DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Selasa, 05 Oktober 2010

IHSG tembus level baru ? Lanjutkan... !!!

Salam winner,

IHSG ditutup pada level 3591.695, naik 22.197 point (+0.62%), dengan total value 5.1 Trilyun dimana asing net buy sebesar 436.1 Milyard.

Dow :10,944.72 +193.45 +1.80%
Nasdaq : 2,399.83 +55.31 +2.36%
Nikel : 24700(bid)/ 24800(offer), naik +610 USD
Timah : 25925(bid)/ 26025(offer), naik +775 USD
CPO : RM2705 ▲39 ▲1.46% US $873

Berikut Tabel Market detailnya :

Sektor yang naik/turun :

40 saham top value :

40 saham top gainner :

Saham-saham yang asing net buy :

Saham-saham yang dijual asing :


Berikut tabel entry, stop dan target harga (Disclaimer ON) :


Tip trading buat hari Rabu, tanggal 6 Oktober 2010 :
1. IHSG sejak awal September 2010 naik drastis sampai hari kemarin, bahkan beberapa saham sempat Auto Reject (AR) kanan, padahal banyak yang memprediksi saham-saham kita sudah mahal dan IHSG sudah terlalu tinggi.
2. Kalau kita teliti, IHSG naik bukan oleh saham-saham Blue Chips lagi, seperti ASII, UNTR, BBCA, BMRI, BBRI, INTP, SMGR, namun akhir-akhir ini saham yang bergerak drastic adalah saham-saham kecil yang selama ini sempat tidur.
3. Seperti yang kita ketahui, saham-saham kecil dalam waktu 3 hari sampai 1 bulan banyak yang naik 100-200%, apakah ini memang saham gorengan, ataukah perusahaan kecil yang berfundamental bagus?
4. Saya coba sortir saham-saham manakah yang PBV dibawah 1,5x, dan PER dibawah 8x, namun ROE/ROA yang positif (artinya perusahaan tsb tidak sedang rugi), maka ternyata masih timbul saham MLPL dan MPPA yang kemarin tampil sangat memukau.
5. Berikut tabel saham yang PER dibawah 8x, PBV dibawah 1,5X, ROE dan ROA diatas 5% data tsb kebanyakan adalah hasil laporang keuangan q-2 (diambil dari haril sreen ipot, mohon diperiksa lagi kebenarannya) :

6. So Bandar yang menaikan harga, tentunya ada 2 kriteria, yaitu ada Bandar yang menaikan harga karena memang sahamnya masih murah, atau Bandar yang menaikan harga karena akan membuang barang.
7. Demikian juga saham-saham berbasic property kemarin sempat tampil luar biasa, karena saham-saham Property ini termasuk sector yang belum begitu banyak rally. Kenaikan saham berbasic property ini sangat wajar, karena :
a. Harga tanah semakin hari semakin naik, seperti tanah di Alam Sutera dan BSD saja yang dulu sekitar 2 juta/M2, kini tanah tersebut sudah naik mencapai 3,5 juta/M2.
b. Banyak target Laba akhir tahun, sudah tercapai pada q-3 ini.
8. Harga minyak dunia tembus diatas 82USD, Harga Nikel dan Timah yang naik besar, apalagi Timah tembus diatas 26.000 USD/matric ton, berpeluang saham-saham metal ANTM, INCO dan TINS untuk rally kembali hari ini.
9. Semalam Dow dan Nasdaq naik hampir 2%, demikian juga eropa rata-rata ditutup 1,5%-2,5%, so hari ini semoga IHSG akan tetap rally kembali.
10. Hari ini adalah listingnya saham Harum energy, dan besok adalah listingnya saham Indofood CBP, sehingga dalam beberapa hari ini masih ada persta ria didalam bursa IHSG ini.
11. Tip Tambahan buat trader : Pilihlah saham yang sedang naik, jangan takut dengan harga mahal, jangan memilih saham yang belum naik karena murah, karena masih lama menunggu saham itu rally. (misal PGAS, apalagi PGAS asing still net sell). Namun membeli saham yang sedang rally, tentunya tidak boleh buy and hold untuk jangka yng panjang, apalagi yang AR kanan, itu bisa turun dalam waktu beberapa jam atau bahkan menit, contoh saham ULTJ, dlsb.
12. Dengan berpatokan kepada Asing Net Buy dan Rupiah stabil (kuat) terhadap dollar, BI rate tetap 6,5%. so IHSG belum ada yang dikhawatirkan.

