DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Selasa, 23 Maret 2010

7 kata "UP" untuk sukses :

Salam Winner..

7 kata "UP" untuk sukses : ( di kutip dari FB kisah2 Inspiratif )

1. WAKE UP (bangun).
Tdk peduli berapa kali kita gagal, tp jika kita lbh banyak bangun & memulai lagi, kita akan sukses.

2. DRESS UP (berhias).
Kecantikan dr dlm jauh lebih penting drpd sekedar hiasan luar yg sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dr suatu harga diri & rasa aman yg dalam. Ini akan menghasilkan kesediaan utk berbagi pernghormatan, keuntungan, dan tanggung jawab.

3. SHUT UP (berhenti bicara).
Berhentilah bicara ttg kesuksesan masa lalu, sdh saatnya fokus'kan diri utk kesuksesan masa depan.

4. STAND UP (berdiri).
Berdirilah teguh pd keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.

5. LOOK UP (pandanglah).
Saat peresmian Disney Land, seorg wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney "bagaimana perasaan bapak kalo lihat impian'nya telah jadi kenyataan dgn dibuka'nya Disney Land ini?" Istri Walt Disney menjawab "Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk". Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan2 semuanya telah terjadi.

6. REACH UP (Capailah).
Capailah sesuatu yg lebih tinggi dr prestasi sebelumnya krn itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.

7. LIFT UP (Naikkan). Naikkan semua impian kita dlm bentuk doa ucapan syukur seakan2 semua telah terjadi...


Kondisi Market :

IHSG ditutup pada level 2702.401, turun 40.573 poin (-1.48%), dengan total transaksi 3.7 Trilyun, dimana Asing Net Sell sebesar 355.5 Milyard.
10 Top Value saham yang naik : GJTL, INTP, ASII, ADMG, PNBN, BYAN, SMRA, DILD, SOBI, SMSM.
10 Top Value saham yang turun : BUMI, TLKM, DOID, ADRO, PGAS, BBRI, INDF, INCO, KLBF, BBTN.
Saham yang bertahan : LPKR, BBCA, CPIN, GGRM.
Saham-saham yang banyak dibeli Asing adalah : BBNI, SMRA, BSDE, BTPN< LSIP.
Saham-saham yang banyak dijual Asing adalah : BYAN, SMCB, TLKM, INDF, TINS.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Asing mulai net sell dengan value yang tidak kecil, yaitu 355 Milyard, so waspadalah, bila Asing beberapa hari berturut2 masih keluar dari market, berarti ada yang tidak beres dengan bursa.
2. Batasan IHSG sepanjang diatas 2698-2683 masih aman, apabila tembus angka tsb, maka prepare for the worse.
3. Penutupan Dow 10,785.89 +43.91 +0.41%, Nasdaq 2,395.40 +20.99 +0.88% sehingga berpeluang IHSG untuk BULL kembali. Semoga...
4. GJTL membukukan profit yang bagus, setelah tahun kemarin mengalami kerugian, ternyata tahun ini membukukan laba positif.
5. PNBN adalah saham Perbankan yang dikoleksi oleh Asing, sehingga saham yang beredar hanya sedikit, dan sulit untuk turun. Beberapa Reksadana koleksi daham PNBN dan GJTL ini.
6. INCO mendekati akan membagikan deviden sebesar 130, cum date pada tanggal 24-03-2010.
7. Buat yang bermain di ketinggian, agar jangan lupa pasang trailing stop.
8. Jangan terlalu fokus kepada saham yang turun, sebaiknya fokus kepada saham yang naik, karena saham yang turun lebih susah naik dibandingkan saham yang sedang naik (Contoh : saham B-7 dan DOID).

IHSG di tutup melemah 1.48% di 2702
IHSG masih bermain di BOX uptrendnya..koreksi yg terjadi masih wajar
hati2 bila IHSG di tutup melemah menembus fibo 100% di 2689nya
Support di 2689... 2653
Resist di 2725.. 2742


BUMI ditutup melemah 9.71% di 2325
Pelemahan terjadi di picu oleh penetapan salah diirektur BUMI sebagai tersangka kasus pidana pajak
Secara Technical ada peluang untuk terjadi Technical rebound karena pelemahan terlalu cepat dan tidak di ikuti volume signifikan
BUMI masih berada di support box uptrendnya
Hati2 jika break low di 2300.. bisa berpeluang menguji 2150 kmbali
Support 2250... 2175
Resist 2400.. 2475

INTP di tutup menguat 0.71% di 14250
saham ini baru saja breakout box bawahnya..
INTP masih bermain di atas aligatornya .. indikator2 masih ok
masih berpeluang untuk melanjutkan kenaikannya, dan berpotensi membuat new high nantinya
Resistance di 14500 14950
Support 14000.. 13750

BBRI di tutup melemah 2.5% di 7800
BBRI tetap menarik selama masih mampu bertahan di atas fibo 100% di 7700
Spekulasi buy di area fibo 100% di 7700 dan apabila break garis downtrendnya
Support 7700... 7550
Resist 7950... 8100

KLBF di tutup melemah 1.15% di 1720
KLBF masih bermain di box uptrendnya..
KLBF berpeluang konsolidasi terlebih dahulu sebelum break out kembali di 1760
apakah UU kesehatan di US dan kenaikan saham2 farmasi disana mampu membawa KLBF breakout ?
kita liat saja nanti..
Support 1690... 1660
Resist 1750... 1790


