DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Jumat, 22 Januari 2010

JANUARY EFFECT SUDAH USAI ?

Salam Winner,
Perhatikan Dow Jones :
Bila tembus diatas 10800 maka Dow akan terbang ke 11.000an.
Bila tembus dibawah 10500, maka tidak bagus buat DOW.
Ternyata Dow tutup di 10,389.88 turun -213.27 (-2.01%)
Dan sangat berbahaya bila Dow tembus dibawah 10.000, maka pestanya sudah usai.

IHSG : ditutup di level 2638.382, Turun -28.884 (-1.08%), value transaksi 3.739,5 Trilyun, dimana Asing membukukan Net Sell cukup besar 458.2 Milyard.
Saham Penggerak Index : Nyaris tidak ada, kalaupun ada hanya saham-saham seperti DOID, BTPN, BBTN, BMTR, BISI. Sedangkan PGAS dinaikan bukan karena kuat, melainkan untuk sedikit mengangkat IHSG akan bisa rebound menjelang akhir sesion, biar keesokan harinya bandar bisa menjual lebih banyak lagi.
Saham Penurun Index : Hampir semua sektor banking, batubara, Astra group, TLKM dan BUMI.

Tolong perhatikan beberapa faktor ini :
1. IHSG sejak bulan Desember sampai dengan Januari 2010 ini belum pernah ada koreksi yang berarti, dengan kenaikan hampir 200 point.
2. Seperti yang saya sebutkan beberapa kali, hindari saham perbankan, dan kali ini benar-benar terjadi, dengan alasan sbb :
a. Saham Banking di Indonesia diramaikan dengan terjadinya pembobolan kasus ATM, dan ini harus diganti sepenuhnya oleh pihak Bank, sampai saat ini semakin banyak laporan dari nasabah yang complain kehilangan duitnya tersebut.
b. Harga sembako mulai merangkak naik, ini disebabkan adanya musim hujan yang akan mengurangi hasil panen petani, sehingga sembako naik, artinya inflasi naik, dan bisa mengakibatkan bank harus mengangkat kembali suku bunga.
c. di Amerika, laporan keuangan kwartal ke-4, justru sektor banking yang membukukan banyak kerugian.
2. Rabu kemarin IHSG belum nampak capital out flow, tapi Kamis kemarin benar-benar terlihat dengan jelas capital out flow yang sangat besar senilai hampir 1/2 Trilyun.
3. Harga saham Astra Group tumbang, sehubungan dengan Meninggalnya Presdir ASII, sehingga Asing memilih untuk keluar dulu dari saham group Astra ini.
4. Saham PGAS turun karena Dirutnya diduga Korupsi, dan kini ditahan oleh KPK.
5. Suhu Politik di Inonesia belum tampak ada indikasi yang kondusif.
6. IHSG telah berhasil menyentuh titik tertinggi yaitu di 2689, artinya sangat mendekati 2700, sehingga perlu koreksi dulu agar bisa reound lagi.
7. Banyak yang bertanya koreksi sampai berapakah IHSG? sampai 2550 masih sehat, bila tembus dibawah 2550 maka IHSG akan semakin berbahaya.

Kesimpulan :
Saat ini IHSG memasuki zona berbahaya.. capital outflow mulai terlihat
IHSG berpotensi membentuk pola rounding top.
Seperti yang telah saya sebutkan beberapa hari yang lalu slim your portofolio, dan saatnya kini kurangi portofolio anda, perbanyak posisi cash..

Sedikit saran buat yang akan melakukan Cut Loss :
1. Lakukanlah CL hanya karena melihat chartnya tidak mendukung.
Tapi jangan hitung dulu berapa kerugiannya, karena bila kita menghitung kerugiannya dulu, maka CL tidak jadi dilakukan dan menyebabkan kerugian semakin membuka.
2. Setelah melakukan Cut Loss, jangan membenci saham itu, karena effect psikologisnya jadi jelek, sehingga ketika saham itu rebound, kita malas membelinya kembali.
3. Melakukan Cut Loss dipertimbangkan dengan rasa Profesional, sehingga MOOD trading kita tetap semangat, jangan membuat mood trading kita menjadi hilang, karena akan menyebabkan kerugian tidak kembali.
4. Jangan bernafsu untuk memaksakan trading bila belum waktunya dengan maksud untuk segera menutup kerugian, karena semakan bernafsu menutup kerugian, akan mengakibatkan semakin menambah kerugian. Kenapa? Karena kita trading sudah tidak menggunakan ratio sehat lagi, tetapi tranding karena emosional.

Tiada yang pasti dalam hidup ini, yang pasti adalah ketidak pastian, tetapi sedia payung sebelum hujan adalah cara yang paling bijaksana.
Saat trend bearish datang, Cash is the King, pakailah cara trading in the bearish trend.

Semoga berguna..

DOW : DOW di tutup melemah 2% di 10.389
Apakah Bullish sudah berakhir ? bersiaplah untuk yg terburuk..
Secara teknikal, terbentuk trendline support di 10.353 dimana terdapat fibo 138.2%
bila support itu tidak mampu bertahan, ada kemungkinan akan mencoba fibo 100% lagi di 10.158
MACD downtrend.. RSI downtrend.. Stochastic downtrend..
Support 10.353.. 10 252
Resist 10.473.. 10572


IHSG : IHSG di tutup melemah 1.1% di 2638
Support di fibo 138.2% di 2589 dan garis MA 5 menjadi pertahanan pertama.. selanjutnya fibo 100% di 2542
MACD mencoba deathcross.. RSI downtrend.. Stochastic sinyal jual, downtrend
Support 2589.. 2542
Resist 2664

BUMI : BUMI di tutup melemah 1.8% di 2725
BUMI berpeluang menguji support di Fibo 61.8% di 2575..
apabila tembus maka berpotensi menguji support berikutnya di 2475 fibo 50%
MACD dikit lagi deathcross.. RSI downtrend.. Stochastic downtrend..
Support 2575... 2475
Resist 2800-- 2875

