DISCLAIMER

“Berinvestasi di pasar saham akan menyikapi hubungan Anda yang sebenarnya dengan uang. Ini adalah Guru yang keras, dingin, lincah dan kejam dari Karakter manusia. Setiap Ketamakan yang anda tunjukan, dengan cepat akan dikoreksi oleh kerugian dalam pasar. Setiap keraguan dengan cepat akan dihancurkan oleh Hilangnya kesempatan. Setiap kesalahan dalam penilaian akan dengan cepat diperbesar kerugian. Disiplin dan kemampuan memprediksi merupakan kunci permainan ini” (Peter Spann)

Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.

Live Indeks


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Selasa, 10 Agustus 2010

Right Isue yang "Menguntungkan" dan yang "Merugikan" :

Salam Winner,
IHSG ditutup pada level 3082.598, naik 22.005 points (+0.72%), dengan value 2.9 Trilyun dimana Asing Net Buy sebesar 246.1 Milyard.
Saham-saham top value yang naik :
TLKM.INDF.MEDC.BBRI.BUMI.GJTL.PGAS.BMRI.BJBR.TRAM.AALI.INCO.ITMG
Saham-saham top value yang turun :
ANTM.PTBA.BLTA.GREN.INDY.LSIP.ELTY.CPIN.BISI.TURI.ETWA.PNLF

Dow : 10,698.75 +45.19 +0.42%
Nasdaq : 2,305.69 +17.22 +0.75%
Nikel : 22775(bid)/ 22875(Offer) naik +725
Timah : 21250(bid)/ 21450(offer) naik +625
CPO : RM 2730 (USD. 868), naik 69 RM

Sektor naik naik/turun :


Saham-saham yang Asing Net buy :
TLKM, WIKA, ADRO, PGAS, BJBR, BBRI, AKRA, BBCA, INCO, BSDE, MEDC, RALS, BDMN, INDY, BWPT, BTEK, BISI, ETWA, BBNI, LSIP, AALI, ISAT, ITMG.
Saham-saham yang Asing Net Sell :
KIJA, INDF, BLTA, TINS, LPKR, SMGR, SMCB, BMRI, GJTL, BKSL, PTBA, SGRO, BUMI, ASII, DOID.

Berikut tabel entry, stop loss, target harga (Disclaimer ON) :


Right Isue yang "Menguntungkan" dan yang "Merugikan" :
AKRA adalah saham yang berhasil membuktikan bahwa Right Isue bisa memberikan keuntungan yang besar buat Investornya :
Saham AKRA sejak Right Isue, harga melorot dari 1200an menuju 900-1000.
Banyak yang panic dan bertanya kok AKRA turun mendekat harga right isuenya di level 860.
Namun setelah Right Isue dan duit hasil RI tsb dipakai untuk ekspansi usahanya, maka
kin bagi yang masih hold saham ini tentu saja akan mengenyam hasilnya.
Namun tentu saja buat trader, banyak yang sudah Cut Loss, dan banyak pula
yang masuk kembali dengan sistem trading beli dan jual.
Ini hanya satu fenomena yang bagus saja, bisa kita bandingkan dengan saham
ELTY, ENRG, DEWA, UNSP, yang setelah right Isue, entah bagaimana nasibnya kini??

Oleh karena itu, maka tidak setiap Right Isue adalah "JELEK", tetapi lihatlah tujuan daripada Right Isue tersebut untuk "MENGEMBANGKAN PERUSAHAAN" ataukah untuk "MEMBAYAR HUTANG" ?

Apa tujuan Right Isue dari UNSP, DEWA, ELTY, ENRG ? Berapa % yang dipakai untuk membayar Hutang, berapa % yang dipakai untuk emngembangkan perusahaannya?

Saat ini sekitar q-4 BMRI akan segera mengadakan Right Isue, sekitar 11% penerbitan saham baru, apakah selevel BMRI untuk bayar hutang?
Dan bagaimana hasilnya ketika BDMN mengadakan Right Isue..?

Bagimana dengan perkembangan Right Isue BLTA ?
BLTA mengadakan Right Isue 2x berturut-turut, yang pertama right isue belum sempat memberikan keuntungan kepada investornya, kemudian mengadakan lagi right isue yang ke-2..
Bagi Emiten yang mengertiin Investornya, tentunya akan memberikan profit terlebih dahulu, sebelum mengadkan right isue yang keuda. Apalagi semakin right isue, semakin murah lagi harga rightnya.
Investor atau pemegang saham (baik trader ataupun investor yang kejepit), tentu saja buat mereka, uangnya sangat berarti sekali...
Saat ini BLTA masih ingin membeli banyak kapal lagi, dan kapal adalah barang yang harganya makin lama makin murah, bukan seperti tanah yang berlokasi strategis, makin lama makin mahal.
Tapi karena membelinya pakai duit dari masyarakat (dana right isue), EGP deh. (emang Gue Pikirin?).
BLTA sebelum krisis global 2008, harga sahamnya sempat 2000an, siapa tahu nanti akan menuju ke 2000an lagi?
Mimpi atau kenyataan?