GJTL : GJTL di tutup menguat 20.31% di 770
Breakout dengan volume yg sangat besar..
Peningkatan Kinerja menjadi bahan bakar kenaikan saham ini
dengan EPS th 2009 sebesar 260.. saham ini masih murah secara valuasinya
Target secara FA ada di sekitar 1300-1560 ( menggunakan PER 5-6 ) Disclaimer ON
GJTL berpeluang besar melanjutkan rallynya kembali..
Indikator2 menunjukkan sinyal buy ..
Support 730.. 690
Resist 790.. 850

Berikut tabel support dan resistent:

Minggu, 21 Maret 2010

Fundamental mempunyai Peranan Penting :

Salam winner,
Asing semakin menguasai Market di belahan dunia, termasuk di IHSG.
Dengan membeli saham-saham yang berfundamental bagus, menaikan harga dan menurunkan harga, maka trader menikmati keuntungan yang selewat.
Sedangkan Asing membeli dengan harga yang rendah maupun dengan harga yang tinggi, tanpa menjualnya, sehingga Aing akan menguasai secara perlahan-lahan saham berfundamental bagus di bursa IHSG ini.
apakah para Pembaca ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan penguasaan Asing terhadap saham-saham berfundamental bagus itu?
Tentunya Hak Azasi dari masing-masing Investor.

Saat ini ada 3 Negara Incaran Investor kelas kakap di Dunia ini, yaitu Tiongkok, India dan Indonesia. Mereka memborong saham ini karena fundamental Ekonomi ke tiga negara ini sangat bagus. Namun bukan tidak mungkin, suatu ketika Negara Amerika ini pulih kembali, mereka akan menarik uang dia, untuk membeli saham di Amerika kembali.
Hal ini tentu saja bukan berarti akan trjadi besok atau lusa, mungkin masih 1-2 tahun lagi.

Seperti saya tulis kemarin, banyak saham kecil yang naik, karena mempunyai fundamental bagus.
Seperti halnya saham CPIN, dimana pada bulan July 2009 Saham ini masih sekitar Rp. 650.
Dari bulan Juli 2009 harga tersebut diangkat sampai harga 2400, kemudian konsolidasi sekitar 2000-2400.
Adapun Sekuritas yang membeli saham CPIN adalah AK, sebanyak 142.000 lot dengan harga rata-rata 683. (Saat ini harga CPIN 2450, berapa profit Investor AK tsb?)
Kemudian KZ sebanyak 77.000 lot dengan harga rata-rata 1950.
Pada saat krisis Yunani sekitar 1 bulan yang lalu saham ini sempat turun sekitar 1960, dimana AK membuang hanya 1000 lot, hanya untuk menge'test apakah KZ ikut menjual saham tsb atau tidak.
Ternyata saham ini turun tanpa volume, maka Jumat ini KZ mencoba menarik harga ini sekitar 11%, dengan tanpa kesulitan.
EPS (Laba per lembar saham) yang saya dapat dari Ipot, adalah 472.
Apabila kita mengambil PER 10x, maka harga wajar saham ini adalah 4720.

Suka atau tidak suka, itulah memang permainan saham di belahan dunia ini, namun saya yakin tentunya banyak Investor Retail juga yang memiliki saham perusahaan bagus yang sifatnya tidak diperjual-belikan, melainkan di'hold sepanjang masa.
Saya termasuk yang ikut mengumpulkan saham CPIN saat turun di harga 2000.
Fundamental memang tidak bisa diremehkan dalam bermain saham...

IHSG kemarin ditutup pada level 2742.974, naik 5.732 (+0.21%), dengan value 4.8 Trilyun, dimana Asing membukukan Tranksasi net buy sebesar 133.9 Milyard.
10 Top value saham yang naik : PGAS, BBRI, BBNI, INTP, PTBA, KLBF, INCO, LSIP, SMGR, INDF.
Sedangkan 10 top value saham yang turun adalah : TLKM, ADRO, ASII, ITMG, UNTR, DOID, UNSP, BBTN, INDY, BDMN.

IHSG :
Asing masih melakukan pembelian,
Stochastic jenuh beli.
CLOSE>MA5>MA20>MA50 sebagai perfect bullish jangka menengah.
Harga mendekati MA5, perlu konsolidasi dulu biar sehat.
Index diatas 2700 masih aman.
S : 2714, R : 2758... 2779

BUMI :
Saham ini mulai kurang disukai para trader, bukan top value lagi saat ini.
tetapi secara diam2, asing koleksi saham ini.
Pertambangan hingga saat ini belum bergerak, malah Perkebunan mendahului.
MA5 sudah diatas MA50, Namun MA20 makin dibawah MA50, sehingga
butuh waktu beberapa hari lagi untuk confirm kenaikan.
S : 2500-2525, R : 2625-2650.

KLBF :
Kembali mencetak harga tertinggi baru.
Saham ini snagat bullish, dimana MA50 snagat berjauhan dengan MA20 dan MA5.
MA5 selalu menjaga saham ini sehingga bila harga mendekati MA5 boleh untuk diperhatikan.
S : 1710.. R : 1760-1770.

