tutup melemah 4.17% di 2300
Indikator trend.. weekly trend down.. short term trend down.. mid term trend down.. long term down up
Idikator2 signal menyatakan bearish.. dan netral, tidak ada indikator buy atau bullish
Phase : distribution.. Price volume breakout NEGATIVE.. Accumulate atau distribusi : distribusi
selengkapnya lihat di grafik..
Support 2150.. 2050
Resist 2375... 2475

Alligator Bill William
BUMI : di tutup melemah di 2300 (-4.2%) menembus down fractal. BERBAHAYA.
AO indikator.. masuk downtrend.. histogram angka 4 merah.. graph masih turun..
AC indikator.. Mencoba reversal.. masih butuh konfirmasi..


ADRO :
Ada gap di 1880-1910.
Tutup tepat pada MA-50, dimana MA-20>MA-5>MA-50.
Stochastic down trend. Signal positif harga minyak mulai naik.
ADRO bila harga tutup diatas 1850, maka memasuki up trend kembali.
S : 1800.. R : 1880..


UNTR :
How low can you go ?
Ada gap di 16200-16450
Stochastic Golden Cross, Wiliam %R juga menaik.
S : 15.200-15.300, R : 16.000-16200


SMGR :
berhasil tutup gap di 7700-7750.
Stochastic Golden Cross, MACD turun melambat indikasi reversal.
S : 7600, R : 7900-7950.


SMCB :
MA-5 kembali menaik mendekati MA-20, akankah golden cross ?
Stochastic death cross, MACD melambat down trend, Wiliam R menaik.
S : 1620, R : 1700


INTP :
Break up from down trend channel, namun belum masuk
dalam up trend channel.
MA-20>MA-5>MA-20, close berhasil tutup diatas MA-5 dan MA-50.
Tugasnya skrng melewati MA-20 kembali di 13400.
S : 13.000, R : 13450.. 13.800


BMRI : ada gap di 4525-4600.
Harga masuk kembali dalam bolinger band.
Sangat bagus BMRI bila berhasil naik diatas 4375 kembali.
Stochastic mulai balik arah, Wiliam %R up trend kembali.
S : 4300, R : 4475.


BBRI: di tutup menguat 2.1% di 7250
BBRI berpeluang break downtrendnya di 7300..
dan mencoba membentuk pola rounding bottom ke arah 7550-7600
MACD masih downtrend, histogram naik, RSI uptrend buy signal.. Stochastic buy signal oversold
Support 7150.. 7000
Resist 7350... 7500


BDMN : di tutup menguat 2.3% di 4475
mencoba menguji resist downtrend channel dan menutup gap
MACD masih downtrend, histogram mulai pullback, RSI mulai uptrend.. Stochastic Oversold, mencoba uptrend
Support 4375... 4275
Resist 4600.. 4750


ITMG :
Ada gap di 30.000-30.050.
stochastic still down trend, memasuki area over sold.
MA-50 death cross MA-5.
Bila rebound, ada potensi untuk menutup gap.
S : 28.500... 29.000, , R : 30.150... 30.500...



DOID : Saham ini MA-5 >MA-20>MA-50 >> Bullish.
Masuk kembali dalam garis chanell up trend.
Sangat bagus bila DOID tembus diatas 1720.
S : 1650, R : 1740... 1760...


Berikut daftar support dan resistent :

Senin, 08 Februari 2010

Ada Makna dibalik IHSG bergerak Anomali ? :

Salam Winner,
BETAPA INDAHNYA ALAM! Betapa indahnya susunan tubuh kita sendiri! Betapa indah dan juga ajaibnya keadaan diri kita sendiri dan di sekeliling kita. Akan tetapi sayang kita seperti buta terhadap itu semua. Kita tidak pernah membuka mata menikmati semua keindahan dan keajaiban itu, melainkan menerawang jauh, menginginkan hal-hal yang tidak terjangkau oleh kita. Kalau kita tinggal di tepi laut, pemandangan laut tidak lagi menarik perhatian kita karena perhatian kita diterbangkan oleh pikiran yang
menginginkan pemandangan di gunung-gunung. Sebaliknya kalau kita tinggal di gunung, kita menganggap bahwa pemandangan di laut yang jauh dari kita itu lebih indah.
Betapa bahagianya manusia yang selalu membuka mata memandang penuh perhatian akan segala sesuatu di dalam dan di luar dirinya sendiri. Dialah yang akan melihat segala keindahan dan keajaiban itu. Dialah yang akan menyaksikan kekuasaan Tuhan yang penuh berlimpah dengan berkah, dengan keindahan, dengan keajaiban, dengan CINTA KASIH!

Demikian juga sifat kita sebagai Trader, Ketika harga saham lagi murah-murahnya, kita selalu menggerutu kenapa sahamnya murah selalu, dan sebaliknya ketika sahamnya sudah sedemikian mahal, kembali kita menggerutu, kenapa kok sahamnya turun drastis.
Bukankah ketika harga saham murah adalah suatu penantian yang baik untuk menunggu harganya diangkat?, ibarat kita berada ditepi laut yang memandang indah ke seberang lautan?
Dan ketika saham sudah mahal diturunkah, bukankah itu adalah suatu kejadian yang indah, agar kita bisa kembali mendapatkan harga sahamnya di level yang bisa memberikan profit lebih maksimal lagi?
(Inilah termasuk salah satu guru'ku yang mengatakan demikian).