ELTY : ELTY di tutup menguat 4.1% di 255
tampaknya elty sedang berkonsolidasi membentuk base..
Range area 240-270..
MACD mencoba uptrend.. RSI mencoba uptrend..Stochastic downtrend
Support 245.. 230..
Resist 260.. 270

DOID : DOID di tutup menguat 2.8% di 1810
Mencoba menembus bollinger band atas dengan target di fibo 161.8% di 1860
MACD uptrend.. RSI uptrend.. Stoch uptrend, overbought
Support 1770... 1730
Resist 1830.. 1860

BBTN : BBTN di tutup menguat 8.5% di 1020
Pola sebelumnya, setelah kenaikan yg cukup tinggi, akan terjadi konsolidasi..
Mampukah BBTN berkonsolidasi di 1000an ?
MACD blum jelas, masih saham baru.. ha3.. RSI uptrend.. overbought..
Support 980-- 960
Resist 1040.. 1070


Saya lampirkan contoh saham BBCA yang break down, sehingga BBCA bila tidak bisa naik diatas 4950, maka lakukanlah penjualan :

Mencari Peluang untuk masuk di UNTR :
UNTR :
Saham ini kena aksi profit aking, karena kenaikan yang terlalu tinggi.
Candle kemarin langsung terjun bebas meninggalkan MA-5.
Pertahanan UNTR saat ini adalah fibo 38,2% di 17.000 dan MA-20 di 16.700,
Masih ada peluang menutup gap di 16400-16500.
Support terkuat berada di fibo 61.8% yaitu 15.900

Rabu, 20 Januari 2010

Trader Kecil selalu mencari Saham Break Up :

Salam Winner;
Sebagai Trader kecil adalah mengintip saham manakah yang akan break up, dengan volume, hal ini tentu saja sangat menyenangkan karena apabila berhasil mendapatkan saham yang break up tersebut, maka dalam waktu 2-3 hari bisa saja memperoleh gain diatas 10 s/d 40 %.
Beberapa contoh saham tersebut adalah DOID, SMGR, CTRA, BDMN, ISAT, bahkan ITTG dalam 2 hari hampir 100%. ha3..

Akan tetapi lain halnya dengan Trader besar atau Bandar, mereka malah mengakumulasi saham-sahamnya pada saat harga rendah, setelah berhasil mengumpulkan sejumlah tertentu, maka dia mulai berhitung berapakah biaya yang diperlukan untuk mengangkat harga saham tsb.

Cara kerja Bandar tentunya sangat berbeda macam, namun secara umumnya saya bagi dalam 2 macam :
1. Untuk saham yang Blue chips dan berfundamental bagus, ini umumnya dipegang oleh fund manager/reksadana, sehingga mereka menaikan harga dan menjaga harga saham itu agar tidak turun lagi dengan drastis, kecuali apabila ada keadaan market crash atau ada investor/institusi yang menarik dananya cukup besar.
2. Untuk saham gorengan, biasanya setelah bandar mengumpulkan saham'nya dengan jumlah yang dianggap cukup, maka bandar menggerakan harga, dimana sambil menarik harganya, dia sambil menjual barang2nya pula, sehingga memang dibuat harganya naik cukup drastis agar para trader kecil terpancing membelinya.

Bagaimana dengan saham yang Right Isue :
Kita lihat contohnya saham BDMN, setelah BDMN Right Isue, saham ini hanya naik 1 kali, dari harga 2700an diangkat sampai harga 5000, setelah itu saham ini berkonsolidasi hampir 1 tahun, dan baru 3 hari ini BDMN terbang lagi.
Berapa lamakah lamanya penantian saham ini ?
Jawabnya sekitar 1 tahun, dan tentunya bukan pekerjaan kita sebagai para trader kecil, perut keburu lapar bro... ha3..

IHSG ditutup pada level 2.667.266 naik 1.195 poin atau +0.04%, dengan value 4569.5 T, dimana asing masih melakukan nett buy sebesar 170 Milyard.
saham Index Mover up : UNTR, BDMN, BBCA, TLKM, ISAT, PNBN.
Saham Index Mover down : ASII, PGAS, BBRI, UNTR, ADRO, BUMI, ANTM, PTBA.

Kembali saya ingatkan dengan Money Management yang bagus tentunya kita bisa menikmati profit dan mengurangi resiko, bukan sekedar mengandalkan kealian Ta dan FA saja.
Dengan Money Management yang baik, jangankan seorang TRADER, seorang pengemis'pun akan menjadi kaya.
bagi mereka yang pernah belajar Management Keuangan tentunya mengenai akan istilah present value dan future value. (Nilai uang masa kini dan nilai uang masa yang akan datang), dan dari situlah biasanya ahli FA menghitung harga intrinsik dan harga discount.
(Suatu saat saya mencoba untuk membahasnya ya... mohon sabar dulu buat Pembaca setia blog ini. he3..)

Apakah saat ini masih ada saham-saham harga discount di BEI tercinta ini ?
Oh tentu saja masih banyak..
apalagi saham-saham di Dow dan Nasdaq.

Saat blog ini dibuat sekitar pukul 21.50 WIB, Dow pada level 10,633.69 atau turun -91.74 (-0.86%), capek deh...
Gimana nasib BEI buat Kamis ini ?
Tentunya bila Dow fut memberikan signal ijo tebal, masih ada harapan buat IHSG untuk naik kembali, tapi bila tidak, maka BEI akan terbawa arus menjadi kebakaran juga.

IHSG : Stochastic berada diarea over bought, memang IHSG perlu turun dulu biar sehat.
Close masih diatas MA-5>MA-20>MA-50.
S : 2627, R : 2684

BUMI : S : 2675, R : 2875, Pivot 2800.
Gerakan harga saham BUMI ini ternyata memang
sangat mengikuti arah stochastic, terbukti harga ditarik
bagaimanapun, BUMI tetap aja turun.