Happy trading dan Happy cuan saja deh, mumpung peluang masih ada….


BBRI :
tutup di level 10.600.
Close = high,
peluang menuju 10800 sudah dekat/didepan mata.
Stochastic dan MACD golden cross di mid area, sehingga belum over bought.
S : 10.450... 10.300, R : 10.800... 11.000

BBTN :
Stochastic golden cross diarea jenuh jual.
Volume cukup besar.
Bolinger band menyempit dan sekitar 1 bulan lebih.
siap-siap rally bila tembus diatas 1920.
S : 1860... 1830... R : 1900... 1920... 1940

TLKM :
Saham ini sudah cukup lama dikumpulkan asing.
Harga dari terendah 7000 diam-diam merayap sampai ke 9800.
Jarak MA5 dan MA20 MA50 semakin besar --> Strong bullish.
Arah harga akan menuju ke level 10.300 kembali.
S : 9650... 9600, R : 9950... 10.050.

CMNP :
Harga tertinggi saham ini sebelum krisis global pada tahun 2007 sekitar 3000an.
saat ini harga baru menyampai 50% dari harga tertinggi.
PER dan PBV yang rendah menyebabkan saham ini gampang diangkat.
S : 1310... 1280, R : 1500... 1525... 1600.

CTRA :
tutup AR kanan.
akan segera dengan mudah menembus high price all time pada harga 475.
Kemarin dibeli tunggal oleh satu sekuritas asing, sehingga apabila sekuritas tsb tidak melanjutkan pembelian,
maka waspadai aksi profit taking.
S : 430.. 410, R : 475... 525.

Berikut tabel support dan resistent :

IHSG still break new High, Foreign still NET BUY :

Salam winner,

IHSG ditutup pada level 3569.498, Naik 22.383 points (+0.63%),dengan value transaksi
sebesar 5.7 Trilyun dimana Asing Net Buy sebesar 532.9 Milyard

Dow : 10,751.27 -78.41 -0.72%
Nasdaq : 2,344.52 -26.23 -1.11%
Nikel : 23940(bid)/ 24040(offer), naik +145 USD
Timah : 24950(bid)/ 25050(offer (naik), +100 USD
CPO : 2666 ▼67 ▼-2.45% US $861

Sektor yang naik/turun:

40 Saham top value yang naik/turun:

Saham yang Asing Net Buy:

Saham yang Asing Net Sell:

Berikut tabel Entry, stop, target Harga (Disclaimer ON ) :


Tip trading buat hari Selasa tanggal 5 Oktober 2010 :
1. Kemarin IHSG masih kembali rally dilevel tertinggi mendekati 3600, tepatnya di level 3594, namun setelah Eropa dibuka turun sekitar 1% dan Dow Fut tiba-tiba mendadak minus tajam sekitar 50-60 points, maka IHSG akhirnya hanya berhasil tutup di level 3569.
2. Kemarin Asing net buy sekitar 500 Milyard atau ½ Trilyun rupiah, terbesar masuk di saham BBRI, TLKM, ASII, BUMI, UNVR, INTP, INDY, BMRI, INCO, ANTM, UNTR, BBNI.
3. Dari sejumlah saham Asing net buy, konsentrasi Asing masih tetap mengumpulkan saham banking terutama BBRI, BMRI, BBNI.
4. Rupiah sangat menguat terhadap dollar mendekati 8900, karena Asing masih banyak masuk ke Indonesia melalui Obligasi, SUN dan Bursa saham.
5. Kemarin banyak sekali saham-saham yang kembali break all time new high, antara lain adalah UNTR, SMGR, ASII.
6. Pertanyaannya sekarang adalah : Apakah kita masih memilih Asing besar Net Buy ataukah kita memilih Dow Fut dan Eropa merah ? Silahkan Para pembaca memilih dan menyikapi masing-masing, karena tidak ada yang pasti didalam dunia ekuitas ini, kecuali prinsipnya adalah menjaga jangan sampai terjadi kerugian yang besar.
7. Harga Oil masih sekitar 81 USD, harga nikel dan timah ada sedikit kenaikan, harga CPO agak turun drastic sekitar 2,5%, oleh karena itu hati-hati terhadap saham CPO.
8. Satu hal yang sedikit mendapat perhatian saya yaitu UNVR tidak-tiba naik dengan volume besar, apakah ini akan merupakan tanda-tanda alam? Selain itu Indikator bursa belum ada yang mengkhawatirkan.
So hari ini tetap kita enjoy and follow the market.