IHSG hari Senin ini bergerak Anomali dibandingkan dengan Regional Asia dan Eropa.
Tekanan begitu kuat sampai turun sekitar 3%, namun menjelang penutupan berhasil tutup dengan membuat candle berbentuk hammer.

IHSG tutup pada level 2475.572, turun 43.404 poin (-1.72%), dengan total value transaksi sebesar 4.530 Trilyun, dimana Asing melakukan Net Sell sebesar 1.389 Trilyun (hampir 1,4 T). Sungguh luar biasa sekali.
Saham yang menyebabkan penurunan IHSG : Banking, Tambang batu bara, TLKM.
Saham yang menyebakan kenaikan IHSG : INTP, INCO, BBTN.

Adapun saham-saham yang keluar dari lower bbolinger band adalah
: BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, SMGR, UNTR, PGAS, UNVR, PTBA, ITMG, INDY, JSMR, TINS, MEDC, CPIN.

Mari kita renungkan penurunannya IHSG dengan positif thinking :
1. Bila alasan penurunan tersebut karena fundamental Ekonomi Indonesia yang tidak baik, apakah yang kemarin mengakibatkan Asing berbondong-bondong investasi di Bursa BEI ?
2. Apabila bukan karena alasan Fundamental Ekonomi Indonesia, melainkan karena faktor Profit taking, berarti kita harus bangga, bahwa Bursa kita sedemikian besarnya orang asing yang berinvestasi di Negeri Kita tercinta ini.

Lalu timbul pertanyaan :
Lho kalau begitu Asing merugikan trader kecil dong ?
Jawabnya adalah : tidak !!!
1. Kalau Fundamental Indonesia tidak ada masalah, justru kesempatan buat kita para trader dan investor lokal untuk mendapatkan kembali saham-saham berfundamental bagus dengan harga yang murah.

2. Kemanakah Asing akan membawa duit mereka untuk Investasi ? apakah Asing tidak akan kembali lagi membawa duit ke Negara R.I. tercinta ini ?
Indonesia tetap dengan pertumbuhan Ekonomi yang cukup baik.
Nilai Rupiah terhadap dollar masih sekitar 9400an, masih dianggap wajar dibandingkan penurunan euro terhadap dollar.
Bahkan banyak analis ekonomi Indonesia mengatakan bahwa target akhir tahun Rupiah terhadap dollar tetap sekitar 9100 atau dibawahnya.

3. Kalau Asing masih mempunyai banyak barang, tentunya asing masih akan menjaga harga sahamnya, biar bisa mendapat profit aking yang lebih baik, namun Senin ini Asing malah melakukan penjulan lebih dahsyat dari hari Jumat lalu, apakah ini pertanda Asing ingin segera menyudahi permainannya?

4. Penurunan harga pada hari Jumat kemarin membuat banyak gap down di beberapa saham, bagi yang percaya bahwa gap itu akan tertutup kembli, bukankah itu juga suatu profit yang akan bisa kita peroleh kembali?

Oleh karena itu, strategi pembelian kita sebagai Investor kecil inilah yang perlu untuk pandai mengatur Money Management.


IHSG :
Candle stick out of lower bolinger band.
Stochastic masih down trend, Wiliam %R sudah reversal.
Senin ini hampir menyentuh fibo 100% di 2415, sehingga
telah terjadi perlawanan menjelang akhir sesi.
S : 2454, R : 2518

BUMI :
Simple aja deh ya :
Bila turun akan menguji level 2275 kembali.
Bila naik diatas 2475, akan mencoba tutup gap menuju 2525 kembali.

ADRO :
Ada gap di 1880-1910.
Tutup berhasil berada diatas MA-50.
Candle berbentuk hammer.
Masuk kembali didalam garis up trend (blue line).
S : 1820.. 1760.. R : 1880.. 1910.

ASII:
Gap ada di 34.800-35050.
ASII berhasil rebound dari lower bolinger band.
namun tutup masih dibawah MA-50 di. 34.300.
S : 33.100, R : 34.350.

SMGR :
ada gap di 7700-7750.
Candle berbentuk doji.
Stochastic masuk area jenuh jual, ada indikasi akan golden cross.
S : 7400, R : 7700.

INTP :
Masih dalam garis down trend.
Penentuan bila berhasil tembus 13.100 berarti keluar dari garis down trend (red line),
sekaligus tembus MA-5.
S : 12.600, R : 13.100... 13450

SMCB :
Candle berbentuk hammer.
tutup berhasil berada diatas MA-50.
S : 1560.. 1590, R : 1650.. 1680

BBCA :
Harga masih sedikit out of lower bolinger band.
Stochastic mencoba golden cross.
S : 4450, R : 4625.

BBRI :
Ada gap di 7350-7400.
Stochastic mencoba golden cross.
Wiliam %R mulai menaik.
S : 7000, R : 7300.