UNVR : Kembali saham ini muncul ketika index merah.
MA-5 golden cross MA-20, dan >MA-20>MA-50.
Support di 11.200 dam Resist pada 11850

DOID : Saham ini break up dari falling wedge, dengan volume yang cukup besar.
DOID harus mampu bertahan diatas harga 1730, maka akan menuju ke 1850,
Bila tidak mampu bertahan di 1730, maka akan menuju support di 1650

SMGR : Saham ini dibuka gap up sehingga ada gap di 7850-7900,
dan berhasil break new high di 8200.Support kuat berada di 7850 sebagai tutup gap dan MA-5. Resist di 8350

BBCA : Resist kuat berada di 5150, membentuk pola ascending triangle.
Bila tembus 5150, maka BBCA akan rally.
S : 4950, R : 5150

Saham ITMG dan GGRM ini saya posting atas permintaan dari Facebook.
ITMG : Saham ini mulai Side ways, karena telah keluar dari garis biru up trend.
Apakah ITMG bisa mencapai harga berapa? Secara TA ITMG harus mampu
melewati dulu harga highest di 34.500.
Saham batu bara ini sangat berhubungan dengan harga minyak dunia.
So bila harga minyak bisa naik dan bertengger di 90, tentunya
harga saham batu bara akan mencetak harga baru kembali.

GGRM :Saham ini mencetak harga tinggi baru di 24.300,
Saham ini masih dalam up trend garis merah,
Saat ini paling gampang pakai darvas box.
Peluang terbesar GGRM akan menuju ke 24.500 dan bila berhasil menuju ke 25.700


BONUS : MENGINTIP SAHAM DI NASDAQ (CITI BANK) :
Gimana kalau kita bahas blog ini dengan saham luar negeri (AS), biar blog ini dual listing? Pagi menjadi trader di BEI, malam menjadi trader di Nasdaq. ha3..

Selasa, 19 Januari 2010

IHSG KEMBALI BREAK NEW HIGH :

Salam Winner,

Hari ini cukup 1 kalimat : apapun kepandaian anda dalam hal TA dan FA, tanpa kemampuan money management yang baik, hasilnya adalah KEHANCURAN.
Dengan Money Management yang baik segala resiko tentunya telah diperhitungkan.
So IHSG mau mencetak record baru, mau turun lagi, mau crash, let us be enjoy saja...

IHSG ditutup pada level 2666.071, naik 23.523 poin atau + 0.89%
Total Value 3.159 Trilyun, dan Asing mengadakan Net buy sebesar 139.8 Milyard.
Saat ini Dow 10,654.92 +45.27 +0.43% (22.25).
Peluang IHSG kembali rebound untuk hari Rabu ini, dimana IHSG berpeluang untuk menuju 2700-2750.
Kabar Sri Mulyani tidak akan dicopot, memberikan reaksi positif buat IHSG.
Index Mover positif : BBRI, UNVR, BDMN, PGAS, GGRM, INTP, ASII, PGAS, BUMI.
Index Mover Negatif : ISAT, BBCA, ITMG, PTBA.

IHSG : Close diatas MA-5, dimana MA-5 semakin jauh diatas MA-20.
Berhasil membentuk new high baru di 2666.57.
Bila bertahan diatas MA-5 terus, maka berpeluang menuju ke 2754

BUMI : Close tepat pada MA-5.
MA-5 >MA-20>MA-50
Mencoba untuk keluar dari short term bearish.
S : 2675, R : 2850

PGAS : Mengadakan pembalikan arah juga.
Close masih dibawah MA5.
Stochastic mulai ada tanda-tanda pembalikan arah.
Sedangkan Wiliam %R sudah reversal.
S : 3750, R : 3950

INTP : Saham ini mencoba untuk mengadkan pembalikan arah.
Tutup belum berhasil diatas MA-5, tapi MA-5>MA-20>MA-50.
Penurunan berhasil ditahan oleh garis support blue line.
S : 13.700, R : 14.250

DOID : Close berhasil diatas MA-5.
Stochastic akan Golden Cross.
S : 1620, R : 1730
Yang menarik DOID adalah bila tembus 1730, tarikannya masih panjang.

BBRI : Break out dengan volume, saham ini lama berada dibawah 8000
Bila melanjutkan kenaikannya, maka BBRI akan mencoba menuju 8400.
Close diatas MA-5>MA-20>MA-50.
Strong bullish. S : 8050-8100. R : 8400

BBCA : Resist kuat berada di 5150, membentuk pola ascending triangle.
Bila tembus 5150, maka BBCA akan rally.
S : 4950, R : 5150

CPIN : Saham ini yang menarik adalah reward lebih besar daripada resiko.
Stochastic akan golden cross kembali.
Close diatas MA-5>MA-20.
S : 2250, R : 2325


BLTA : BLTA di tutup menguat 5.8% di 730
Kenaikan di dukung oleh berita dapat kontrak dari pertamina
Breakout konsolidasi dari november..
Biasanya bila break konsolidasi yg panjang.. kenaikannya hebat..
Target medium term di fibo 100% 820
MACD Uptrend.. RSI Uptrend.: Stochastic uptrend overbought
Resist 750.. 780
Support 700.. 680

Senin, 18 Januari 2010

SISI LAIN DARI TUJUAN RIGHT ISUE :

Salam Winner,
Saya ingin sedikit memberikan tujuan dari Right Isue yang tidak ada dalam buku, tapi mungkin saja hal tersebut bisa terjadi.