BBRI :
Seperti saya tulis kemarin, BBRI harus tembus 8050, baru akan menuju
ke harga tertinggi semula di 8700.
Beberapa hari ini Asing banyak masuk dengan saham ini dengan volume yang besar.
BBRI termasuk harga yang tertingga dibawah saham banking lainnya.
Semua target price riset diatas 8000.
Out of bolinger band, sehingga ada peluang untuk BOW.
S : 7850-7900, R : 8200... 8300.

INTP :
Saham ini kemarin asing banyak melakukan pembelian.
Gap diatas yaitu 14550-14700, masih belum tertutup.
Membentuk pola Asending Triangle, tembus harga 14.050 adalah membuka peluang untuk menuju
Harga tertinggi kembali di 14.950.
S : 14050-13.900, R : 14.550... 14.700

LSIP :
Mencetak harga tertinggi baru di 9650.
Target harga terdekat adalah 9950, selanjutnya 10.100.
Saham ini setiap kenaikan tinggi, selalu diikuti koreksi.
Oleh karena itu strategy lebih tepat adalah BOW.
S : 9400... 9300, R : 9950.

UNTR :
Asing still collect this stock.
Harga mendekati MA5
Cara Asing mengangkat harga UNTR dengan cara yang calm.
Target harga menuju highest di 18.850.
Stochastic Golden cross.
S: 17.550, R : 18.100... 18.300

CPIN :
Saham ini menciptakan harga tertinggi sepanjang sejarah.
Kemungkian profit taking selalu ada, fundamental saham ini sangat bagus.
Asing mengumpulkan saham ini sejak sekitar 1000an, dan asing cukup membeli 2000lot saja saham ini
langsung terbang.
S : 2400... 2350, R : 2550.

Berikut tabel support dan resistent :

Jumat, 19 Maret 2010

IHSG dibayang-bayangi Profit Taking, tapi Asing masih Net Buy :

Salam winner,
IHSG ditutup pada level 2737.242, turun 19.020 (-0.695), dengan value transaksi 5.67 trilyun, dimana Asing masih tetap melakukan NET BUYING sebesar 635.8 Milyard.
10 Saham naik top value : BMRI, BUMI, BBTN, UNTR, INCO,MNCN, BDMN, BBNI, ASRI, PTBA.
10 Saham turun top value : PGAS, TLKM, ASII, ADRO, ELTY, SDRA, BBCA, SMGR, ANTM, BHIT.

Hari Kamis ini IHSG tertekan dikarenakan adanya berita bahwa PGAS ada kendala dengan volume produksinya, sehingga harga PGAS turun drastis dan sempat menyeret saham-saham lainnya, namun hanya terjadi sesaat saja.
Oleh karena itu selain saham PGAS, maka saham-saham lainnya itu turun karena alasan profit taking semata, dan tidak ada masalah (koreksi sehat).

Berikut berita tentang PGAS dan Pandangan dan CLSA :
CLSA INDO: Conoco Philips is under delivering to PGAS, lower vols for PGAS:
There is news that Conoco Philips is under delivering to PGAS, update from Swati

Conoco Philips in South Sumatra is contracted to deliver 350mmscfd this year. Last year it delivered 260mmscfd and early Jan and Feb it delivered anywhere between 350-400mmscfd. Since last three days however there has been a drop in volumes to 300-330mmscfd. We have forecasted 380mmscfd from Conoco Phillips in 2010CL.

Current status?

It looks like Conoco Philips is delivering extra gas to Chevron via PGas transmission pipelines (PGas makes only transmission toll fee on this about US$0.6/mmbtu). This is possibly since the government has asked Chevron to increase oil production and therefore Conoco Philips is diverting more gas to Chevron since Chevron is paying much more for the gas than PGas. PGas is paying US$1.85/mmbtu for the gas.

PGas is currently discussing with the government that if Conoco under-delivers then PGas will cut volumes for its customers. PGas has meanwhile also intimated customers that there will be 20% cut in volumes. This means government will be under pressure to direct Conoco Phillips to divert the gas back from Chevron to PGas. Discussions are ongoing and we will only know in next few days.

In the worst case there could be potentially 5.4% lower distribution volumes (assuming there is no other contracts signed to compensate for these volumes). This could potentially impact earnings by 9-10%.

At this stage we don't think that there will be no new contracts signed since its only early part of the year. Also government should support PGas here since industries are getting squeezed due to volume shortage.

Conclusion: We think any weakness should be seen as an opportunity to buy as 5.4% lower volumes doesn't impair the long term structural story. It will only encourage PGas and the government to find more gas reserves as quickly as possible.

Sedikit tip buat yang bermain MNCN dan BMTR kemarin :
1. Perhatikan apakah harga masih naik.
2. Lakukan Pembelian bila masih naik.
3. Perhatikan harga saat mencapai titik resist apakah tembus resist ataukah gagal.
4. Bila harga gagal menembus resist segera lakukan penjualan.
5. Saya lebih suka bermain dengan MNCN, karena seperti yang saya tulis kemarin, MNCN ada unsur asingnya yang masih menjaga saham tsb, ketimbang BMTR yang merupakan para Trader besar.