BMRI : ada gap di 4525-4600.
Harga masih diluar garis bawah bolinger band.
S : 4250, R : 4475

BBNI :
ada gap di 1850-1870.
harga tutup masih diluar garis bawah bolinger band.
S : 1740, R : 1830

AALI :
MA-5 mulai menaik.
Stochastic up trend melambat.
tutup berhasil diatas garis hitam up trend.
S : 22.850, R : 23.500

UNTR :
How low can you go ?
Fibo 100% hampir tercapai, dan sudah ada tehnikal rebound.
Masih akan akan dibawa turun terus? Hujan'pun ada berhentinya. he3..
S : 14.900, R : 16.200

DOID :
Ada gap di 1780-1790.
MA-5>MA-20>MA-50
Stochastic masih arah down trend.
S : 1650, R : 1720-1740

ITMG :
Candle berbentuk hammer.
turun menembus fibo 161.8%, namun tutup tepat di fibo 138.2%.
Ada gap di 30.000-30.050.
Wiliam %R sudah reversal, sedangkan stochastic still down trend,
masuk area jenuh jual.
MA-50 death cross MA-5.
Bila rebound, ada potensi untuk menutup gap.
S : 28.500, R : 30.050.


SMRA : SMRA di tutup melemah 1.35% di 730
Perhatikan sinyal2 indikator yg ada di chart..
Lebih banyak yg bisa di sampaikan jika kita membaca sendiri.. he3

Berikut tabel support dan resisten :

Jumat, 05 Februari 2010

Bursa Saham di Dunia rontok :

Salam Winner,
Bursa Saham di Dunia rontok, berikut ini berita yang diambil dari Harian Investor daily, Sabtu tanggal 6 Pebuari 2010 :



IHSG ditutup pada level 2518.976, turun 74.249 (-2,86%), dengan titik terendah 2506.889.
total traksasi senilai 4.412 Trilyun, dan Asing membukukan Net Sell sebesar 994 Milyard (hampir 1 Trilyun).
Saham pengangkat index : tidak ada.
Saham penurun index : Semua saham dan semua sektor.

Dengan Money Management dan Trading plan yang baik, every thing is not to worry...
Selamat buat para pembaca blog ini yng telah merampingkan portofolio dan memegang cash yang banyak, karena sejak tanggal 1 Pebuari telah saya postingkan berita dari koran bahwa Asing akan melakukan penarikan dana secara besar-besaran hingga bulan April 2010. (Mohon dibaca ulang beritanya di blog ini posting tgl 1 Peb 2010).
Bila senin terjadi rebound, kesempatan buat jualan dahulu yang sudah profit, karena bukan tidak mungkin market masih terjadi crash seperti Jumat kemarin.
Please : Prepare for the worse.
Buat Senin boleh perhatikan saham-saham big cap yang out of lower Bolinger Band adalah : BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, SMGR, SGRO, MEDC, TINS, INDY, JSMR, TLKM.

IHSG : Turun tertahan pas di fibo 61,8%.
Close langsung turun melewati MA-5 dan MA-50,
apabila IHSG tidak bisa kembali diatas MA-50 (2546), maka IHSG akan masuk area mid term bearish.
sehingga membuka peluang untuk menuju 2415.
Faktor negatif : Stochastic death cross, MACD down trend,
Faktor positif : Wiliam%R masuk area jenuh jual, Candle out of lower Bolinger Band.
S : 2479... 2467..., R : 2552.. 2575..



BUMI :
turun tertahan pas di fibo 61.8%.
Stochastic Death cross, Wiliam%R masuk area jenuh jual.
Open gap down candle berbentuk doji, tanda kurang bagus,
Waspadai bila break 2425, bisa berpeluang menuju 2050 kembali.
MA20>MA-50>MA-5>Close, artinya mid term bearish.
S : 2275, R : 2525.

ASII :
Harga tutup tepat di MA-50, sehingga MA-50 sebagai pivot/penentuan, bila
berhasil bertahan diatas 34.450, maka ASII still Bullish.
MA-5>MA-20>MA-50, tetapi MA-5 mendekati MA-20 sehingga berpeluang death cross.
Stochastic down trend, MACD death cross, Wiliam %R down trend.
S : 33.800, R : 34.750.

AALI :
Close berada diatas MA-5 dan dibawah MA-20.
Stochastic still up trend, MACD histogram menaik.
Tutup pas tertahan pada fibo 61.8%.
AALI bila tembus 23.000 berpeluang menuju ke.22.200.
S : 23.000, R : 23.850.


Berikut ini chart saham-saham yang keluar dari bibir bawah bolinger band, sehingga mempunya potensi untuk rebound, karena stochastic dan Wiliam %R sudah snagat jenuh jual :
SMGR :
Saham ini keluar dari bibir bawah bolinger band.
MA-5 death cross MA-20, Harga close dibawah MA-50.
SMGR harus mampu jgn dibawah 7400, krn berpeluang menuju 6900.
S : 7400. R : 7700.

BBCA :
Saham ini terhempas keluar jauh dari bibir bawah bilinger band.
MA-20>MA-50>MA-5>Close.
Sotchastic dan Wiliam %Rmasuk area jenuh jual.
MACD still down trend.
S : 4475, R : 4725.

BMRI :
Keluar jauh dari bibir bawah bolinger band.
MA-20>MA-50>MA-5>Close.
Wiliam %R masuk jenuh area jual.
Stochastic dan MACD down trend.
S : 4375, R : 4600.