Saya memberikan gambaran sebagai berikut :
PT. ABC, tbk. Sahamnya dimiliki oleh :
Mr. A sebanyak 35%.
Mr. B sebanyak 20 %.
Mr. C sebanyak 10 %.
Sisanya dimiliki oleh Public sebesar 35%.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana kalau Ketiga Mister A, B C tsb ingin menambah Jumlah kepemilikan sahamnya?
1. Mr. A, Mr. B, Mr C beli lagi saham tsb di public, ini yang disebut proses buy back.
2. Mengadakan Right Isue, dimana Mr. A, Mr. B dan Mr C sebagai Pembeli siaga, karena bagai Investor/Trader yang tidak membeli Right’nya akan terdilusi Kepemilikan sahamnya.

Pertanyaan ke-2, adalah bagaimana bila Mr. A ingin mengurangi tingkat Kepemilikan sahamnya Mr. B dan Mr. C, sedangkan Mr.A tahu bahwa Mr. B dan Mr. C sudah tidak mempunyai dana lagi untuk menambah sahamnya ?
1. Mr A beli lagi sahamnya di public.
2. Mr. A mengadakan Right Isue, dan hanya Mr. A sebagai Pembeli Siaga, sehingga Mr. B, Mr. C dan public akan terdilusi juga.

Oleh karena itu, jangan coba-coba kita dengan mempunyai uang 25-50 Milyard, mencoba untuk membeli suatu perusahaan tbk, sekalipun perusahaan yang kecil, dengan tujuan untuk mempunyai kursi di Perusahaan tersebut, karena bisa saja Owner’nya melakukan tindak seperti disebut diatas.

Tentunya cara yang paling bijak bila kita ingin membeli Perusahaan tersebut, kita harus datang baik-baik dan bernegosiasi untuk membeli perusahaannya, bukan dengan secara diam-diam membeli sahamnya yang ada di public, kecuali kalau kita juga sudah siap dana untuk bertarung melawan Owner.

Ini hanya sedikit gambaran betapa kompleknya suatu saham bisa naik/turun atau harga saham diam secara bertahun-tahun, karena didalam perusahaan itu sendiri bisa saja terjadi ketidak kompakan antara para owner’nya. (sedangkan trader kecil, saham tidak naik seminggu saja sudah repot. Ha3..)

Untuk itulah kita perlu belajar Tehnikal Analis ini, karena chart is discount every thing, segala sesuatu sudah terefleksi didalam chart/harga, seperti misalnya ISAT beberapa hari ini naik karena ada salah satu ownernya menambah kepemilikan sahamnya.

Tip trading buat hari Selasa, tanggal 19 Januari 2010 :
IHSG tutup di 2642.548, melemah tipis 4.542, atau – 0.17%, dengan Value 2.761 Trilyun, dan Asing membukukan Net Sell sebesar 296 Milyard.
Saham-saham penggerak index naik : BBCA, ISAT, BBRI, BDMN, PTBA.
Saham-saham penggerak index turun : BUMI, PGAS, UNSP, INTP, ITMG.

Yang harus kita perhatikan saat ini ada 3 faktor yang kita perlu waspadai :
1. Suhu Politik memanas dan tidak menentu.
2. Rupiah melemah terhadap dollar U$, melemah 40, menjadi 9220.
3. Asing melakukan Net Sell cukup besar 296 Milyard.

Strategy :
1. Buy On Weekness (BOW itu tidak perlu dalam 1 hari, bila market tidak kondusif, berarti kita bisa lebih punya waktu untuk bekerja yang lain, daripada melotot layar monitor yang banyak merahnya. Ha3..)
2. Tunggu saat yang baik untuk kembali masuk ke Market dengan harga yang jauh lebih murah, salah satunya yang patut kita nantikan adalah saham PGAS.
3. Jangan takut hilang kesempatan, setiap bulan selalu ada saham yang terbang, dimana dalam seminggu terakhir ini kita baru saja lihat saham CTRA dan ISAT yang melaju kencang.
4. Saham ENRG masih dalam tahap menunggu masa Perdagangan Right’nya dahulu, sehingga kita layak untuk menunggu masa tsb.
5. Jangan lupa dengan DEWA-R, masa penebusan Rightnya habis pada tanggal 19 Januari 2010, maka kepada para pembaca yang hendak menebus Rightnya, jangan lupa untuk melakukan pemberitahuan kepada brokernya masing-masing, karena apabila lupa, maka Rightnya akan daluwarsa.

Chart Harian :


IHSG : IHSG di tutup -0.2% di 2642
Saat ini IHSG memasuki masa2 konsolidasi atau masa2 distribusi
Range konsolidasi di area 2614-2659.. penembusan level tsb.. menentukan trend selanjutnya
MACD mulai melemah, Histogram turun, RSI menurun.. Stochastic turun
Support 2628.. 2614
Resist 2659... 2578



BUMI : BUMI di tutup melemah 2.7% di 2725.
Bumi berpeluang mencoba support lagi di 2575 lagi
Garis merah MA5 sudah patah, mengarah downtrend, Candle sudah di bawah MA5
MA20 berada di fibo 61.8% kira2 di skitar 2575,, area support BUMI
MACD downtrend.. Histogram turun.. RSI turun.. Stochastic downtrend..
Support 2625... 2550
Resist 2800.. 2875


PGAS : PGAS di tutup melemah 2.6% di 3725
Pola PGAS confirm membentuk head and shoulder
Right Shoulder sudah break.. Target downtrend di sekitar fibo 138.2% di 3450
MA5 Deathcross MA 20.. Stochastic downtrend..Histogram turun area negatif..
RSI downtrend.. Stochastic downtrend..
Support 3600... 3525
Resist 3800... 3875


KLBF : KLBF di tutup menguat 1.4% di 1400
KLBF salah satu saham darvaster.. BUY HIGH.. SELL HIGHER
Tampaknya KLBF berpeluang menuju fibo 200% di 1460
MACD uptrend..RSI uptrend.: Stochastic Uptrend..
Support 1370.. 1340
Resist 1420... 1450