So semuanya adalah proses pembelajaran, semoga bisa membedakan Right Isue yang baik dan yang kurang baik.


Tip Trading buat hari Selasa, tanggal 10 Agustus 2010 :
1. Dow ditutup masih area postifi, namun akhir-akhir ini IHSG sudah tidak begitu terpengaruh oleh gerakan DOW ataupun Eropah, kecuali bila DOW minus besar diatas 1-2%, mungkin baru terpengaruh.
2. Harga CPO, Nikel dan Timah masih terus merangkang naik, berarti ini masih membuat saham-saham terkait dalam sector itu untuk tetap bertahan.
3. Sementara harga minyak dunia masih konsolidasi disekitar 80-82 USD, sehingga belum mempunyai dampak yang banyak terhadap saham Berbasic Batubara, disamping itu pula Tanggal Listing Berau Coal Energy tanggal 19 Agustus 2010, berarti masih menunggu sekitar seminggu lagi.
4. Saham ADRO kemarin bermain hampir disatu harga yaitu 2125, yang menjual di harga 2100 sedikit, yang member diharga 2150 juga sedikit, artinya pembeli dan penjual masih saling menunggu dan melihat gerakan pasar selanjutnya, namun diam-diam ITMG mulai start duluan, kemarin ITMG tutup di 39150, sudah mendekati harga tertinggi yaitu di 40.350. Demikian juga ADRO sudah mendekati harga tertinggi di level 2250.
5. Kemarin saham-saham banking, infrastruktur, property kembali rally, mulai dari bank-bank kecil seperti BJBR dlsb diikuti oleh Bank papan atas spserti BBCA, BBRI. Demikina juga saham konstruksi seperti WIKA, ADHI, dlsb. Saham Properti seperti SMRA, dlsb, yang belum naik tentunya akan mendapat giliran.
6. Yang masih dapat tekanan jual adalah saham ASII, namun berhasil tutup pada level pembukaan kembali.
7. Banyak saham-saham yang kembali break new high seperti AOTU, WIKA, ADHI, GJTL, AKRA, sehingga ini mencerminkan pasar kembali bullish.
8. Dengan kondisi seperti terurai diatas, maka bila tidak ada factor negative yang besar, maka IHSG masih akan berada di ddalam territorial poisitif dan mencoba menuju level 3100 kembali.


IHSG :
Stochastic up trend.
MACD mendekati golden cross.
Close > MA5>MA20>MA50>MA200 --> Perfect bullish.
akan mencoba kembali ke level tertinggi yaitu 3104.
S : 3060... 3051... R : 2996... 3104

BBCA :
Saham ini benar-benar luar biasa.
Dalam kondisi inflasi tinggi tidak begitu terpengaruh.
Akan mencoba menuju level tertinggi kembali di 6300.
Stochastic up trend, MACD akan golden cross.
MA5 masih dibawah MA20.
S : 6050... 6000, R : 6200... 6300.

GJTL :
Saham ini semi gorengan, tetapi siapa tahu rally kuat kembali.
berhasil break out dari pola ascending triangle, membuka peluang
untuk menuju target diatas 1600.
Pasang triling stop yang kuat saja.
S : 1300... 1280, R : 1400... 1440... 1480.

MEDC :
Bila MEDC masih melanjutkan kenaikannya, maka
Target beriktunya dalah 3650..
Namun hati-hati terhadap aksi profit taking,
karena harga telah jauh dari MA5.
S : 3350... 3250... Pivot 3400, R : 3500... 3550.

ASII :
Bermain saham ini sangat enak,
Kalau dalam tekanan jual, maka kita lepas.
Kalau sedang kondisi ijo, jangan segan untuk masuk.
Kemarin ditekan, namun berhasil tutup harga atas kembali.
Stochastic up trend. MACD Histogram menaik.
Kata kunci ASII harus naik baru beli.
S : 28.000, Pivot 48.800, R : 19.500.

TINS :
HARga timah yang menaik terus akan memicu TINS untuk kembali naik.
Tembus 2500 membuka peluang menuju 2675-2700.
Jangan sampai turun dari 2500 atau paling tidak 2450.
S: 2500... 2450, R : 2600... 2625.

Berikut tabel support dan resistent :

Minggu, 08 Agustus 2010

Sekilas Membahas Saham-saham secara Sektoral :

Salam Winner,
"Ubahlah pemikiran Anda, maka anda akan merubah dunia" (Norman Vincent Peale).

Saat saya bangun jam 4 pagi dini hari minggu, saya berpikir, apa yang harus saya posting di blog, namun saya banyak PR untuk menjawab pertanyaan yang masuk ke FB saya, maka saya mencoba memberikan ulasan singkat saham-saham berdasarkan sector saja deh, biar terjawab semuanya.