BBRI :
Saham ini berhasil tertahan oleh bibir bawah bolinger band.
MA-20>MA-50>MA-5>Close.
MACD still down trend, but Wiliam %R dan Stochastic sangat jenuh jual
S : 7150, R : 7450.

TINS : Saham ini boleh memanffatkan juga krn keluar dari bibir bawah bolinger band, tapi hati-hati, karena harga timahnya sedang tutup besar juga.
Saham ini keluar dari bibir bawah bolinger band.
MA-5 semakin menjauhi MA-20.
tututp tepat di fibo 50% di 2050.
S : 1970, R : 2100.


Sedangkan saham yang tidak keluar bolinger band, tetapi mempunyai potensi rebound cukup kuat adalah :
DOID :
Close dibawah MA_5, tetapi MA-5>MA-20>MA-50.
Saham ini sangat bagus bila harga berhasil diatas MA5 kembali yaitu diatas 1792.
Stochastic down trend, MACD death cross, Wiliam %R down trend.
Bila turun dibawah 1680, berarti masuk kembali dalam garis down trend (garis coklat).
S : 1680. R : 1790

ADRO :
Tutup diatas MA-5 dan MA-50, sedangkan MA-20 posisi paling atas.
Stocastic masih up trend melambat, MACD down trend, Wiliam %R masuk area jenuh jual.
Harga masih berada diatas garis biru up trend.
S : 1820, R : 1880-1890

ITMG :
Break down garis up trend (blue line).
MA-20>MA-5>MA-50>Close.
Faktor positif Wiliam %R sudah over sold.
ITMG semoga bertahan pada support di 31.100, karena kalau turun, masih berpeluang
cukup dalam, yaitu sesuai dengan pola top rounding, berpeluang menuju 27.150.
dan lebih bagus kalau bisa tutup diatas MA-50 kembali diatas 31.000.
S : 28.900, R : 31.250.


Saham support kuat dan dalam konsolidasi :
INTP :
Bila saham ini dibawah 13.000, sangat cepat diangkat lagi.
support kuat berada di level 12600-12700.
Stochastic down trend, MACD down trend, Wiliam %R down trend masuk area jenuh jual.
Skenario INTP terjelek adalah berpeluang turun ke 12.000.
Bandar cukup rapih menjaga harga saham ini, karena lot'nya kecil.
MA-5 mendekati deat cross MA-50, sedangkan MA-20>MA-5>MA-50>Close.
S : 12.600, R : 13.000

Berikut tabel support dan resisten :


Bonus chart :
Citigroup :
Harga tertinggi 18-05-2007 = 54.91
Harga terendah 5 Maret 2009 = 0.97
Harga terakhir 5 Pebuari 2010 = 3.22
Chart daily :

Chart Monthly :

DOW tutup di 10.002, break New Low dari 3 bulan terakhir :

Salam Winner,
IHSG tutup di 2593.220, turun 11.329 poin (-0.43%), dengan nilai transaksi 3.188 Trilyun, dimana asing Net Buy senilai 131 Milyard.
Saham yang mengangkat Index : ITMG, AALI, INDF, GGRM, SMCB, SMRA.
Saham yang menurunkan Index : BUMI, BBRI, ASII, TLKM, BMRI, BBCA, PGAS, INDCO, SMGR.
Terlihat sekali IHSG tertekan semua oleh saham-saham papan atas.
DOID yang sedang menguat, tiba-tiba menjelang penutupan harganya dipukul jatuh.
AALI semula diatas 24.150, tiba-tiba menjelang penutupan dipukul dibawah 24.000.
Ternyata :
Dow tutup pada 10,002.18 turun : -268.37 (-2.61%)
Nasdaq tutup pada 2,125.43 turun : -65.48 (-2.99%).
Dengan tutup'nya DOW pada level 10.0002 (hanya lebih 2 poin dari 10.000) dengan penurunan sebesar 2.6%, ini membuat long black candle sekaligus break new low terhitung 3 bulan yang lalu, tepatnya tgl 9 Nov 2009, dan bila ada 3 candle merah berturut-turut, membuka peluang Dow menuju 9.647.

Bagaimana dengan Bursa BEI :
Jelas sekali bahwa Hari Jumat ini IHSG dan seluruh bursa di Regional akan kena imbasnya.
Suka atau tidak suka, kita harus melakukan langkah mengantisipasian sbb :
1. Bagi yang sedang full cash adalah suatu hari penantian yang sangat indah.
2. Bagi yang 1/2 cash, aturlah untuk makin merampingkan dan mengecilkan portofolionya.
3. Bagi yang full portofolio, biar sahamnya sedikit, segera kurangi dulu jumlah lot'nya
4. Bagi yang full portofolio, banyak ragam dan lotnya, segera lakukan perampingan jenis sahamnya dulu, mana yang prioritas untuk di'jual terlebih dahulu.
5. Lakukan'lah planning Anda, pada level diberapakah Saham anda akan di jual, mengingat penurunan harga diatas 5%, berarti market sudah sangat tidak bersahabat.

Perlu juga kita perhatikan :
1. Apakah pada saat 5-10 menit dibuka, sell itu local atau asing, mengingat dalam beberapa hari ini, Asing buy ketika IHSG merah, dan sell ketika IHSG ijo.
2. apakah Volume perdagangan gede, apabila volumenya kecil, berarti hanya para trader local yang panic.
3. Perhatikan juga dow fut, apabila Dow fut ternyata Ijo diatas 55-70 point, masih ada harapan dow untuk rebound kembali.