Jujur saja saya dari saham BMTR dan MNCN, saya melakukan penjualan pas di resist yang saya tulis di blog, yaitu BMTR di 450, sedangkan MNCN saya jual di 350, dan saya memperoleh gain 30% dari total Modal dalam waktu 2 hari ini. cukup lumayan bukan untuk main saham seperti ini? Namun tentunya kita tidak boleh melepaskan pandangan sedikitpun ketika bermain saham sekelas seperti ini (hampir tidak sempat untuk pergi ke kamar kecil. Bahkan saya jadi luput perhatian dari saham ASII yang ternyata turun juga, rupanya ASII juga sudah masuk saham gorengan? Sorry just kidding.. he3...).

Untuk hari ini MNCN, kita perhatikan apakah YU masih menjaga harga atau tidak?
bila YU sudah tidak menjaga harga, berarti game is over.
Sedangkan BMTR tentunya akan mengikuti gerkan harga dari MNCN.

Demikian juga saham CTTH, begitu naik dan harga offer di 81 di'isi terus, maka lakukanlah segera penjulanan.
Kenapa harus lakukan penjulan ?
Karena pada saat harga ditarik dari 68 ke 80, bandar melakukan pembelian sebanyak 20.000lot, setelah itu diharga 80-83 bandar melakukan penjulan sebanyak 40.000 lot, artinya bandar memang mau mengeluarkan barang di harga atas.

tip tambahan :
Untuk masuk saham kecil, sempatkan'lah baca sekilas, PER dan PBV'nya terlebih dahulu, karena saat ini banyak saham kecil yang ber'fundamental bagus, kenaikan saham tsb bisa dianggap wajar dalam kondisi index setinggi ini.
Jadi tidak selamanya saham kecil itu naik karena digoreng.


IHSG :
Asing masih melakukan pembelian,
Stochastic jenuh beli.
MA20 cross MA-50 sebagai perfect bullish jangka menengah.
Candle out of bolinger band dalam 2 hari ini, perlu konsolidasi dulu biar sehat.
Index diatas 2700 masih aman.
S : 2701, R : 2779... 2799.

ITMG :
Saham ini sudah mendekati target kami di 37.800.
Bandar sangat kuat menjaga saham ini.
Namun rawan terhadap profit taking, harga out of bolinger band.
Tititk penentuan (Pivot) jangan turund ari 36.200.
S : 35.500, Pivot 36.200, R : 37.800.

UNTR :
Asing still collect this stock.
Harga out of bolinger band dan jauh dari MA5
sehingga rawan profit taking.
Target harga menuju highest di 18.850.
Stochastic Golden cross.
S: 17.450, R : 18100... 18300

BMRI :
Kenaikan sudah terbatas, dan akan menguji level tertinggi di 5300.
Out of bolinger band. Volume masih sangat besar.
S : 5050. R : 5300.

BBTN :
Saham ini telah mengalami kenaikan berdasarkan pola Flag.
Kenaikan sudah terbatas sampai 1200-1220, dan akan konsolidasi kembali.
Stochastic Golden cross. Best buy di harga dekat 1100.
S : 1120, R : 1200

BBRI :
Candle berbentuk Doji, rupanya butuh pull back dulu untuk rally kembali.
BBRI harus bisa tembus harga 8050 untuk bisa melanjutkan keharga tertinggi di 8700
Support kuat saat ini diharga 7700, Resist kuat di 8050.

BBCA :
Saham ini melakukan pull back krn aksi profit taking.
Best buy adalah harga ketika mendekati MA-5 yaitu di 5350.
S : 5350, R : 5800.

MNCN :
Saham ini masih dijagin oleh Broker Asing (YU).
Hati-hati ada gap dibawah 315-325.
Untuk trading dengan saham ini harus memperhatikan Resistentnya.
dimana kalau resistentnya sudah tidak kuat, maka segera lakukan penjualan.
S : 315, R : 390.

Berikut tabel support dan resistent :

Rabu, 17 Maret 2010

IHSG break New High, tembus diatas 2750 :

Salam winner,
Let talk about Bandarmologie :
Hari ini saya mencoba untuk membahas dengan cara bandarmologie :