1. Saham Mining :
a. Seperti yang saya katakan kemarin, bahwa apakah kenaikan sector Agri akan segera diikuti oleh saham mining? Hal ini disebakan beberapa alasan, yaitu harga CPO yang menaik, harga minyak dunia sudah mencapai di level 82 USD, dan pada tanggal 19 Agustus 2010 akan listing Saham baru Berau Coal Energy, ternyata kemarin saham ADRO sudah memulai ada tanda-tanda kenaikan.
b. ADRO break out diatas harga 2075-2100 dan berhasil tutup pada harga 2125, kalaupun pull back, tidak boleh turun lagi dari harga 2075, berarti confirm untuk rally, bila pull back turun sampai 2050, maka break out’nya menjadi false.
c. Apabila saham ADRO bisa rally, maka saham-saham berbasic batubara lainnya berpeluang untuk mengikutinya, terutama ITMG, INDY, BYAN, tetapi PTBA mungkin naik tetapi kurang agresif, sedangkan BUMI sih sulit diterka. (Laporan Keuangan PTBA yang turun 43% menjadi berat untuk PTBA rally kembali).

2. Saham Consumer :
a. Harga gandum naik disebabkan badai kering panas yang menghancurkan hasil gandum di Rusia, demikian juga Kanada yang memperkirakan penurunan panen lebih dari 30%. Kedua Negara tsb merupakan peng’export gandum yang signifikan dan menyebabkan harga gandum naik tinggi.
b. Saat ini ramai-ramai INDF di down grade oleh banyak Sekuritas, dan kemarin Asing banyak jualan saham INDF, diantaranya CIMB menurunkan rating Indofood Sukses Makmur (INDF) menjadi NEUTRAL dari outperform dengan target harga Rp4200 (dari Rp4350) dari metode SOTP dengan 10% discount. Kenaikan harga gandum menyebabkan INDF menaikan harga mie instant Rp50/bungkus bulan ini, sehingga kami menurunkan margin 50-120bp dan menurunkan FY10-12 earnings 0-4%. Target harga kami sekitar 17 & 15x CY10-11 earnings. Kami melihat katalis akan datang dari listing ICBP pada Sep10.
c. Oleh karena itu sebagai seorang TA jangan menagkap pisau yang sedang jatuh, mohon dipelajari terlebih dahulu apabila saham yang turun dengan volume yang besar, apalagi yang guyur adalah Asing, maka lebih baik kita pelajari dahulu apa penyebab penurunan tersebut, karena Asing selain mempunyai uang yang banyak, mereka jauh lebih cepat mempunyai informasi.
d. Sebagai Contoh Di Indonesia ada banyak Wartawan Dow Jones, yang mana berita mereka jauh lebih cepat keluar melalui Dow Jones News dibandingkan melalui berita Koran ataupun berita TV, bahkan lebih cepat lagi dari berita-berita internel local seperti detik.com dlsb.
e. Dengan turunnya harga saham INDF, secara otomatis membawa dampak turun pula terhadap saham-saham berbasic consumer, termasuk diantaranya adalah UNVR dan MYOR. (CPIN dan JPFA juga terbawa, walaupun ini masuk dalam katagori makanan ternak, karena didalamnya ada juga makanan daging ayam olahan).
f. Secara jangka panjang, tentu saja ini harus dibuktikan oleh laporan keuangan Q-3, apakah pengaruh kenaikan gandum akan berdampak cukup dalam kepada Laba INDF atau tidak, namun yang jelas INDF sudah menaikan harga mie instantnya sebesar Rp. 50,-/bungkus.

3. Saham CPO :
a. Saham-saham CPO masih Nampak kuat, dikarenakan harga CPO yang naik kencang pula, namun saat ini saham-saham tersebut mulai mendekat resistant kuatnya, seperti saham AALI resist kuat berada dilevel 21500, namun bila resist kuat tersebut masih tembus, tentu saja saham AALI masih akan rally lagi diatas 21500, sepanjang harga CPO masih mendukung terus.
b. Maka bagi yang main saham berbasic komoditi, harus selalu mengikuti harga komoditynya, dan itu tidak susah kok, informasi bisa didapat dari internet, gratis, tidak perlu jadi member, dan tidak dipungut biaya, bahkan up date per 5-10 menit sekali. Hebat bukan?
c. Saham CPO saat ini sedang menjadi primadona, namun jangan terlena, bila harga CPO terlalu tinggi, harga minyak sayur didalam negeri akan naik, nanti Pemerintah akan membatasi eksport atau meningkatkan pajar exportnya lagi, sehingga Perusahaan-perusahaan CPO kita tidak kuat berhadapan dengan perusahaan-perusahaan penghasil CPO dari Malaysia.