Sekali lagi buat yang ada portofolio, untuk sementara sebaiknya perhatikan saham apa yang harus dijual atau dikurangi.
Bagi yang full cash, silahkan untuk mempertimbangkan saham mana yang akan mendapat harga yang menarik, dan nanti akan lebih banyak lagi saham yang out of lower bolinger band.

Satu hal yang penting buat para trader pemula :
Apabila bursa kena hantaman besar, dan menyebabkan turun besar, maka akan terjadi HARGA KESEIMBANGAN BARU, artinya PERLU PENYESUAIAN HARGA-HARGA SAHAM LAGI.
Misal harga saham Adro, ketika bermain diatas 2000, maka harga dibawah 2000 berarti dianggap murah.
Tetapi ketika kemarin dipukul turun sampai 1820, maka harga ADRO diatas 1940 saja sudah dianggap mahal.

Hari ini saya juga tidak perlu menampilkan banyak chart, karena lebih baik kita konsentrasi untuk melakukan penjulan, dan siap-siap untuk beberapa hari kemudian mencari saham yang lebih bagus lagi. Dan jangan sampai saham yang sudah cuan menjadi tergerus rugi.

Salam Winner buat kita semua.


DOW : DOW di tutup melemah 2.6% di 10.002
Break low yg kemarin.. dan break fibo 61.8%
Garis downtrend line sudah terbentuk, target koreksi berikutnya menguji fibo 100% di 9647
Support 9898..9745
Resist 10068.. 10190

IHSG : IHSG di tutup melemah 0.4% di 2593
Uptrend line IHSG akan break.. dan akan memulai masa2 downtrend
Garis Resist Downtrend sudah terbentuk..
Tahanan support pertama ada di fibo 50% di 2552..
dan support kedua ada di fibo 61.8% di 2520..
Resistance di 2610... dan di 2625

BUMI : BUMI di tutup mlemah 1% di 2575
Garis downtrend yg baru di antara 2 high telah di tambahkan
BUMI tidak mampu menembus resist di 2600..
Berpeluang kembali menguji support di 2425
Support 2425.. 2350
Resist 2600.. 2675

SMRA : SMRA di tutup menguat 6.9% di 770
SMRA salah satu saham yg uptrend... Koreksi merupakan peluang untuk entry
Peluang entry ada di fibo 200% di 740.. kemudian di fibo 161.8% di 700
Sebelum entry.. tentukan stop loss.. atur money management,, bagaimana cara entry..
Support 740.. 700
Resist 780----800


SMCB : SMCB di tutup menguat 3.7% di 1700
SMCB mencoba uptrend kembali..tapi sayang market regional tidak mendukung
BUY on support merupakan salah strategi yg bisa di terapkan.. Ingatlah selalu Stop Loss dan buat trading plan
Support di 1660.. 1620
Resist di 1720... 1750

Kamis, 04 Februari 2010

TIP SUKSES BAGI INVESTOR PEMULA :

Salam Winner,
"Ber'investasi saham sangat menguntungkan, tapi saya bingung memulainya dan bagaimana caranya bisa menjadi investor saham yang hebat. Saya kan tidak tahu tentang pasar modal, khususnya pasar saham. Selain itu saya juga bingung, tahapan apa yang harus saya lakukan sebagai Investor saham pemula". (Demikian kata dari para Investor saham pemula).

Berikut beberapa tip praktis bagi investor pemula yang ingin menjadi investor saham yang sukses :
1. Carilah mentor Investasi yang berkualitas.
2. Banyak menjalin pergaulan/Jaringan penting.
3. Ikut Club Investasi/Forum Investasi.
4. Ikuti Pendidikan/Sertifikasi Pasar Modal.
5. Rajin Mengikuti Informasi dan Tren Pasar.
6. Sempatkan melihat isi penting Prospektus/Press Release.
7. Kunjungilah Public Expose atau Hadirilah RUPS.
8. Selalu melek Keuangan dan Investasi.
(Kiat Membangun Aset Kekayaan, Sapto Rahardjo).


IHSG ditutup pada 2604.549, naik 24.298 poin (+0.94%), dengan total traksasi 3.44 Trilyun, dimana Asing membukukan Net sell 180 Milyard.
Dow 10,270.55 -26.30 -0.26%
Nasdaq 2,190.91 +0.85 +0.04%
Ada yang menarik kalau kita perhatikan :
Kalau IHSG naik, Asing melakukan Net Sell.
Kalau IHSG turun, Asing melakukan Net Buy.
Kalau trader lokal : IHSG naik panic buy, IHSG turun panic sell.. ha3..

IHSG saat ini konsolidasi masih dengan fluktuasi yang tajam, para trader memulai bermain dengan gorengan, sambil menunggu dengan tepat kapan saham blue chips harus masuk kembali.
Oleh karena itu saya mencoba posting beberapa saham gorengan, agar para trader yang main saham gorengan bisa melirik terhadapa saham tersebut, dengan catatan :
1. Harus sudah pandai nyopet.
2. Pandai pasang trailing stop.
3. Jaga modal Anda.
4. Sudah siap mental untuk Cut Loss.
5. Resiko ditanggung masing-masing penumpang.. ha3..