1. Indonesia pada hari Jumat 3 hari yang lalu, telah di up grade rating oleh S&P dari BB- menjadi BB, hal ini tentunya merupakan suatu prestasi luar biasa dan tidak boleh dipandang sepele, sehingga menyebabkan Aliran dana Asing masuk Ke Indonesia. (Seperti halnya pada bulan Januari 2010 yang lalu Indonesia di Up Grade rating oleh Moody's, bursa kitapun terbang).
2. Hari Rabu ini IHSG dibuka dengan loncatan Index yang luar biasa, hal mana Bandar menggunakan senjata PGAS, BBCA dan ITMG, pertanyaannya kenapa harus dengan senjata PGAS,BBCA ITMG, bukan BUMI :
a. Pertama begitu bursa dibuka, PGAS, BBCA, ITMG, dan beberapa saham Blue chips lainnya gap up, secara terang-terangan Bandar memberi tahukankepada market bahwa Bursa akan diangkat secara hebat.
b. Bandar menggunakan PGAS karena PGAS adalah saham defensive stock, sehingga ketika nanti Index turun, saham PGAS cenderung bertahan, sementara riset-riset tentang PGAS telah keluar bahwa target price PGAS adalah diatas 5000-5500.
c. Bandar menggunakan BBCA untuk mengangkat index dahulu, karena saham BBCA ini sudah banyak masuk di kantong Bandar, dibandingkan dengan BMRI ataupun BBRI, sehingga Bandar membutuhkan sedikit tenaga untuk mengangkat saham BBCA.
d. Bandar dengan cara yang murah mengangkat saham ITMG di sector batu bara dibandingkan saham batu bara lainnya disamping laporan keuangan ITMG yang bagus.
e. Bandar tidak mengangkat saham BUMI, karena Bandar butuh biaya yang sangat besar untuk mengangkat saham BUMI, dan Bandar mesti jelas pula merumuskan hal-hal yang berkaitan dengan B-7 group. Seperti ENRG, DEWA, UNSP, ELTY, dlsb.
3. Setelah Bandar menguasai market dan membukakan mata para trader dan memberi tanda-tanda bursa akan naik secara hebat, maka saham lainnya diangkat, seperti BMRI, BBRI, ITMG, dan akhirnya menyeret kenaikan seluruh saham Big Cap.
4. Ketika saham Blue Chips jalan, maka saham gorengan relative akan istirahat dulu, dan ketika Blue chips istirahat, maka saham gorengan akan jalan kembali.
5. Bagaimana dengan saham Bimantara Group :
Saham BHIT telah keluar news bahwa ada pembagian bonus saham 1 : 3, dan harga saham BHIT sudah mencapai klimaknya, oleh karena itu Bandar mencoba mengangkat saham MNCN, dengan menggunakan broker asing, dan kemudian baru saham BMTR diangkat’nya pula.
Kenapa mesti saham MNCN dahulu, bukan BMTR ?
Karena Bandar relative lebih sedikit biaya untuk mengangkat saham MNCN dibandingkan BMTR, (apalagi saham BHIT waktu diangkat biayanya lebih murah lagi).
Sejauh manakah MNCN dan BMTR akan diangkat ? Who knows.. but we must prepare for the worse, namun secara book value saham MNCN dan BMTR ini memang termasuk murah.
Bagi yang sudah membeli, silahkan untuk berselancar dengan MNCN dan BMTR dengan tetap pasang trailing stop yang kuat.
Bagi yang belum membeli, boleh juga untuk diperhatikan.
6. Bagaimana dengan saham SULI ?
SULI is game over, permainan sudah selesai, karena cum right’nya berakhir pada tanggal 17 Maret 2010 ini.
7. Akan kemanakah Index setelah kenaikan besar ini :
Seperti yang saya tulis kemarin IHSG sedang window dressing, sehingga Bursa berpeluang besar masih akan semerbak sampai akhir Maret 2010, kecuali apabila ada news yang sangat buruk baik di dalam negeri ataupun diluar negeri, dengan memperhatikan nilai Rupiah terhadap dollar menguat, berarti inflow masuk terus.
8. Saham yang baru nak adalah relative sedikit, yaitu :
a. BBCA, BBRI, BMRI, ASII, ITMG, SMCB, INDF, AALI.
b. Masih banyak saham-saham lainnya yang masih ketinggalan kereta, seperti INTP, SMGR, UNTR, PTBA, ADRO, TLKM, dll.
c. Sehingga peluang IHSG naik untuk menembus rekor all time high price 2838 sepertinya akan menjadi kenyataan.
9. Apakah Index diatas 2700 sudah relative tinggi ?
a. Jangan samakan Index hari ini di 2756 dibandingkan dengan Index pada Januari 2008 di 2838, karena Index di tahun 2008 itu isinya banyak saham gorengan yang harganya meroket, lihat saja harga DEWA, UNSP, ENRG, TRUB, dlsb.
b. Index hari ini naik diatas 2750, isinya adalah saham-saham Blue Chips yang memang Emitennya berprestasi luar biasa, seperti BBCA, BMRI, BBRI, ASII, UNTR, INTP, SMGR, SMCB, dlsb. Lihat saja laporan keuangan yang terbit tahun 2009 mencetak keuntungan yang luar biasa disaat market global sedang krisis.
So Apakah IHSG naik wajar atau’kah Buble ?


IHSG ditutup luar biasa pada level 2756.262, naik 86.654 poin (+3.25%), dengan value transaksi yang cukup besar 6.47 Trilyun, dimana asing melakukan net buy sebesar 992 Milyard (hampir 1 trilyun), dan dollar menguat dibawah 9100.


IHSG : IHSG di tutup menguat 3.25% di 2756
Breakout fibo 100%. berpeluang menuju fibo 150% di 2818
Masuk uptrend channel yg kedua.. waspadai aksi profit taking
Support 2725.. 2702
Resist 2789.. 2805


BUMI : BUMI di tutup menguat 2% di 2550
Pola rounding bottom akan terbentuk sempurna di 2600
Penguatan sudah mulai terbatas, dimana terdapat resist downtrendline dan fibo 61.8% di 2625
Risk mulai lebih besar dari reward.. waspadai pembentukan pola rounding top dan gagal break resist downtrend
Support 2475.. 2400
Resist 2600... 2675

ASII : ASII di tutup menguat 5.5% di 40850
Breakout kembali all time highnya..ASII berpeluang menuju box atas dengan target 43000an
tentunya kenaikan secara bertahap dan rawan profit taking
Support 40.000. 39200
Resist 41500.. 42250

BBCA : BBCA di tutup menguat 11.54% di 5800
Menembus uptrenc channelnya dan break out all time high
BBCA rawan aksi profit taking, indikator stochastic dan adx menunjukkan signal sell
Peluang upside sampai di 6000.. dimana sesuai dengan ketinggian cup dan resist uptrend channel yg baru
Support 5650.. 5500
Resist 6000... 6250

BMRI : BMRI di tutup menguat 3.13% di 4950
terdapat 2 resisten kuat sebelumnya di 4950.. mampukah BMRI menembusnya dan tutup di atas 5000 ?
jika mampu, maka target pertamanya di 5150.. dan kemuadian di 5300 sebelum break all time high
BMRI pun rawan aksi profit taking...
Support 4850.. 4775
Resist 5000.. 5150

ITMG :
Saham ini rawan profit taking.
Sepanjang bandar angkat harga, let the profit run.
S : 35.200, R : 37.800.