4. Saham berbasic Nikel dan Timah :
a. Dulu saham ANTM diharga 25000an, setelah stock split menjadi 5000an, kemudian sempat turun drastic menjadi 1000an, dan kini bertengger di sekitar harga 2000an.
b. Hal ini terjadi disebabkan ANTM dulu sempat di 25.000an, adalah karena harga Nikel berada di level 55.000an (saat ini harga Nikel 20.000an), dan pada saat itu Negara China yang banyak membutuhkan Nikel sehubungan tahun tsb ada Olympiada di China.
c. Demikian juga Harga tertinggi TINS sempat sekitar 35.000an,setelah stock split 1:10 menjadi 3000an, dan saat ini harga TINS sekitar 2400, hal mana tentu saja disebabkan karena harga Timah yang menaik dikarenakan adanya penertiban oleh Mabes Polri terhadap Pabrik-pabrik peleburan timah liar di Bangka, bahkan ada sebuah pabrik timah yang cukup besar pengeksport timah ke singapur, sampai Direkturnya’pun ditangkap oleh Mabes Polri, akhirnya harga Timah dunia meroket tinggi.
d. Namun seiring dengan krisis global, maka permintaan Nikel dan Timah dunia menjadi melempem, sehingga akhirnya harga timah dan neikel turun, tentu saja laporan keuangan ANTM, INCO, TINS pada tahun 2009 menajdi turun drastic, dan kini mulai tahun 2010 laporan keuangan Q-1 dan Q-2 mulai ada kenaikan, namun tentu saja tidak seperti pada tahun 2007.

5. Saham Property :
a. Harga property sangat dipengaruhi oleh letak tanahnya, kepadatan penduduk, sarana dan prasarana lainnya.
b. Kalau kita ingin membeli tanah yang cepat naik harganya, pilihlah tanah yang dekat pasar, dekat mall, dekat sekolah, dekat terminal, namun jauhi yang dekat rumah sakit ataupun kuburan.
c. Demikian juga harga saham-saham property, sangat tergantung oleh lokasi dan kepada planning tata letak kota dari Pemerintah Daerah setempat.
d. Saham ASRI sebagai saham tidur dan lama bertengger di level 100, begitu dibuka akses jalan tol, tak lama kemudian harga saham ASRI berangkat ke level 200, dan Asing banyak memborong saham tersebut.
e. Saham SMRA : Sumarecon telah berhasil membuat nama/merk “ Sumarecon” terkenal , dimana keberhasilan dia membangun Kepala Gading di daerah Jakarta, apalagi ketika Jakarta pada tahun 1998 huru-hara, Kelapa Gading tidak kena, maka harga tanah di komplek Kelapa Gading langsung naik beberapa kali lipat, kemudian saat ini membangun Gading Serpong di daerah Tanggerang dan Gading Bekasi yang laku keras, dan letaknya Tanggerang dan Bekasi merupakan daerah penyanga Jakarta.
f. Saham BKSL : Lokasi tanah ini berada di Sentul, terlalu jauh dari Jakarta, mungkin orang bogor lebih cocok untuk punyai rumah/villa disitu, tetapi di Bogorpun banyak komplek yang lebih dekat dan bagus, termasuk Bakrieland (ELTY) juga mempunyai komplek bangunan di bogor yang lebih dekat. Saat ini ada beberapa Pejabat ataupun Pengusaha besar yang membeli tanah di Sentul, dengan pertimbangan untuk Istirahat, supaya tenang dari Kebisingan, namun buat orang-orang pada umumnya cukup repot, masuk ke dalam kompleknya saja sangat jauh, gimana kalau mau membeli sebungkus rokok atau 1 butir telur ayam buat masak, harus mengeluarkan mobil keluar jauh untuk membelinya.
g. Saham-saham property yang berlokasi di daerah tanggerang dan bekasi, adalah daerah yang lokasinya sebagai daerah penyanga Jakarta, oleh karena itu masih berprospek luas, karena orang Jakarta akan mencari tanah kearah Tanggerang/Bekasi, sehingga harga Tanah/Rumah di daerah Tanggerang dan Bekasi sangat cepet naik .
h. CTRA/CTRS/CTRP : Saya kurang begitu mengerti akan saham-saham Ciputra Group ini, karena tanah-tanah yang dimilikinya sudah berdar jauh diluar DKI, kalau tidak salah ada diberbagai kota seperti di Surabaya, Makasar, dlsb, dan saya tidak bisa menyebutkan kondisi daerah-daerahnya, walaupun tentu saja kalau mau, bisa saja membaca di Internet.
i. Kemarin Presiden SBY ada sedikit wacana untuk memindahkan Komplek Pemerintahan DKI kearah Jonggol/Bukit Sentul, bahkan beberapa pakar tata letak kota ingin memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan. Nah apabila ini terjadi (Maaf masih dalam taraf mimpi) tentu saja seluruh saham-saham property yang berlokasi di Jakarta akan hancur total, dan bila kantor2 Pemda DKI pindah ke Sentul, maka saham BKSL tentu saja akan naik dari 100 menjadi 1500 hanya dalam beberapa waktu saja. (Maaf ini hanya memberikan ilustrasi saja).
j. Kemudian saat ini ramai-ramai mengatakan bahwa DKI pada tahun 2033 akan macet total, sehingga saat ini memberikan berkat buat BSD, dimana saat ini banyak sekali orang Jakarta yang mulai pindah ke BSD, tentu saja bila DKI menajdi macet total, semua saham property didaerah Jakarta akan hancur total, seperti misalnya Aceh kena Tsuzami, bila ada Property yang Tbk, tentu saja sahamnya akan hancur.