Adapun saham gorengan yang boleh diperhatikan adalah : COWL, MDLN, BVIC, BKDP, AGRO, SOBI, DGIK. (saham2 ini saya pilih berdasarkan naik baru 1 hari dengan volume, jadi masih ada kesempatan naik lagi).

Saham property yang boleh diperhatikan : CTRA, CTRS, CTRP, DILD, KIJA, ASRI.

IHSG : IHSG di tutup menguat 0.9% di 2604
IHSG masih dalam persimpangan, karena masih di dekat support uptrend line
Mampukah IHSG break 2619 untuk memastikan trend kenaikannya lagi.. ?
MACD mencoba reversal di tandai histogram hijau.. RSI mulai uptrend... Stochastic downtrend
Support 2589.. 2575
Resist 2619... 2632


BUMI : BUMI di tutup menguat 4% di 2600..
BUMI mencoba keluar dari downtrend linenya..
BUMI harus mampu Break 2600.. dan 2675 untuk memastikan trend penguatannya kembali
MACD reversal to uptrend.. RSI uptrend.. Stochastic Uptrend mencoba kluar dari overbought area
Support 2525... 2450
Resist 2675... 2750


BBTN : BBTN di tutup menguat 5.8% di 1010
BBTN perlahan2 mulai mendekati target di 1200
Break resist 1070... berpeluang menguji box atas di 1110 dan 1130
Support 1060... 1030
Resist 1110.. 1130


CTRA : CTRA Di tutup menguat 7.4% di 730
breakout box atas di 710.. mencoba bermain di box baru
range box baru berkisar di antara 710- 800
MACD golden cross overbought.. RSI uptrend mendekati Overbought
RSI uptrend.. overbought area
Support 700... 670
Resist 750..780


INCO : INCO di tutup menguat 5% di 3650
Break out downtrend channel.. Berpeluang menguji fibo 38,2% di 3750
MACD mencoba golden cross... RSI uptrend.. Stochastic golden cross
Support 3575.. 3500..
Resist 3700.. 3775


TINS :
Wiliam %R menunjukan ada pembalikan arah,
Stochastic masuk area jenuh jual.
MACD masih down trend.
Close dibawah MA-5< MA-20 >MA-50.
S : 2100, R : 2200



UNTR :
saat ini dalam renge konsolidasi antara 16.400-17.300 (fibo 38.2% dan 61.8%.
Susah untuk turun dari harga 16.400, dan susah naik dari harga 17.300 dalam waktu dekat.
Close dibawah MA5 dan MA-20.
Stochastic masuk area jenuh jual, how low can you go?
MACD still down trend dgn histogram mulai menaik, Wiliam %R mulai reversal.
S : 16.400, R : 16.850.

INTP :
Telah berhasil mematahkan chanel up trend (garis biru).
membentuk pola down trend (garis merah).
apakah pola down trend akan berlanjut? ataukan akan melakukan
konsolidasi di garis coklat dengan range 12.500-13.500.
Close masih tertahan oleh MA-50, sedangkan MA20>MA-5.
Stochastic kembali death cross, MACD down trend.
Wiliam %R masuk area jenuh jual.
S : 12.600, R : 13250.. 13.400.

DOID :
Stochastic meninggal area jenuh beli. Wiliam %R masuk area jenuh beli.
MACD up trend dengan histogram di area positif.
Close diatas MA-5>MA-20>MA-50 -> Still bullish.
Dalam Range sempit (Coklat) berkisar 1740-1840.
Dalam range luas (biru) berkisar 1670-1930.
S : 1740, R : 1840.


MDLN : MDLN di tutup menguat 7.6% di 127
MDLN berpeluang menguji resist di fibo 0% di 141
Volume breakout.. MACD golden cross.. RSI uptrend.. Stochastic uptrend
MDLN termasuk saham gorengan.. hati2 dalam main saham gorengan
pasang stop loss, entry sedikit2 dengan melakukan average up bukan average down
Support 124... 119
Resist 131... 140


SOBI : SOBI di tutup menguat 5.3% di 1580
SOBI break downtrend line... mampukah SOBI menuju fibo 0% di 1690 ?
MACD mencoba golden cross... RSI uptrend.. Stochastic uptrend
support 1540... 1500
Resist 1610--- 1650

Rabu, 03 Februari 2010

Market Volatile : Cepat Hentikan Kerugian dan Petik Keuntungan Anda :

Salam Winner,
Dalam menghadapi Market yang Volatile (berfluktuasi) saat ini, sikap yang paling penting diambil oleh Para trader adalah segera memetik keuntungan yang sudah diperoleh dan dengan cepat menghentikan kerugian terhadap saham yang dimilikinya.
Posisi saat market volatile itu tidak menentu, termasuk saham Blue chips sekalipun, lihat saja Saham UNTR dari harga tertinggi 18.850 dibantai ke harga 16.400.

Kemudian Saham DOID kemarin dari harga Open di 1890 dibantai hingga 1760, padahal kalau para Pembaca jeli membaca di blog saya, jelas sekali disebutkan kenaikan sudah terbatas, pasang trailing stop pada 1840. Malah pada saat turun dari 1840 para trader banyak yang membeli lagi.