DEWA : DEWA di tutup 124.. closing hari sebelumnya
Selasa ini hari terakhir penebusan Right Issue.. Biasanya sampe sesi 1 aja
Sesudah itu rightnya angus.. bagi yg tidak berminat menebus.. harap menjual di pasar tunai pada sesi 1
Biasanya Tekanan jual akan mereda setelah Right issue berakhir..
MACD masih downtrendline.. mencoba death cross.. RSI sideways.. Stochastic downtrend
Tips Trading : Spekulasi buy apabila break downtrendlinenya dan break fibo 61.8% di 127
atau buy di daerah2 supportnya di 118.. Gunakan Money Management dengan baik dan buat trading plan
Support di 118 ...113..
Resist di 127.. 132

Sabtu, 16 Januari 2010

Suatu Kajian ENRG pasca Cum Date :

Apa yang menarik pasca cum date ENRG dan penjualan ENRG-R dan ENRG-W, kenapa kok harga ERNG bisa turun ? Apakah dengan penurunan itu, investor menjadi rugi?
Mari kita bedah lebih dalam lagi.

Sebelumnya ada beberapa hal penting pasca Right Isue ENRG (Mohon dibaca dengan teliti bagi yang berhubungan dengan Right Isue ENRG):
1. Kami informasikan jika Bapak/Ibu tidak ingin menebus ENRG-R, anda bisa perdagangkan di pasar Tunai pada tanggal 15 Januari - 8 Februari 2010 dan hanya sesi 1, dengan cara telpon ke Broker/Sekuritasnya masing-masing.
2. Untuk perdagangan ENRG-R DAN ENRG-W tidak dikenakan Sales Tax atau pajak penjualan, oleh karena itu fee beli dan fee jualnya sama, misal yang TARIF biasanya kena fee beli 0.25% jual 0.35%, maka untuk penjualan ENRG-R / ENRG-W, fee beli dan fee jual menjadi sama 0.25%.
3. Untuk menebus Right, tidak dikenakan fee oleh Sekuritas. (Fee = 0%). Mohon ditanyakan kepada sekuritasnya masing-masing.
4. Perhatikan tanggal terakhir pembelian ENRG :
Investor yang membeli saham pada tanggal 8 Januari 2010 melalui PASAR REGULER, dan tanggal 10 Januari 2010 melalui PASAR TUNAI, masih memperoleh ENRG-R . bila lewat tanggal tersebut maka tidak meperoleh lagi ENRG-R. Untuk mendapatkan ENRG-W anda harus Menebus Right yg anda miliki atau yang anda beli di pasar; setiap anda menebus 16 right.. anda mendapatkan 16 saham ENRG dan 3 Warrant ENRG. Apabila anda tidak menebus right enrg, anda tidak dapat ENRG Warrant.
5. Perdagangan ENRG-R adalah tanggal 15 Januari s/d 8 Pebuari 2010. (masih tersedia waktu 15 hari kerja lagi) melalui PASAR TUNAI. (Jadi duitnya harus tunai, tidak berlaku T+3).
6. Perdagangan ENRG-W mulai tanggal 15 Januari 2010 s/d tanggal 8 Januari 2013 (3 tahun), melalui PASAR TUNAI dan PASAR REGULER.
7. Tanggal 10 Pebuari 2010 adalah tanggal terakhir pembayaran penebusan Rightnya, sebaiknya diselesaikan sebelum tanggal 10 Pebuari 2010.
8. Sedangkan ENRG-W sampai dengan tanggal 11 Januari 2013 (Masih ada waktu 3 tahun lagi).

Harga teroritis Saham ENRG pasca Cum Right :
Harga Penutupan pada tangal 8 Januari 2010 = 210. Sedangkan harga tebus Right = 185, perbandingan 11:20.
Maka Harga Teroritisnya adalah {(205x11) + (185x20)} /(11+20) = 5955/31 = 192.1.
Artinya Bagi Investor yang beli diharga 205, maka modal’nya setelah Cum Date = 192.1 (Itu belum termasuk bonus ENRG-W dengan perbandingan 16:3).

Coba bayangkan beruntungkah mereka yang berani beli ENRG saat harga turun dibawah 185, berapakah modal teoritis mereka ?
Bagi yang membeli diharga 185, maka modal teoritis mereka adalah 185, dan bonus pula ENRG-W’nya.

Strategi Cum date sampai pasca cumdate (tanggal 8 Jan ke tanggal 12 Jan 2010) :
Strategi main cepat : Jual Mamahnya beli anaknya.
Strategi ini sperti yang saya pernah bilang jual mamahnya beli anaknya, maka bila tanggal 12 Januari 2010, bila Anda menjual ENRG diharga diatas 195-199, maka anda telah untung minimal Rp 3 s/d 7 rupiah lebih. (bila modal pembelian ENRG anda maksimal di 205).

Berapa keuntungan Trader dalam waktu sebelum dan sesudah cum date tgl 8-12 Jan 2010(3 hari) :
Tgl 8 Januari 2001 harga beli ENRG rata2nya 200.
Tgl 12 Januari 2010 harga jual rata2nya = 195
Modal teoritisnya ( 200x11 + 185x20 ) / (11+20) = 190.3 (kita bulatkan 191 buat biaya fee’nya).
Sehingga laba Trader 195-191 = 4,- (=2% dalam waktu 3 hari dan itu belum termasuk profit di ENRG-W).
Lumayan besar kan ?