UNTR :
Saham ini akhirnya menunjukan kekuatannya juga.
Rawan terhadap profit taking, namun sepanjang Asing masih collect, no thing to worry.
S : 17.350. R : 18.300.

BBRI :
Saham ini akhirnya mencapai target ascengding triangle seperti yang telah saya posting 2 hari yang lalu.
S : 7550, R : 8000-8100.

PGAS : PGAS di tutup menguat 4.29% di 4250
pola rounding bottom terbentuk sempurna.. PGAS break out all time high
PGAS mencoba menguji fibo 150% di 4375.
Support 4150... 4050
Resist 4300.. 4375

CTRA :
Saham ini mencoba untuk menyusul SMRA.
Gerakan harganya ketika rally bisa beberapa hari
(perhatikan 2 lingkaran merah)
Stochastic, MACD golden cross.
MA-5 golden cross MA-20.
Tembus 810 menuju 850.
S : 730, R : 810... 850.

MNCN :
Saham ini gerakan naik harganya mengikuti BHIT.
Target harga berdasarkan darvas box dan rounding bottom ada persamaan yaitu di 365.
Saham ini mungkin saja harganya bergerak secara extrim, seperti yang terjadi di bulan Jun 2009 (lingkaran merah.
S : 270, Pivot 290, R : 360-365.
cut loss bila turun dibawah 290.

BMTR :
Saham ini gerakannya mengikuti BHIT.
Berbeda dengan MNCN, yang dinaikan oleh bandar asing atau barangkali emiten.
BMTR naik lebih condong oleh para trader besar.
S : 355, R 450-460.
Cut loss bila break down support.

Berikut tabel Support dan resistent :

Selasa, 16 Maret 2010

IHSG, Window Dressing Maret 2010 :

Salam Winner,
IHSG ditutup pada level 2669.608, naik 3.097 (+0.12%), dengan value 2.9 Trilyun, dimana Asing Net buy 185 Milyard.
Saham yang naik antara lain : PGAS, ITMG, SDRA, BBCA, BMRI, INDF.
Saham yang turun antara lain : TLKM, BUMI, ASII, UNTR, BBRI, KLBF, ADRO, PTBA.

IHSG telah 3 hari berturut-turut kena tekanan profit taking, sementara Asing masih tetap melakukan Net buy, sehingga IHSG belum berhasil mendobrak angka tertinggi pada tanggal 20 Januari 2010, di level 2689.

Kalau kita melihat IHSG dicetak angka tertinggi pada tanggal 20 Januari 2010, hal mana disebabkan oleh Januari effect, padahal waktu itu volume kenaikan juga tidak begitu besar.
Saat ini kita melihat banyak sekali saham-saham kecil yang selama ini diam atau turun, kini juga semerbak ikut serta meramaikan bursa IHSG.
Saya melihat di bulan Maret ini sepertinya sedang terjadi Window Dressing, seperti yang juga dilakukan setiap qwartal bulan. Sehingga dengan demikian bulan tidak mungkin IHSG masih mencoba untuk break new high, diama saat ini bulan Maret baru menginjak pertengahan bulan.

Strategy let the profit run sambil pasang trailing stop buat yang membeli saham di level bawah masih boleh dipakai, sedangkan buat yang melakukan BHSH, tetntunya ini dilakukan lebih extra hati-hati, namun belum ada tanda-tanda Market akan crash, yang ada hanyalah kondisi Jenuh beli.

Berikut ini saya membuat harga-harga saham tertinggi di tahun 2007-2009, buat perbandingan, saham manakah yang harganya saat ini telah melampaui harga tertinggi sebelum krisis, dan saham manakah yang masih jauh dari harga tertinggi sebelum krisis, sehingga tabel tersebut dapat memberikan rapor tentang kinerja masing-masing saham.

Tabel perbandingan harga tertinggi sebelum krisis global 2007-2008, dibandingkan dnegan January Effect 2010, dan saat ini Maret 2010 (s/d tgl 15 Mar 2010) :


DOW : DOW di tutup menguat 0.41 di 10.685
setelah FED tidak menaikan interest rate
Pola uptrend masih terlihat akan menguji fibo 100% di 10.767
indikator2 masih menunjukkan bullish ..
Support 10.621.. 10 562
Resist 10.767.. 10.849


IHSG : IHSG di tutup menguat 0.12% di 2669
Pola konsolidasi mulai terbentuk di range 2657--2685
IHSG berpeluang menguji fibo 100% di 2689 ..
Window dressing yg terjadi di bulan maret mulai terlihat..
Target akhir bulan maret.. IHSG berada di sekitar 2725-2750
Support 2657.. 2640
Resist 2683.. 2698