Kecuali Anda adalah ingin bersifat Investor sejati, maka buang Ego dan Keangkuhan, Jangan menentang bursa, jangan terperangkat dalam saham-saham yang merugi. Ingat saja bahwa semua saham adalah buruk, kecuali yang harganya bergerak naik.

Saya pribadi termasuk type yang senang dengan "Let The Profit Run", namun saat ini saya lebih suka fast trading. Kenapa? Karena market voletile tinggi bisa membuat kita cuan berkali-kali, dan bisa membuat cuan kita jadi loss bila kita biarkan.
Bila harganya terbang, gampang kita kejar lagi. Tapi untuk saat ini peluang harga untuk terbang lebih kecil (kecuali saham gorengan).

Ada Pendapat dari teman saya yang cukup bagus untuk saya posting disini :
"Beberapa hari terakhir kita dapat melihat berbagai berita yang positif mengenai pemulihan ekonomi di berbagai negara, tetapi pada saat yang sama, kita juga dapat melihat respon pasar saham yang negatif pada berbagai berita positif ini, mengapa hal ini terjadi? menurut pendapat kami, saat ini risiko peningkatan tekanan inflasi semakin besar di berbagai negara, menyikapi tekanan inflasi ini, bank sentral mulai dari fed sampai dengan bank sentral india berupaya untuk mengurangi excess liquidity di pasar, indikasinya adalah dollar index meningkat tajam - artinya ada pembelian dollar dalam jumlah besar, tetapi indeks dow jones mengalami tekanan jual, dan yield treasury 2 dan 10 tahun juga mengalami tekanan jual, gelombang penarikan likuiditas masih berlangsung sampai beberapa minggu kedepan".

IHSG ditutup pada 2580.251, turun 7.298 (-0.28%), dengan total transaksi senilai 2.934 Trilyun, dimana Asing membukukan Net buy senilai 117 MIlyard.
Ini yang membuat saya ingin membedah, asing membeli saham apa saja?
Karena hari Selasa kemarin, hampir semua saham Asing gebuk jualan, tapi kok dalam Rekap’nya malah Asing net buy sebesar 117 Milyard.
No : Sekuritas : Saham : Value :
1. DB : ASII, BMRI, 103 M.
2. RX : ASII, INCO, 79 M.
3. AK : ASII, BMRI, 34 M.
4. BK : BUMI, KLBF, 33 M.
5. ML : DODI, UNTR, 17 M.
Tercatat ada 79 saham yang naik, dan 93 saham yang turun.
Saham index mover up : ASII, ADRO, INTP, ITMG, BDMN.
Saham index mover down : BUMI. PGAS, UNTR, BMRI, BBCA, INCO, ANTM, TINS.

IHSG : IHSG di tutup melemah 0.3% di 2580
Support uptrend line belum tembus.. dan support downtrend line juga belum break
IHSG di area persimpangan.. akankah melaju ke atas ataukah melaju ke laut.. ha3
MACD downtrend.. Stochastic oversold.. buying signal.. RSI downtrend
Support 2561 fibo 50%.. 2520... fibo 61.8%
Resist 2592.. 2615


BUMI : BUMI di tutup melemah 2% di 2500..
masih dalam downtrend channel..
Candle kembali di tutup di bawah MA5..
Stochastic mulai golden cross... RSI downtrend.. MACD downtrend..
Support 2400... 2300
Resist 2600.. 2700

ASII : ASII di tutup menguat 1.7% di 36000
berpeluang menguji resist di all time high fibo 100% di 36500
MACD mencoba golden cross... RSI uptrend.. stochastic uptrend
support 35450--- 34900
resist 36500.. 36950

PLAS : PLAS di tutup menguat 15% di 920
Penguatan di dukung volume yg signifikan..
konsolidasi lama telah selesai..
Apakah masih akan uptrend ?
rumor mengatakan penguatan di dorong oleh IPO benakat yg katanya 1 grup dengan PLAS
its just a rumor.. u can trust or no... its up to u.. but the chart say.. its break out consolidation
PLAS berpeluang menguji level 1000 kembali:
PLAS termasuk saham gorengan.. hati2.. gunakan money management, dan exit plan..
Support 890.. Resist 950


BSDE : BSDE di tutup menguat 2.2% di 930
Rumor mengatakan saham ini lagi di maintain karena ada placement sebentar lagi
Rumornya.. placement di bawah harga market dan jumlahnya cukup besar 1.5 T.
so hati2 dalam bermain BSDE.. karena apabila ada placement di bawah harga pasar..
harga langsung turun.. mendekati harga placement tersebut..
MACD uptrend.. RSI overbought.. Stochastic overbought
Support 900... 870
Resist 950.. 980

Senin, 01 Februari 2010

DIPERKIRAKAN DANA ASING KELUAR DARI BURSA HINGGA APRIL 2010 :

Salam Winner,
Berikut ini berita dari koran bahwa dana asing keluar dari Bursa Hingga April 2010.


Tidak perlu takut dan Jangan Panic, tetapi tetap kita perlu waspada dan memasang strategi yang tepat.
Market adalah sahabat kita, bukan musuh kita.
Persiapkanlah diri kita dengan baik, maka kita akan dapat mengeruk profit dalam situasi apapun.
Harga turun ataupun naik tidak akan seperti garis lurus.
Market akan bergerak fluktuasi tinggi dan cenderung konsolidasi terlebih dahulu, sebelum melanjutkan penurunan ataupun kenaikan.