BBRI :
Setelah melalui konsolidasi selama 8 hari,
akhirnya BBRI break out juga dari level 10.250.
Stochastic dan stochastic golden cross.
Bila hari ini melanjutkan kenaikanya, maka
BBRI tidak diragukan lagi akan menuju 10.800 kembali.
Volume kemarin cukup besar.
S : 10.250... 10.100, R : 10.600... 10.800.

UNVR :
Telah konsolidasi selama 4 bulan.
akhirnya kemarin break out juga dari masa konsolidasi.
Biasanya saham ini adalah tanda-tanda market akan koreksi.
Berpeluang menuju 19.000 kembali.
MA20 golden cross MA50.
Harus bisa bertahan diatas harga 17.000 berarti UNVR akan rally.
S : 17.150... 17.050, R : 17.650... 17.850... 18050.

WIKA :
Stochastic Golden cross.
Asing banyak masuk dan collect saham ini.
Close>MA5>MA20>MA50>MA200.
S : 690... 660, R : 740... 760

CMNP :
Saham ini PER masih dibawah 3x.
Stochastic golden cross.
Volume makin besar.
Membentuk pola cup & handle.
S : 1090... 1060... R : 1180... 1230.

INCO :
Saham ini akhirnya ditutup doji.
Hari ini adalah cum date deviden sebesar 0.002 USD
sekitar 178 rupiah.
akankah Cum Date ini dipakai momentum buat INCO menuju highest di level 5200 ?
Kta kuncinya INCO harus bertahan diatas harga 5000 tentunya
S : 4950... 4900. R : 5050... 5100

CPIN :
ada berita saham ini akan stock split 1 : 5.
Saham ini sangat menarik bila turun sampai level MA20.
yaitu diharga 7600.
Harga 3 hari terakhir baliha rendah berada di level 8300.
apabila tembus harga 8300, maka berpeluang menuju 7800.
S : 8300... 8000, R : 8600... 8750.

ROTI :
Berpeluang menuju ke highest kembali di level 3150.
Close > MA5>MA20MA50.
S : 2825... 2750... R : 3000.... 3100.

Berikut tabel suppport dan resistent :

Sabtu, 02 Oktober 2010

IHSG kembali mencetak record tertinggi baru di level 3550 :

Salam winner,
IHSG ditutup pada level 3547.115, naik 45.819 point (naik +1.31%), dengan total value sebesar 5 Trilyun, dimana Asing membukukan net buy sebesar 10 Milyard.

Dow : 10,829.68 +41.63 +0.39%
Nasdaq : 2,370.75 +2.13 +0.09%
Nikel : 23825(bid)/ 23925(offer) naik +475 USD
Timah : 24950(bid)/ 25050 naik +750 USD
CPO : RM2733 ▲3 ▲0.11% US $886

Sektor yang naik/turun :

40 Saham top value yang naik/turun :

40 saham top gainner :

30 Saham Asing net buy :

30 Saham Asing net sell :


Di Hari Sabtu yang senggang ini saya mencoba membuat daftar 50 Saham dari berbagai sektor, dengan membandingkan dengan kinerja IHSG, paling tidak sedikit informasi untuk memilih saham-saham mana yang masih berpotensi untuk naik.
Berikut tabel daftar saham tersebut :


Berikut tabel Entry, stop dan Target harga (Disclaimer ON) :