BUMI : BUMI di tutup melemah 0.99% di 2500
Terlihat pola small rounding top.. berpeluang menguji support di 2425
Indikator2 masih menunjukan bullish signal
Support 2425.. 2350
Resist 2525.. 2600


INDF : INDF di tutup menguat 2.6% di 3950
saat ini INDF berada di fibo 100%, apabila mampu breakout boxnya
INDF berpeluang menuju 4200 .. Indikator2 menunjukkan bullish signal
Support 3875.. 3775
Resíst 4000... 4100



ITMG :
Break out dari acsending triangle.
Mencoba untuk mencapai harga tertinggi tahun 2008 di 36.500.
Stochastic jenuh beli.
S : 33.150, R : 34.850

ISAT :
Break up dari darvas box, langsung out of bolinger band.
Tembus fibo 127% di 5933, target berikutnya fibo 161.8% di 6250.
S : 5900, R : 6250.

CTRA :
Close diatas MA5>MA20.
Stochastic Golden cross
S : 700, R : 740.
Tembus diatas 740, berarti break new high kembali.

KIJA :
Bila tembus diatas 106, KIJA berpeluang menuju 114 kembali.
MA5 golden cross MA20
S : 104/105, R : 113/114... 117


ASIA : ASIA di tutup menguat 34.44% di 121
ASIA breakout downtrend line.. Perhatikan polanya, pola terulang lagi seperti bulan april-may 2009
Rumor yg beredar adalah ASIA akan merger dengan Kobatin
Mampukah asia mengulang historynya menuju 200 kembali ?
Support 110... 98
Resist 129... 135.. 142


Berikut tabel support dan resistent :

Minggu, 14 Maret 2010

Indonesia : Higher Rating = Lower Risk Premium.

Salam Winner,
Jumat, 12/03/2010 17:05 WIB
S&P Naikkan Peringkat Utang Luar Negeri RI
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) menaikkan peringkat utang pemerintah. Peringkat utang dengan mata uang asing (long-term foreign currency rating) Indonesia menjadi BB dari semula BB- dan peringkat utang dengan mata uang rupiah (long-term local currency) tetap di BB+. Outlook untuk kedua rating ini ditetapkan positif.

Seperti dikutip detikFinance dari situs Bank Indonesia (BI), Jumat (12/3/2010), dengan peningkatan rating ini, Indonesia tinggal 2 notch lagi menuju investment grade, dan outlook positif menunjukkan bahwa besar kemungkinan Indonesia untuk memperoleh peningkatan rating lagi dalam 1 tahun ke depan.

Mingkin Para Pembaca ada sebagian yang belum mengerti dengan Peringkat utang tersebut, maka saya sedikit mencoba untuk menjelaskannya secara sederhana :

Setiap Perusahaan terbuka bahkan Negara, berkewajiban untuk diberikan tingkat rating oleh Badan yang berwenang, dimana Tingkat Perating di Indonesia dilakukan oleh Pefindo.
Sedangkan untuk Level dunia, ada 3 Lembaga pemeringkat internasional yang paling diperhatikan oleh seluruh ekononom dunia, yaitu :
1. Moody's,
2. S&P,
3. Fitch.

Pada beberapa waktu yang lalu, Indonesia telah di up grade rating oleh Moody's, Kini Indonesia di upgrade lagi oleh S&P.
Up Grade rating tersebut adalah meruapakan berita positif, dan membuktikan perekonomoian Indonesia semakin baik dari waktu ke waktu.

Berikut Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang diakui oleh BI sesuai SE tersebut:

1. Moody's
Peringkat Jangka Pendek: P-1; P-2; P-3; NP
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: Aaa; Aa1; Aa2; Aa3; A1; A2; A3; Baa1; Baa2; Baa3; Ba1; Ba2; Ba3; B1; B2; B3; Caa1; Caa2; Caa3; Ca; C

2. Standard and Poor's
Peringkat Jangka Pendek: A-1; A-2; A-3; B; B-1; B-2; B-3; C; D
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: AAA; AA+; AA; AA-; BBB+; BBB; BBB-; BB+; BB; BB-; B+; B; B-; CCC+; CCC; CCC-; CC; C; D.

3. Fitch Ratings
Peringkat Jangka Pendek: F1+; F1; F2; F3; B; C; D
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: AAA; AA+; AA; AA-; A+; A; A-; BBB+; BBB; BBB-; BB+; BB; BB-; B+; B; B-; CCC; CC; C; RD; D

4. PT Pemeringkat Efek Infonesia (Pefindo)
Peringkat Jangka Pendek: idA1; idA2; idA3; idA4; idB; idC; idSD; idD
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: idAAA; idAA+; idAA; idAA-; idBBB+; idBBB; idBBB-; idBB+; idBB; idBB-; idB+; idB; idB-; idCCC; idSD; idD

5. PT Moody's Indonesia
Peringkat Jangka Pendek: ID-1; ID-2; ID-3; ID-4
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: Aaa.id; Aa1.id; Aa2.id; Aa3.id; A1.id; A2.id; A3.id; Baa1.id; Baa2.id; Baa3.id; Ba1.id;
Ba2.id; Ba3.id; B1.id; B2.id; B3.id; Caa1.id; Caa2.id; Caa3.id; Ca.id; C.id

6. PT Fitch Ratings Indonesia
Peringkat Jangka Pendek: F1+(idn); F1(idn); F2(idn); F3(idn); B(idn); C(idn); D(idn)
Peringkat Jangka Menengah dan Panjang: AAA(idn); AA+(idn); AA(idn); AA-(idn); A+(idn); A(idn); A-(idn); BBB+(idn); BBB(idn); BBB-(idn); BB+(idn); BB(idn); BB-(idn); B+(idn); B(idn); B-(idn); CCC(idn); CC(idn); C(idn); DDD(idn); DD(idn); D(idn); E.