Inflasi Tinggi, saham Perbankan terhempas :
Seperti yang saya posting bahwa harga-harga sembako tinggi, akan mengakibatkan inflasi tinggi, dan berikut ini data inflasi untuk bulan Januari 2010 :
BPS mengumumkan angka inflasi bulan January 2010: 0.84% MoM, 3.72 %YoY , dan Core inflasi 4.43% YoY.
Realisasi inflasi bulan January 2010 tersebut lebih tinggi/buruk dibandingkan dengan ekspektasi consensus economist sebelumnya +0.63% MoM, + 3.51% YoY , dan Core inflasi 4.42% YoY.
(Sumber: Bloomberg).
tidak sulit untuk mejadi analis simple bukan? cukup baca koran, jadi deh bisa memperkirakan bagaimana keadaan inflasi di Indonesia dari bulan ke bulan.

Dengan inflasi yang agak tinggi di bulan Januari 2010 ini, mengakibatkan tidak adanya pesta pora kenaikan harga saham banking seperti yang biasa terjadi setiap awal bulan, namun perlu kita sadari bahwa penurunan harga saham banking adalah sudah price-in tentunya. So boleh mulai kita meng'intip kembali saham-saham banking.

adapun alasannya adalah kita lihat data inflasi dari tahun ke tahun sebesar 3.72 YoY, sehingga masih cukup aman buat BI untuk tidak menaikan suku bunga (saat ini BI-rate adalah 6,5%).

IHSG ditutup pada level 2587.549, atau turun 23.247 (-0.89%), dengan total value 3.136 Trilyun, dimana Asing membukukan Net Sell sebesar 71.8 Milyard.

Saham mover up index : BUMI, UNVR, KLBF, INDY, BISI, DOID.
Saham mover down index : Hampir semua saham banking, mining.
Penyebab penurunan sektor banking adalah inflasi tinggi.
Penyebab penurunan sektor mining adalah harga minyak yang semakin turun, termasuk harga batu bara, nikel dan timah.

Senin ini terlihat sekali kalau Asing masih melakukan aksi profit taking pada saham-saham blue chips, seperti pada saham Astra Group, banking, namun terlihat pula Asing melakukan pembelian yang cukup besar pada saham-saham lapis ke-2 seperti DOID dan BISI.

So apa yang harus kita para trader lakukan ?
Saat blog ini up date pukul 10:20, Dow : 10,127.18 +59.85 +0.59%
Ada peluang saham-saham blue chips untuk naik, karena banyak saham-saham blue chips yang masuk area jenuh jual, tetapi saya memilih untuk sekedar trading, jangan buy and hold, karena asing masih kuat profit taking pada saham-saham blue chips ini.
dan carilah saham-saham second line yang dikumpulkan Asing.
Apakah Se'simple itu trading?
Ya saya suka saham-saham yang dikumpulkan Asing, daripada kita para trader kecil harus tampungin saham-saham yang asing jual.
Ada saat menanam dan ada saat menuai.
Demikian pula akan ada saat'nya yang bagus untuk menyimpan saham blue chips.

Saham-saham yang Senin kemarin sempat keluar dari lower bolinger band tapi masuk lagi adalah : BUMI, BNBR, TINS, LSIP, BBNI, BNII, PNBN, PTBA.
Sedangkan saham yang masih out of bolinger band dan belum masuk lagi adalah : AALI.

IHSG :
Tutup dibawah MA-5 dan MA-20.
Stochastic still up trend, sedangkan MACD down trend.
Wiliam %R mendekati area jenuh jual.
S : 2565, R : 2620, tapi angka 2600 tetap menjadi ganjalan
untuk para trader profit taking juga.

BUMI :
Penurunan tertahan pada fibo 61.8%, kembali diatas fibo 50%.
Close diatas MA-5. Sedangkan MA5Pertanda mulai ada pembalikan arah.
Demikian juga Stochastic over sold dan resersal membentuk golden cross.
S : 2475, R : 2625.

AALI :
Saham ini turun dibawah MA-50, MA-5 dan MA-20.
Support kuat di 22.200.
Ada gap di 19.350-19500.
Faktor yang menarik hanya keluar dari lower bolinger band.
Stochatic sudah masuk jenuh area, sehingga penurunan sudah terbatas.
S : 22.850, R : 23.500.

DOID :
Kenaikan kemarin tertahan oleh upper bolinger band.
Stochastic mulai masuk area jenuh beli, kenaikan semakin terbatas.
Perlu untuk koreksi dahulu.
S : 1840, resist kuat di 1900.
Trailing stop pada level 1840

BISI :
Saham ini berpotensi break out dari resist 1650, sehingga
ada peluang menuju ke 1750.
tentunya bukan dalam 1 hari, krn bisa saja ada pull back dahulu di harga 1650.
S : 1570, R : 1650.

BNBR :
Saham ini posisi bearish.
tututp diatas MA-5, MA-20, MA-50.
Namun MA-50>MA-20>MA-5 >> bearish berat.
Ada peluang untuk naik hingga di 98, sebagai resist kuat.
S : 85, R : 98