Strategi pasaca cum date (tanggal 15 Januari 2010) :
Bagaimana sekarang kok ENRG harganya turun, sedangkan Harga ENRG-R adalah naik, sedangkan ENRG-W kok mahal ?
Inilah strategi orang dagang dalam jangka pendek, bahkan dalam beberapa jam.
Saya jabarkan sebagai berikut :
ENRG-R = 4,-
Nilai tebus = 185.
ENRG-w = 70.
Kalau kita membeli 48 lot ENRG-R, maka harus punya dana 48 x 500 x 4 = 96.000.
Setelah membeli ENRG-R, kita tebus ENRG’nya sebanyak 48lot = 48 x 500 x 185 = 4.440.000
Total modal 96.000 + 4.440.000 = 4.536.000,-
Dengan membeli 48 lot ENRG baru, maka kita memperoleh 9 lot ENRG-W. (48/16 x 3 = 9 lot)

Dalam waktu 1-2 jam, kita jual lagi, maka :
Hasil jual rugi di ENRG = 48 lot x 182 = 48x500x182 = 4.368.000.
Hasil jual ENRG-W = 9 lot x 70 = 3x500x70 = 315.000
Total hasil Penjualan ENRG + ENRG-W = 4.368.000 + 315.000 = 4.683.000.

Profit = Total Jual – total beli = 4.683.000 – 4.536.000 = 147.000,-
Potong fee misal 0.25% = 0.25% x ( 96.000 + 4.683.000) = 11.947,5
Berarti net profit = 147000 - 11947,5 = 135.052,5 ( = 2.977%)
Gila dalam jam keuntungan hampir 3 %.

Inilah Fenomena yang terjadi kemarin pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2010.
Bagi trader kecil 3% mungkin dinilai kecil, tapi bagi pemodal besar, mereka bisa trading sampai puluhan milyar, dan dapat profit dalam waktu setengah hari 3%
Dan ditambah Jual mamah beli anaknya dapat 2%. Total cuan selama 3 hari maka menjadi 5%.
(=bunga 1 tahun deposito di BCA.. ha3).

Bagaimana fenomena pasca masa perdagangan ENRG-R setelah tanggal 8 Pebuari 2010 :
Pesta perdagangan ENRG-R akan usai, maka hati-hati ENRG-W akan turun dan harga ENRG akan naik.
So silahkan simak logika tradingnya harus bagaimana ? ha3..

Mudah-mudahan Pengalaman ini bisa berguna buat kita semua, karena didepan mata kita sebentar lagi akan ada party Right Isue UNSP, dengan perbandingan 2(old) : 5(new), bonus Waran 15 : 1.
Apakah sejarah akan terulang lagi?
Happy cuan for all….


Tip Trading buat Senin, tanggal 18 Januari 2010 :
IHSG tutup di 2647,090. naik 1,909 poin (+0.07%).
Balue transaksi 3317.9 Trilyun, sedangkan Asing melakukan Net Buy 154.8 Milyard.
Adapun sektor yang naik adalah : Misc Ind, Infra, Manufactur, Cunsumer.
Sedangkan sektor yang turun adalah : Mining, Agri, Property, Finance, Basic Ind.
Saham yang penopang Index adalah : TLKM, ASII, ISAT, INDF, UNTR, ITMG.
Saham yang turun adalah : Bakri group, ANTM, ADRO.
Dow tutup di 10,609.65 turun -100.90 (-0.94%)
Nasdaq tutup di 2,287.99 -28.75 (-1.24%)

Seperti yang telah saya telah sebutkan kemarin, langsingkan portofolio anda, sebab Index sudah cukup tinggi, walalupun asing kemarin melakukan net buy, namun tetap kita memakai prinsip kehati-hatian.
Saat ini Sektor Pertambangan, Perkebunan dan Perbankan juga telah mengalami penurunan, so Astra group'lah yang Bozz pergunakan untuk menahan Index.
IHSG tertinggi awal tahun ini sudah menyentuh 2659, artinya mendekati angka 2700 telah sedikit lagi.
Harga-harga saham Blue chips sudah mendekati targetnya semua.. So.. Simpan dulu uang anda sebagian untuk mencari saham2 yang terbang tinggi lagi.


Chart Harian :

IHSG :
IHSG di tutup menguat 0.1% di 2647
Terlihat IHSG memasuki pola konsolidasi lagi di range 2615-2659
Penembusan range tersebut akan menentukan arah ihsg secara short term..akankah uptrend atau downtrend
MACD mulai overbought.. histogram mulai menurun.. RSI sideways mendekati overbought.. Stochastic Sinyal jual
Support 2615.. Resist 2659


BUMI : BUMI di tutup melemah 2.6% di 2800
Harga sudah di tutup di bawah MA 5 ( 2850) ,, berpeluang mencoba support di MA 20 sekaligus fibo 61.8% di 2575
MACD mulai turun.. histogram turun.. RSI downtrend... Stochastic downtrend
Support 2725... 2625
Resist 2875.. 2950


ELTY : ELTY di tutup melemah 1.9% di 265
Koreksi di perlukan agar kenaikannya sehat..
Fibo 38.2% di 255 tampaknya cukup kuat menahan penurunan ELTY, apabila tembus ke bawah.. bisa ke 240 lagi
MACD masih uptrend.. Histogram mulai melemah, RSI masih konsolidasi, Stochastic overbought mencoba deathcross
Support 255.. 240
Resist 275.. 290


ASII : ASII di tutup menguat 1.8% di 36200
Bandar tampaknya sedang menggambar pola Rising Wedges di ASII
MACD masih uptrend..RSI uptrend.. Stochastic overbought
Support 35900.. 35400
Resist 36500.. 37000

UNTR : UNTR di tutup menguat 0.8% di 18450
UNTR masih berpeluang untuk terus membuat new high..Kenaikan yg sehat perlu adanya koreksi dan konsolidasi
MA5 menjadi support UNTR apabila UNTR mengalami koreksi.. MA5 di 17950
Target pola breakout di sekitar 19.300
(16750-14200)+ 16750 = 19300
MACD uptrend.. mulai overbought.. RSI overbought.. Stochastic Overbought
Support 17950.. 17600
Resist 18700... 19000

ENRG : ENRG di tutup melemah 5.8% di 180 di bawah harga RI di 185
Saham turun belum tentu tidak bisa untung.. apabila ada CA..
Cermati harga Right, harga induknya, dan harga warrantnya..
MACD downtrend.. stochastic turun.. RSI turun.. Stochastic downtrend..
Support di 175.. 170
Resist di 185... 190