6. Saham Banking :
a. Menjelang memasuki bulan Puasa dan Lebaran ini, harga sembako yang tinggi menyebabakan Inflasi tinggi. Sepertinya saham Banking akan tertahan hingga melewati Lebaran Idul fitri dulu, untuk melihat sampai berapa besar tingkat inflasi ini. Inflasi yang tinggi akan mengakibatkan BI untuk menaikan BI ratem dan bila BI rate naik, maka seluruh banking akan menaikan suku bunga deposito, sedangkan pinjaman yang sedang berjalan tidak dapat dinaikan langsung seperti Kredit rumah dan Kredit Mobil, sehingga laba banking akan tergerus.
b. Saham banking saat ini yang menjadi papan atas adalah BBRI, BMRI, BBCA. Bila ketiga banking ini hancur, maka seluruh banking yang ada di Indoensia akan ikut terbawa juga. Hampir semua riset mengatakan bahwa BBCA sudah terbatas kenaikannya, sedangkan BMRI dan BBRI masih bisa tumbuh tinggi, namun tentu saja gaya bisnis BBCA yang menerapkan sistemnya yang aman, tidak kredit jor-joran, dan untung dan fee base income yang cukup besar, sehingga BBCA adalah saham yang paling aman ketika bank-bank lain sedng bermasalah. Hal ini bisa kita lihat kemarin saham BBCA paling bertahan dibandingkan BMRI dan BBRI. Demikian juga pada waktu krisis global tahun 2008, saham BBCA yang tirun paling sedikit dibandingkan saham BBRI atau BMRI. So tidak salah memang high risk high return, low risk low return.
c. Saat ini banyak saham-saham banking kecil yang murah, bila dibndingkan dengan BBCA, BMRI, BBRI, oleh karena itu kemarin sekalipun saham-saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI tertahan, namun saham-sham bank kecil naik cukup tinggi dikarenanya valuasinya masih cukup murah, yaitu BJBR, BBTN, BTPN, MEGA, BNLI, BNGA, PNBN.
d. Oleh karena itu saya sempat collect saham PNBN ketika harga dibawah 1000, saat ini PNBN sudah 1200 dalam waktu hanya 2-3 minggu saja. Saya sempat posting PNBN beberapa kali di blog, adakah Pembaca yang ikut beli? Saya mengajak beberapa teman saya, tetapi teman saya semua rata-rata malas katanya beli saham begituan. He3… Namun bila beli saham BNLI tentu saja kenaikannya sama-sama diatas 20% dlaam waktu 2-3 minggu.


Pertanyaan yang sering muncul di FB adalah beli saham apa buat simpan untuk jangka waktu lama:
1. Tidak ada saham yang beli simpan dan jangka waktu lama pasti untung dan tidak BERESIKO, , karena semua saham ini naik atau turun tergantung dari laba perusahaannya, apakah bisa selalu mempertahankan naik sebesar 20% dari tahun ke tahun secara berkesinambungan minimal 5 tahun kea atas?.
2. Bila ingin beli saham yang buat very-very long term, hanya saham berbasic consumer paling aman, yaitu UNVR, dimana orang masih butuh sabun, pasta gigi, makanan dan lain sebagainya, UNVR dari sejak listing sampai saat ini telah memberikan keuntungan ribuan kali lipat, saat ini saja Book Valuenya saja sat ini Cuma 600, harga sahamnya saat ini sekitar 17.000. tapi lihat ROEnya sebesar 83%, dan UNVR tidak mempunyai hutang, (Saya pernah membahas khusus harga saham UNVR perbandingan menyimpan saham UNVR dengan harga EMAS dan Harga mobil, kenaikan harga saham UNVR kalau tidak salah 3x kenaikan harga EMAS terhitung sejak harga EMAS 2000 sampai saat ini 330.000, belum termasuk devidennya UNVR, hebat bukan??).
3. UNVR telah berhasil membuktikan perusahaannya tumbuh profit selama 10 tahaun beruturut-turut dan membagikan deviden yang rutin setiap tahun dengan cukup besar pula.
4. Dulu saya pernah menjawab pertanyaan yang senada pada awal tahun 2010, pada waktu itu UNVR masih harga 10 ribu-11 ribu, saya bilang UNVR itu bisa ke 15.000 s/d 20.000, tetapi yang bertanya kepada saya bahkan via telp, tetap saja tidak mau membeli saham UNVR dengan alasan kurang atraktif.
5. Ingat Seorang Warret Buffet juga menyimpan saham cocal Cola bukan Saham-saham berbasic tehnologie tinggi seperti Saham Perusahaan Computer.
6. Bagi yang belum sempat membaca tentang saham UNVR, postingan di blog tanggal 24 Desember 2008, dengan judul “Mengukur Kinerja Saham UNVR”, silahkan lihat di : http://www.angguntraders.com/mengukur-kinerja-saham-unvr/