Lembaga Pemeringkat dan Peringkat Investasi Minimum (Investment Grade) Dalam Rangka Menggolongkan Surat Berharga yang Dimiliki Bank dalam Kategori Kualifikasi (Qualifying) atau Dinilai Lancar, peringkat investasi minimumnya:

Moody’s P-3 Surat Berharga Jangka Pendek) dan Baa3 (Surat Berharga Jangka Menengah dan Jangka Panjang)
Standard and Poor’s: A-3 dan BBB
Fitch Ratings: F3 dan BBB-
Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo: idA4 dan idBBB
PT. Moody’s Indonesia: ID-3 dan Baa3.id
PT. Fitch Ratings Indonesia: F3(idn) dan BBB- (idn)

Lembaga Pemeringkat dan Peringkat Minimum Dalam Rangka Menggolongkan Surat Berharga yang Dimiliki Bank yang Dinilai Kurang Lancar, peringkat minimumnya:

Moody’s: NP (Surat Berharga Jangka Pendek) dan Ba1 (Surat Berharga Jangka Menengah dan Panjang)
Standard and Poor's: B dan BB+
Fitch Ratings: B dan BB+
PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo): idB dan idBB+
PT. Moody's Indonesia: ID-4 dan Ba1.id
PT. Fitch Ratings Indonesia B: (idn) dan BB+ (idn).

Beberapa Komentar :
Ekonom dari Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan menyebutkan keputusan kenaikan rating utang valas Indonesia oleh S&P tersebut cukup mengejutkan pelaku pasar.
"Kami semua kaget, karena kami berpikir dia [S&P] tidak akan menaikkan rating sebelum masalah Century selesai. Mungkin mereka [S&P] berpikir dengan selesainya Pansus Century itu, masalah ini sudah relatif selesai," katanya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono menilai kenaikan peringkat utang dari S&P itu sudah sesuai dengan ekspektasi pasar.
Dia berharap fundamental makroekonomi yang terjaga bisa menyokong pertumbuhan ekonomi lebih baik dalam 1 tahun mendatang.
"Sehingga momentum positif dapat terus terjaga untuk peningkatan rating selanjutnya terkait dengan upaya mencapai target investment grade," tambahnya.

Kesimpulan :
1. Semakin Tinggi Peringkat rating, semakin rendah resiko terhadap Investor (Higher Rating= Lower Risk Premium).

2. Dengan upgraded Indonesia's Investment grade dari BB- menjadi BB, adalah merupakan kaca mata dunia terhadap prospek Ekonomi Indonesia yang semakin membaik.

Uraian diatas sedikit memberikan gambaran tentang Macro Indonesia, karena keberhasilan Trader ataupun Investor minimal harus mengikuti 4 faktor, walaupun hanya sekilas, yaitu :
1. Macro Ekonomi (baik Indonesia, maupun Global).
2. Faktor Politik dalam negeri dan luar negeri.
3. Factor Fundamental Perusahaan (FA).
3. Factor Tehnical Analisys (TA).


IHSG Ditutup pada level 2666.511, turun 10.011 poin, (-0.37%), dengan Value 4.1 Trilyun, Asing Net buy 58.3 Milyard.
Saham2 yang naik adalah : PGAS, BHIT, BIPI, KLBF, ENRG, SDRA, BNBR, ITMG.
Saham2 yang turun adalah : TLKM, ELTY, DOID, ASII, BMRI, LPKR, UNTR, ADRO.

IHSG :
Stochastic sangat jenuh beli.
MACD up trend, sehingga koreksi dianggap wajar.
Candle mendekati MA5, mudah2an tidak tembus MA5 di 2659
belum tembus 2689, sehingga membuka peluang untuk menciptakan doble top.
S : 2647... 2626, R : 2689.

BUMI :
Berhasil menutup gap di 2475-2525.
MA5 akan memotong MA50, sedangkan MA 20 dibawah MA5.
Stochastic jenuh beli.
MACD up trend, Histogram mulai menurun,
Bila sanggup menembus 2550,, indikasi bagus buat BUMI.
S : 2475, R : 2550-2600

KLBF :
Saham ini strong Bullish dimana close >MA5>MA20>MA50.
berhasil membentuk angka tertinggi baru.
membentuk dan break pola ascending triangle.
S : 1690/1700, R : 1750... 1800. Target 1820-1850.

BBRI :
MA-5 golden cross MA20.
Saham banking ini belum naik dibandingkan dengan BBCA dan BMRI.
Risk < Reward.
Tembus 7500, berarti break out from pattern ascending triangle.
S : 7400, R : 7700.

SMRA :
Harus bisa tembus titik tertinggi di 780,
sesuai dengan pola rounding bottom, target menuju 850-860.
S : 750. R : 800.. 850/860

Berikut table support dan Resistent :