DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Senin, 21 Februari 2011

Harga minyak dunia tembus diatas 90 USD :

Salam winner,
IHSG ditutup pada level 3497.643 turun 3.854 points (-0.11%), dengan value sebesar 3.9 Trilyun dimana asing net buy sebesar 306.5 Milyar.

Dow : libur
Nasdaq : libur
Nikel : 29350 29450 +250
Timah : 32350 32450 +50
CPO : RM3656 ▼27 ▼-0.73%

Berikut Tabel Market Detailnya:

Sektor yang naik/turun:

40 Saham top value yang naik/turun:

Saham yang Asing Net buy:

Saham yang Asing Net Sell:


Berikut table entry, stop dan target harga (Disclaimer ON) :

Berikut table saham break resist dan break support :


Tip trading buat hari Selasa, tanggal 22 Pebuari 2011 :
1. Hari ini minyak yang menjadi perhatian saya karena tembus harga 91 USD, so perhatikan saham coal.
2. BMRI yang harus diperhatikan adalah, apakah saham ini bertahan diatas 5900 atau paling rendah di level 5800, karena bila tidak mempu bertahan di level tsb, ada kemungkinan trader yang exercise diharga 5000 melakukan profit taking dulu. Bila masih melanjutkan kenaikan, target terdekat adalah di level 6250.
3. Saham ASII besar kemungkinan untuk tutup gap terlebih dahulu di level 51350-51700, sebelum kemudian naik kembali.
4. BBRI ada gap di level 5000-4950, sepertinya saat ini BBRI akan mencapai level 4950-5000 terlebih dahulu, kecuali bila tembus 5000, maka berpeluang menuju ke level 5350.
5. Saham B-7 yang cukup kuat adalah ELTY, namun saat ini sudah mendekati targetnya di level 144-145.
6. GGRM bila melihat agresif Asing membeli saham ini, masih mempunyai potensi kenaikan menuju level 38.600-39.200.
7. ITMG, bila Asing kembali agresif masuk saham ini seperti kemarin, maka level terdekat yang akan dicapai adalah di harga 49.500.
8. ADRO sangat bagus bila bisa tembus diatas 2500, karena membuka peluang untuk menuju ke level 2625 kembali.
9. Saham BUMI biasanay dipakai sebagai salah satu trigger IHSG, sehingga Bandar lebih cenderung selektif sekali untuk menaikan saham ini bila benar-benar momentumnya telah pasti.
10. INDY, saham ini masuk katagori si bungsu, sehingga INDY biasanya naik bila beberapa saham coal lainnya telah naik 1-2 hari terlebih dahulu.
11. Saham semen SMGR, INTP dan SMGR kembali terjadi aksi profit taking, karena stochastic sudah jenuh beli, dan harga terlalu jauh dari MA5, namun penurunan yang wajar tanpa diikuti oleh volume yang besar.
12. Saham BDMN sepertinya sudah terjadi aksi profit taking dan akan koreksi terlebih dahulu, karena kenaikan yang sudah terlalu tinggi.
13. Saham BBCA mengeluarkan laporan keuntungan tahun 2011 sebesar 8,3 Trilyun, apakah BBCA masih akan melanjutkan kenaikannya? Bila tembus level 6350, membuka peluang untuk menuju harga 6500-6750 kembali.
14. Saham-saham yang menembus resist adalah : BMRI, TLKM, ITMG, BBCA, LPKR, sedangkan saham-saham yang menmbus support adalah PNBN, BTON, MEDC, PGAS.
15. Saham-saham yang Asing dominan beli adalah GGRM (+74.83%), BBNI (+64.52%), TBIG (+57.68%), ADRO (52.39%), BBRI (+48.07%), sedangkan saham-saham yang asing dominan jual adalah : PGAS (-64.51%), ISAT (-48.76%), EXCL (_47.79%), MYOR (-45.79%), BUMI (-33.46%).
16. Sebagai penutup masih tetap focus ke saham banking dan coal.
17. Dow semalam tutup/libur, namun waspadai eropa kemarin ditutup dengan penurunan diatas 1%.

BMRI :
Level 5900 saat ini tetap menjadi pivot point.
karena bisa turun kembali ke garis down trend.
Bila melanjutkan kenaikannya, maka target terdekat adalah 6250.
Stochastic masih memperlihatkan strong up trend.
MACD telah golden cross 1 hari yang lalu dengan histogram di area positif.
MA5 semakin mendekati MA20.
S : 5900... 5800, R : 6150... 6250.

ITMG :
Harga minyak menjadikan katalis positif saham ini
untuk melanjutkan kenaikannya kembali.
Close berhasil diatas MA5 dan MA20,
MA5 semakin mendekati MA20.
Stochastic up trend dengan pola stong bullish.
MACD golden cross dengan histogram di area positif hari pertama.
Asing agresif masuk saham ini.
S : 47.200... 46.800, R : 49.100... 50.000.

GGRM :
Saham ini indikator stochastic dan MACD mirip dngn ITMG
MACD golden cross dengan histogram di area positif hari pertama.
Bedanya ITMG MA200 berada dibawah, sedangkan GGRM berada diatas.
Oleh karena itu GGRM harus tembus kembali diatas MA200.
untuk dapat bullish kembali dalam jangka waktu panjang.
S : 36.600... 36.000, R : 38.400... 39.200.

INDF :
Stochastic dan MACD golden cross secara bersamaan.
MA5, MA20, MA50 berada berdekatan.
Sedangkan MA200 berada jauh dibawahnya.
S : 4750... 4725, R : 4875... 4950



Berikut tabel support dan resistent :