Demikian uraian singkat dan simple bahkan jauh dari sempurna, karena untuk lebih detail, membahas 1 saham saja bisa memakan beberapa lembar dan membutuhkan banyak data dan banyak ahli dibidangnya.
Oleh karena itu tulisan ini Disclaimer ON…
Jangan sampai nanti ada yang tulis lagi saya mulai NGACO dan MENGANTUK.. he3..
(Saya tidak keberatan bila tulisan saya didebat secara ilmiah juga, karena saya juga seorang manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekurang sempurnaan, tetapi jangan pakai bahasa seperti ngaco, mengantuk, dlsb.. Tidak ilmiah donk...)

IHSG ditutup pada level 3060.593, naik 15.652 points (+0.51%), dengan value 3.6 Trilyun dimana Asing Net Buy sebesar 107.3 Milyard.
Saham-saham top value yang naik :
ADRO.ASII.TLKM.MEDC.ANTM.AALI.BMRI.LSIP.INCO.PGAS.SGRO.KLBF
Saham-saham top value yang turun :
INDF.BUMI.BBRI.BJBR.UNTR.SMGR.GREN.ISAT.BLTA.ELTY.INTP.BBTN

Dow : 10,653.56 turun -21.42 (-0.20%)
Nasdaq : 2,288.47 turun -4.59 (-0.20%)
Nikel : 21970(bid)/ 22070(offer), naik +145
Timah : 20630(bid)/ 20730(offer), naik +205
CPO : RM. 2661 (845 USD), naik 42 RM


Sektor yang naik/turun:


Saham-saham yang dibeli Asing (Net Buy) :
ADRO, BLTA, ANTM, BWPT, MEDC, BMRI, TLKM, LSIP, PGAS, BBNI, BISI, JSMR, PNLF, SMRA, UNTR, SGRO, PNBN, AALI, INCO, BBRI.
Saham-saham yang dijual Asing (Net Sell) :
INDF, BTEL, BUMI, KLBF, LPKR, BJBR, KIJA, BBTN, TINS, ELTY, SMGR, PTBA, JPFA, WIKA, MYOR, ISAT.

Berikut tabel entry, Stop Loss, Target Price (Disclaimer ON) :

IHSG :
Saat ini IHSG akan mencoba menuju level tertinggi lagi di 3104.
Stochastic berhasil golden cross, namun MACD masih down trend.
Close > MA5 > MA20 >MA50 >MA200 --> Perfect bullish.
S : 3030... 3024... R : 3084... 3100.

ADRO :
saat ini semua mata memandang ke ADRO.
Krn saham ini yg calon kuat pengganti sang legendaris BUMI.
Kemarin break out dari 2100, Stochastic sudah golden cross.
MACD juga golden cross dengan histogram diarea positif hari pertama.
Tidak boleh turun dari 2100, atau minimal tidak turun dari 2075.
Target paling dekat adalah 2200.(Harga tertinggi pd bln April 2010 : 2250).
S : 2100... 2075, R : 2175... 2200.

ITMG :
Saham alternatif selain ADRO.
Bolinger band sudah menyempit persis seperti ADRO.
Stochastic up trend.
MACD golden cross.
MA5 golden cross MA20.
BOW pada dekat2 harga 38.000 atau ketika break 39.000.
Harga tertinggi adalah 39.450, bila berhasil tembus, maka target berikutnya adalah 41.000.
S : 38.300... 38.100, R : 39.100... 39.450.

MEDC :
Kemarin MEDC naik sebesar 9,1 %.
MA5 golden cross MA20.
Stochastic golden cross.
MACD golden cross, Histogram diarea positif.
Volume cukup besar.
Namun hati2 Close jauh dari MA5, rawan profit taking.
Namun bila tidak turun dari 3100, maka sangat bagus buat MEDC.
S : 3150... 3100, R : 3400... 3450.

AALI :
MACD 2 hari sudah golden cross.
Demikian juga stochastic 2 hari sesuadh golden cross.
Harus mampu tembu fibo 50% pada level 21350, maka
akan menuju fibo 61.8% pada level 22.300.
S : 20700... 20500... 20.000, Pivot : 21.350. R : 22.000... 22.300

WIKA :
Masih mencoba untuk menuju level tertinggi di 570.
bila berhasil maka akan break new high kembali.
Stochastic golden cross.
Close > MA5>MA20>MA50>MA200.
S : 530... 520, R : 570...580.