Tip trading buat hari Senin tanggal 4 Oktober 2010 :
1. IHSG diawal bulan Oktober 2010 ini kembali mencetak record tertinggi baru diatas 3500, seperti biasa, apabila kenaikan tinggi selalu ada koreksi sekitar 3-4 hari, untuk kemudian terbang lagi.
2. Hal ini telah terjadi beberapa kali, namun tentu saja kita harus waspada karena historis yang lalu tidak akan selalu mencerminkan kejadian yang akan datang, oleh karena itu beberapa hal tetap kita perhatikan yaitu :
a. Rupiah masih menguat atu tidak terhadap dollar.
b, Apakah Asing masih membukukan Net buy ?
c. Penurunan IHSG jangan sampai melebih kenaikan 3 candle yang terakhir yaitu sekitar 3450.
3. Harga minyak yang naik mencapai diats 80 USD, pertanda saham-saham mining masih bisa rally, sedangkan saham-saham berbasic banking dan consumer akan mulai terhambat.
4. Demikian juga harga-harga metal seperti Timah dan Nikel melonjak luar biasa, akan menbuat kesempatan saham-saham ANTM, INCO dan TINS semakin rally kembali.
5. Jumat malam Dow ditutup masih naik, saat ini perhatian kita adalah memandang apakah Dow bisa tembus 11.000 atau reversal, bila Dow masih tembus 11.000, maka IHSG maka akan semakin terbuka peluang untuk naik kembali.
6. Hati-hati dengan saham gorengan, karena bisa memakan korban banyak.. Perhatikan saham-saham gorengan ketika index turun, maka saham-saham kecil inilah yang akan turun terlebih dahulu dan langsung panic selling.
7. Jangan lupa awal minggu ini, masih ada 2 Emiten baru yang akan listing yaitu Harum Energy dan ICBP.
8. Dengan demikian belum ada faktor-faktor yang mengkhawatirkan, so enjoy the market and make profit more.

INCO :
Tgl 5 Oktober akan bagi deviden sebesar 178.
Harga nikel yang semakin tinggi.
Open = low, close = high.
Harga akan mencoba tembus diatas 5000 kembali.
S : 4875... 4800, R : 5050... 5200.

ANTM :
Harga tertinggi bulan April 2010 adalah 2625.
Harga nikel yang naik, akan memicu ANTM bergerak diatas 2500 kembali.
Open = low, close = high,
S : 2400... 2350, R : 2500... 2550.

INDY :
Volume 3 hari terakhir makin menaik.
berpeluang menuju harga tertinggi di level 3475.
Bila tembus maka akan menciptakan harga tertinggi baru
seperti ITMG dan PTBA.
S : 3350... 3275, R : 3475... 3525.


INTP :
Setiap 3-4 candle merah, selalu bangkit kembali.
Kemarin baru naik 1 candle.
masih berpotensi untuk naik kembali.
Close diatas MA5 > MA20.
Syarat jangan turun dari 18.600.
S : 18.600... 18400, R : 19.000... 19.200.

AALI :
Kemarin saham ini kembali mulai bangkit setelah turun 3 hari secara signifikan.
Tembus harga 21700 berpeluang menuju 22500 kembali.
open = low, close = high.
Close > MA 20 dan MA5 > MA20.
Masuk saham ini sebaiknya bila ASII masih tetap naik.
S : 20.850... 20.500, R: 21.500... 21.700.

DOID :
Tutup tepat pada resist di level 1100.
bila melanjutkan kenaikan, maka akan menuju level 1170-1200 sebagai resist berikutnya.
Waspadai bila terjadi profit taking, karena penurunan bisa ke level 1000 kembali.
open = low, close = high.
Jarak MA5 dengan MA 20 sangat besar sekali, berarti strong bullish.
S : 1050... 1010, R : 1170... 1200.

BISI :
Selama saham ini berada diatas 2200 berarti masih aman.
MA5 massih jauh diatas MA20.
Close tepat berada pada MA5.
S : 2250... 2200, R : 2425... 2500.

Jumat, 01 Oktober 2010

IHSG : Di awal Oktober 2010.

Salam winner,

IHSG ditutup pada level 3501.296, Naik 5.832 points (+0.17%),dengan value transaksi
sebesar 5.9 Trilyun dimana Asing Net Buy sebesar 188.2 Milyard.

Dow : 10,788.05 -47.23 -0.44%
Nasdaq : 2,368.62 -7.94 -0.33%
Nikel : 23270(bid)/ 23370(offer), turun -30 USD
Timah : 24250(bid)/ 24350(offer), turun -25 USD
CPO : RM2730 ▲32 ▲1.19% US $884

Sektor yang naik/turun:


40 Saham top value yang naik/turun:


40 Saham top gainner :


Saham yang Asing Net Buy:


Saham yang Asing Net Sell:


Berikut Tabel entry, stop dan Target Harga (Disclaimer ON) :