Kamis, 14 Januari 2010

Hati-hati BBM Non Subsidi akan naik, Sembako juga mulai naik :

Salam Winner,
IHSG close di 2645.181 naik 12.309 (+0.47%), dengan value 4,301 Trilyun, dimana Asing untuk hari ke-2 melakukan Net Sell sebesar 67.1 Milyard.
Tercatat 127 Saham naik, dan 60 saham yang turun.
Sektor yang naik adalah : trade, mining, misc ind, property dan agri.
Sedangkan sekotr yang mengalami penurunan adalah infra, consumer dan basic ind.
Adapun saham yang naik dipimpin oleh saham batubara yaitu BUMI, ADRO, ITMG dan PTBA, ditambah group astra.
Sedangkan Saham yang mengalami penurunan dipimpin oleh INTP, PGAS, TLKM, dan BBCA.

Sudah tidak aneh kalau pertambangan yang naik, maka imbasnya sektor perbankan yang kena, tapi yang anehnya malah sektor properti masih kuat menanjak. (Biasanya properti itu seiiring dengan perbankan).
Pemerintah akan segera menaikan Harga Minyak BBM non Subsidi kepada Industri, dan Pemerintah akan segera melakukan operasi pasar.
Artinya barang-barang kebutuhan sehari-hari mulai naik, dan ini akan mengakibatkan resesi meningkat. (Pemerintah baru akan menaikan BBM, tapi sembako sudah naik duluan).
Sembako mulai naik, hal ini mulai terlihat juga di saham seperti MPPA, RALS, dan mungkin sebentar lagi UNVR sang juara akan naik kencang pula.

So hindari dulu saham perbankan.
Jangan terlalu banyak pegang ragam saham'nya.
Ingat tidak setiap wanita cantik dapat dimiliki.
Pertengahan Januari biasa'nya market akan terjadi koreksi.
Saat ini kenaikan harga saham seolah-olah sudah membuat para trader mengira tidak akan turun lagi.
Lihatlah saham INTP, kenaikan yang terlalu lama, mengakibatkan turun drastis.

Untuk saham gorengan boleh perhatikan : BCIP, BWPT, RALS, GZCO, SULI, INKP, LPKR, BMTR.
Hati-hati saham yang begini saat naik harus cepat masuk dan setelah profit 5-6% harus cepat keluar.
Bila balik arah jangan lema menunggu, segera lakukan Cut Loss.
Kenapa saham gorengan kok mainnya begitu?
Karena biasanya Bandar akan mengeluarkan barang biasanya dia angkat dulu, biar para trader mengikuti'nya, sehingga bandar bisa mengeluarkan barang'nya.
Lho kalau demikian bandar rugi dong menaikan harga tersebut?
Iya betul, bandar pasti ada biaya untuk mengangkat harga, tetapi dia bisa menjual sahamnya dengan jumlah yang banyak.
Sedangkan bila Bandar tidak mengangkat harga, maka bandar tidak bisa mengeluarkan barang.

Untuk sementara maaf saham pilihan'nya belum siap terbit dulu, karena kemarin saya masih menguji dahulu, ternyata dari 21 saham, terdapat 19 saham yang memperoleh gain bila buy and hold cukup lumayan, apalagi kalau trading buy at low sell at high. he3..
Bahkan bila masing-masing saham beli 1 lot, maka total net gain (buy & hold) adalah sebesar 26.6%, bila dibagi 21 saham, maka masih dapat gain rata-rata sebesar 1.26%, sedangkan IHSG saja hanya naik 0.47%. he3..

Peganglah perusahaan yang besar dan bagus, karena "Buying great companies" stocks in a bearish market is the best way to invest.

IHSG : 3 hari terakhir ini mencoba tembus 2650, tetapi masih belum kuat juga,
Stochastic posisi di area jenuh beli.
MACD still up trend. Momentum Wiliam%R semakin mentok.
IHSG perlu koreksi dulu, agar sehat untuk bisa naik kembali.
S : 2615, R : 2667.

BUMI : BUMI di tutup menguat 2.7% di 2875
Range konsolidasi mulai terlihat di garis merah.. di 3000-2725
Penembusan level tersebut menjadi arah kemana selanjutnya Trend Bumi
MACD mulai turun, histogram turun, Stochastic masih turun...
Support 2775.. 2700
Resist 2925... 3000

ASII : Belum sanggup untuk break new high dan mentok di harga 35.800
Membentuk pola ascending triangle.
Buy jika tembus 35.800 dengan volume besar.
S : 35.000, R-1 : 35.800, R-2 : 36.400

UNTR : Saham ini sudah saatnya mesti koreksi dulu,
Stochastic sudah death cross dan jenuh beli.
Harga sudah naik terlalu tinggi 5 hari berturut-turut.
Sell On Strong.
S : 17.500, R : 18.700

ITMG : Mencoba untuk tembus highest kembali di 34.300,
Sell bila tidak tembus highest, tapi hold atau add position bila break 34.300

PGAS : MACD death cross. Stochastic down trend.
Harga close dibawah MA5 dan MA20.
Saat IHSG dibawa turun, PGAS akan menunjukan taringnya kembali sebagai saham defensif.
S : 3800, R : 3950
PGAS harus kuat dan tidak boleh tembus 3750.

INTP : Saham ini setelah naik 10 hari berturut-turut akhirnya tumbang juga.
Support harus kuat di 13.450, apabila masih tembus membuka peluang menuju 12.500.
Stochastic meninggalkan area jenuh beli.
MACD death cross.
S : 13.450 R : 14.900. BOW.