BISI :
Saham ini masuk sektor agri juga.
Sahamnya sedikit sehingga mudah naik.
Dulu saham ini pernah diatas 5000, sebelum krisis global.
akankah ini terulang kembali?
Masih 1 group dengan CPIN.
Tembus 1700, maka berpeluang menuju 1830, dan 1920.
Buy jika tidak turun dari 1500 kembali.
S : 1560... 1500. R : 1700... 1750.

INDF :
MA5 death cross MA20,
kemarin turun tertahan oleh MA50.
Stochastic mulai memasuki area jenuh jual.
INDF telah berhasil mematahkan garis up trend pada penurunan harga hari ke-3.
Tahanan INDF saat ini adalah MA50 pada level 4125, Lower bolinger band di 4100.
terakhir adalah fibo 50% dilevel 4000.
INDF saat ini ada resist kuat di level 4325, maka bila berhasil tembus 4325, maka
INDF baru bisa bagus kembali.
S : 4100... 4000, Pivot 4125, R : 4200... 4300.


Berikut tabel support dan resistent :

Jumat, 06 Agustus 2010

Saham Down trend kok bisa naik..? Saham Up Trend kok bisa turun..?

Salam winner,
"Kesabaran dalam bertrading adalah kunci kemenangan, apalagi kesabaran dalam hidup... Kesabaran didalam mengisi blog..." (Anggun trader).

IHSG ditutup pada level 3044.941, naik 61.694 points (+2.07%), dengan value 4,1 Trilyun dimana Asing Net Buy sebesar 146 Milyard.
Saham-saham top value yang naik :
ASII, BBRI, BJBR, BLTA, INDF, TLKM, INCO, BMRI, SMGR, AALI, LSIP, GJTL, TINS, ADRO, KLBF, UNTR, SGRO, PTBA, BWPT.
Saham-saham top value yang turun :
BUMI. DOID.

Saham-saham yang asing net buy :
BJBR, GZCO, BLTA, ASRI, BWPT, ELTY, ADHI, SGRO, WIKA, LSIP, AKRA, LPKR, BBCA, TINS, BBNI, JSMR, ASII, AALI, BBRI, CPIN, ANTM, SIPD, BNGA, UNTR, BNII, INCO, BIPI, ISAT, INKP, BBTN, GGRM, ITMG.
Saham-saham yang Asing net sell :
BUMI, INDF, KLBF, PNLF, ADRO, KIJA, RALS, PGAS, JPFA, SMGR, EXCL, PTBA, HEXA, BDMN, INTP, BRPT, INDY, BMRI, PNBN, ROTI, BFIN.

Dow : 10,674.98 turun -5.45 (-0.05%)
Nasdaq :2,293.06 turun -10.51 (-0.46%)
Nikel :21810(bid)/ 21910(offer) turun -90
Timah :20315(bid)/ 20415(offer) naik +75
CPO : RM. 2619 (USD 832) naik 29 RM.

Sektor naik naik/turun : Kemarin seluruh sektor naik semua.


Hari ini judul saya mungkin lucu : Saham Down trend kok bisa naik..? Saham Up Trend kok bisa turun..?
Namun itulah kenyataan yang ditulis oleh salah satu pembaca di shout box atas 1 tulisan, di shout box bawah 1 tulisan, dan yang menyedihkan saya disebut mulai ngaco dan mengantuk..

Saya ingin meluruskan kata-kata yang di shout box bahwa saya menulis sudah ngaco, dan mengantuk, bahwa JPFA dan INDF up trend tapi kok turun, sedangkan BLTA disebut down trend kok bisa naik ?

Jujur saja saya sering mengerjakan ini tengah larut malam, atau bangun jam 1 pagi, sehingga ketikan saya banyak yang salah, namun tidak mengurangi makna kata'nya, sehingga saya jarang memperbaiki.

Wah rupanya saya mendingan mencoba meluruskan dulu pengertian trend dulu deh :
1. Yang disebut “Trend” secara harfiah adalah “zaman”, pada zaman sekarang banyak orang cenderung pakai sepeda motor daripada naik bus umum, sehingga disebutnya saat ini sedang trend “naik sepeda”.
2. Demikian juga harga saham, sedang trend naik atau turun, tentunya harus kita lihat dengan menggunakan frame waktu tertentu, dan tidak mungkin Cuma pakai waktu 1-2 hari saja.
3. Garis trend yang paling sederhana berdasarkan Dow Theory adalah menarik garis lurus dari titik paling rendah sampai titik rendah diatasnya, dimana semakin banyak titik yang kena, berarti semakin valid.
4. Cara lain adalah bila :
a. MA 5 berada diatas MA 20 maka short term bullis atau trend naik jangka pendek.
b. MA20 berada diatas MA50/MA60 maka disebut mid term bullish atau trend naik jangka menengah.
c. MA50/MA60 berada diatas MA200 maka disebut long term bullish atau trend naik jangka panjang.
5. Cara berikutnya juga bisa menggunakan alat bantu menaris garis regression chanel.