Tip Trading buat hari Jumat tanggal 01 Oktober 2010 :
1. Hari ini adalah hari Jumat, awal bulan, satu sisi kita akan menerima data Inflasi, sekitar pukul 10-11 WIB, namun dilain sisi Hari Jumat, para Investor/Trader menghidari liburan panjang akhir pekan.
2. Harga Minyak dunia saat ini mendekati level 80 USD kembali, Harga Timah yang diatas harga Nikel membuat kemarin saham TINS tampil spektakuter, break out dari ascending triangle’nya.
3. Kemarin Bursa didominasi oleh saham-saham yang kecil, sedangkan selain BUMI dan TINS, volumenya kecil-kecil semua, sehingga bursa kelihatan mulai tidak menarik.
4. Sudah 3 hari berturut-turut BEI setiap session ke-1 diangkat tinggi-tinggi, dan setelah meamsuki session ke-2 BEI diturunkan secara radikal.
5. Hati-hati bermain saham gorengan, seperti PYFA diangkat samapi 159, namun ditutup turun sampai di level 130, saya yakin mulai ada korban dari permainan tersebut, dan makin banyak saham-saham lainnya, karena yang main dan angkat harga saham tersebut adalah mereka sendiri (PYFA masih mending, Fundamentalnya bagus, gimana kalau yang FA’nya lebih kacau?).
6. Apakah criteria saham gorengan : Minimal yang Nilai PER’nya besar atau negative serta nilai bukunya (PBV) tinggi. Hati-hati terhadap saham seperti itu.
7. Data inflasi akan keluar, namun saham-saham banking dan property sudah naik setengah perjalanan, sehingga bisa saja keluarnya data inflasi harga sudah price in, atau Bandar masih melanjutkan kenaikan saham-saham banking/property barang 1-2 hari lagi ?
8. Harga minya dunia yang mendekati 80USD, berpeluang besar mengangkat saham mining kembali.
9. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda market, namun waspadai aksi profit taking, sehingga sebaiknya jangan terlalu banyak pegang jenis saham’nya, karena keluar 3-4 jenis saham lebih gampang daripada keluar 10-12 jenis saham.

Have a Nice Trading and a Nice Week End…

BMRI :
Saham banking yang paling luar biasa.
Penyelesaian pembayaran hutang Domba MAs oleh UNSP
Sehingga akan menambah laba saham BMRI ini.
Kenaikan mulai terbatas sampai 7300... 7450.
S : 7050... 6950... R : 7300... 7450.

INDY :
Saham batu bara yang sudah break all time new high adalah PTBA dan ITMG.
Selain itu ada saham BYAN yang membentuk tangga menuju langit, namun
karena volumenya yang kecil, lebih baik kita abaikan saja saham BYAN.
Sepertinya saham INDY akan menuju highest kembali ke level 3475 dan
bila tembus 3475, maka akan membentuk all time highest kembali mengekor
ITMG dan PTBA.
MACD golden cross, MA5 golden cross MA20, sedangkan MA50 ada diatasnya.
S : 3250... 3225. Pivot 3350, R : 3425... 3475.

SMGR :
Target 10.250 tetap masih menjadi fokus saya.
syarat harga jangan dibawah 9750.
Asing tidak memberikan peluang saham ini turun saat ini.
apakah hari ini akan tembus 10.000 ?
S : 9750... 9700, R : 10.000 ...10.050.

INTP :
Saham ini setiap penurunan candle 2-3 hari selalu rebound.
Kemarin waktu saya pernah posting saham ini'pun terjadi.
Namun hati-hati bila tembus dibawah 18200, karena berpeluang menuju 17.500.
Close dibawah MA5 dan MA20, namun MA5>MA20>MA50>MA200.
S : 18.200... 18.000, R : 18.750... 19.000.

ASRI :
Saham properti ini belum naik setinggi SMRA dan BSDE.
Harga diatas 200 mulai tidak begitu antri jual, krn yang
terjepit diharga 200 sudah banyak yang keluar barang.
Asing masih terus mengcollect saham ini.
Tembus 210, maka berpeluang rally menuju 225 kembali.
Akankah data inflasi mendorong saham ini ?
S : 200... 198... 196, R : 210... 220... 225

MYOR :
Harga saham ini tidak pernah turun pada MA50.
Saat ini close dibawah MA5, namun MA5 >MA20>MA50>MA200.
Sangat menarik bila harga tidak turun dari 9700.
S : 10.000... 9700... R : 10.650... 11.000.

Berikut tabel support dan resistent :