AKRA : Saham ini semakin mendekati Cum date Right Isue.
Harga turun kesempatan akumulasi lagi.
S : 1270, R : 1340

ELTY : ELTY ditutup menguat 8% di 270
saat ini elty berada di resist uptrend line, ada kemungkinan aksi profit taking
Kenaikan kemarin di dorong oleh di upgradenya target price elty oleh JP Morgan ke 500
MACD masih uptrend.. histogram naik.. Stoch sinyal buy.. area overbought
Support di 260... 250
Resist 280... 290

UNSP : UNSP di tutup menguat 4.6 % di 680
Gap yg terjadi karena pengumuman RI waktu itu sudah tertutup
MACD uptrend.. histogram mulai melemah, Stochastic overbought
Support 650.. 620
Resist 700.. 730

TRUB : Trub di tutup menguat 6.9% di 140
break konsolidasinya.. Trub berpotensi menguji fibo 100% di 146
MACD mulai uptrend.. stoch uptrend..volume breakout
Support 136... 132
Resist 142.. 146

Berikut tabel support dan resisten :

Rabu, 13 Januari 2010

IHSG gagal tembus 2650, maka Index akan berkonsolidasi :

Salam Winner,
IHSG ditutup pada level 2632.872, -26.679 (-1%), Value transaksi 3607.9 Trilyun, dan Asing mulai Net Sell sebesar 112.9 Milyard,
IHSG ditutup cukup dalam, tapi masih lebih baik daripada Hangseng ataupun Shanghai..
Apakah ini tanda-tanda berbahaya?
IHSG belum dikatakan bahaya, namun kita sudah mulai waspada, karena Asing mulai membukukan Net Sell, dan ini tanda-tanda kurang baik, dimana Suhu Politik masih memanas.

Bagaimana tip trading hari ini ?
Karena IHSG telah gagal break 2650, maka angka 2650 akan menjadi resist kuat buat sementara ini, dan IHSG akan bermain volatile sekali, sebelum akhirnya apakah IHSG akan turun ataukah naik.
Untuk itu buy at support dan sell at resist sangat baik untuk kondisi yang volatile, dan jangan dulu berharap akan untung gede.
Namun buat saham-saham "tertentu", peluang selalu ada..
Buktinya saham HMSP, MPPA dan AKRA tampil dengan memukau hari rabu kemarin.
Dow Naik +0.50%, Nasdaq naik +1.12% pagi ini, berarti besar peluang IHSG akan rally lagi.

Sehubungan dengan adanya permintaan dari beberapa teman, agar memuat beberapa saham small cap, saya mencoba membuat tabel pilihan, Memilih saham kondisi saat ini harus diakui sangat sulit, dan harus hati-hati sekali, oleh karena itu silahkan kaji kembali dari tabel saham pilihan tersebut.

Apabila daftar saham pilihan ini lebih menarik buat para Pembaca blog setia ini, maka kami akan mencoba untuk menampilkannya secara harian.
Amien.

Tabel Saham Pilihan buat hari Kamis, tanggal 14 Januari 2010 :


Grafik2 harian :

IHSG:
IHSG di tutup melemah 1% di 2632
Menarik garis trend tidak bisa sembarangan, harus di perhatikan titik2 mana yg menjadi patokan..
pada chart hari ini garis trend di tarik berdasarkan lingkaran2 merah.. perhatikan cara menarik garisnya..
Pada masa Uptrend.. Koreksi merupakah saat yg bagus untuk entry posisi kembali..
MACD masih uptrendline.. Stochastic overbought.. mencoba deathcros
Pada masa2 bullish atau rally.. Stochastic kurang bisa di andalkan, karena selalu bermain di area overbought
Support 2623.. Resist 2660


BUMI :
BUMI Di tutup melemah 2.6% di 2800
Setelah 3 hari turun, Bumi skarang berada di bawah Ma 5 dan fibo 100%
Potensi rebound ada, indikasi oleh candle doji, terlihat perlawanan dari low di 2725 kemarin
BUMI berpotensi rebound menguji fibo 100% di 2875 lagi
MACD mulai melambat kenaikannya., Histogram mulai menurun.. Stochastic overbought sinyal sell
Support 2700.. 2625
Resist 2875... 2950

ELTY :
ELTY di tutup melemah 2% di 250..
Walaupun turun, tapi Candle tetap hijau,. karena open di 245 close di 250
Hari ini ELTY berpotensi menguji resist lagi di 260.. ( fibo 38.2%)
MACD Masih uptrend.. Histogram masih naik.. Stochastic sinyal jual.. overbought area
Support 240.. 230
Resist 260.. 275


CPIN :
CPIN di tutup sideways di 2325..
Garis SMA 5 ( simple moving average 5 ) mampu menahan penurunan CPIN kmaren
CPIN masih berpotensi untuk kembali menguji resistance di fibo 100% ( 2400 )
MACD.. mulai sideways... Stochastic masuk daerah overbought
Support 2250... 2175
Resist 2400... 2500


INCO :
INCO di tutup melemah 2.5% di 3850
INCO berada di support uptrend candle warna biru
Inco berpeluang rebound.. tetapi perhatikan juga harga komoditinya..
MACD mulai turun, histogram turun.. Stochastic downtrend, overbought
Support 3775... 3700
Resist 3925... 4000

PGAS :
PGAS di tutup sideways di 3950
Support di 3900 cukup kuat menahan penurunan pgas 3 hari ini..
PGAS berpotensi untuk rebound dan mengetes level psikologis di 4000 lagi
MACD dowbtrend,, sinyal jual.. Stochastic Overbought n downtrend
Mampukah PGAS tutup di atas garis SMA 5 nya lagi ?
Support 3900... 3825
Resist 4000... 4075

BBCA :
BBCA di tutup melemah 2.9% di 5000
Garis SMA 5 di 4975 masih mampu menahan BBCA kemarin
BBCA hari ini berpeluang rebound.. menguji level 5100 kembali
MACD masih uptrend.. stochastic masih uptrend
Support 4925... 4850
Resist 5100... 5250

Berikut daftar Support dan Resisten :