Pertanyaanya sekarang kok kenapa saham bullish/trend naik bisa turun dan kenapa saham trend turun kok bisa naik ?
Tentu saja setelah turun sekian lama, suatu saham bisa saja naik, tetapi apakah kenaikan itu buat jangka menengah atau jangka panjang?
Masalah garis trend baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang pernah saya bahas dalam blog ini.

Nah mari kita bahas saham JPFA, INDF dan BLTA satu per satu :

BLTA :
Saya mohon maaf bila chart ini belum/sudah di ajust ketika Right Isue.
Karena saya sendiri lupa, maklum saya sudah lama tidak bikin chart BLTA.
Namun kita bahas soalnya trendnya saja deh.
Kita taris dari atas kebawah (GARIS HITAM), sangat jelas sekali BLTA down trend.
Hanya kemarin BLTA mencoba break out dari garis down trendnya dengan
volume yang besar.
Secara TA, maka saham yang break out dari garis down trend maka : BUY.
terlepas apakah saham itu bagus atau tidak.
(Ingat saham BNBR dulu kenika harga 50 tidak laku, tiba2 naik dengan volume tinggi).
Namun saat ini kok bisa ke 50 perak lagi?
Nah disinilah pentingkan kita melihat MA5, MA 20, MA50, MA200,
dan saya hampir selalu membahas chart dengan menggunakan MA.
Bila kita tarisk garis regression channel, (GARIS MERAH), SANGAT JELAS PULA SEDANG DOWN TREND.

INDF :
Kalau kita menarik garis dari bawah keatas, nampak jelas sekali
INDF up trend, hanya pada tanggal 3 Agt kemarin, candlenya telah berhasil mematahkan garis tsb.
Namun MA5 jauh diatas MA20, dan MA5>MA20>MA50>MA200.
Secara TA tidak bisa dikatakan saham INDF ini telah down trend.
Garis merah adalah garis regression channel, jelas sekali INDF sedang kondisi up trend.

JPFA :
Bila kita tarik garis biru, maka kelihatan sekali JPFA belum mematahkan garis up trend.
Bila kita tarik garis regression chanel (garis merah), masih jelas sekali kondisi up trend.
Kalau kita lihat MA5 masih berada snagat jauh dari MA20, MA50, MA200.
Bahkan MACD saja yang baru indikasi, masih up trend.
Itulah sebabnya saya suka tulis hati-hati harga yang berada jauh diatas MA5 suka rawan terhadap aksi PROFIT TAKING.
Disini kita melihat harga terakhir JPFA sangat jauh dengan MA5, tentu saja market tidak kondusif, orang2 profit taking selagi untung gede.
Begitu logikanya dari harga jauh dari MA5.

Sedikit Kesimpulan :
1. Saya mohon maaf kepada Para Pembaca yang lain, sehubungan dengan tulisan di shout box yang perlu saya luruskan, maka waktu saya akhirnya tersita untuk membahas hal tersebut, karena sekalipun blog ini gratis, namun tidak ada maksud hati sedikitpun saya untuk membuat para pembaca untuk MERUGI.
2. Namanya juga “trend”, garis trend adalah untuk membaca saham tersebut dalam waktu tertentu, tentu saja dalam 1-2 hari bisa berubah, bagi Pemula lebih baik menggunakan Support dan Resistent untuk trading harian.
3. "Analisa Tehnikal bisa dikalahkan oleh Berita/Kejadian" yang keluar negatif ataupun positif, sehingga apabila Support-1/Support-2 bahkan Support-3 ditembus berarti ada some thing wrong dalam perusahaan tersebut.
Misal : Perusahaan PGAS, apa yang terjadi bila saluran penyambung gas tiba-tiba rusak karena gempa bumi? Apa yang terjadi ketika SMGR tiba-tiba pabriknya meledak dlsb..
Nah disinilah Chart discount every thing, segala sesuatu telah terrefreksi didalam chart.
Contoh-contoh konkritnya adalah : PGAS dahulu tiba-tiba turun drastic, POLY yang tiba-tiba turun drastic. ANTM yang tiba-tiba sahamnya melejit luar biasa, semuanya itu ada sebab-sebabnya.

Tip Trading buat hari ini, Jumat, tanggal 6 Agustus 2010 :
1. Kemarin IHSG naik kembali luar biasa, hal ini bisa terprediksi dari Rupiah masih menguat terhadap USD, berarti Asing hanya mengamankan duitnya saja dan belum Capital Out Flow, sehingga setelah adanya penjelasan resmi dari Pemerintah yang lebih jelas tentang Redenominasi, maka Asing kembali memasuki market.
2. Kejelian mempreksi pasar adalah factor kunci dalam trading,dan ini tidak sulit, namun mesti jeli tentunya. Tip trading kemarin saya menempatkan sebagai Nomor 1 adalah : Asing mulai reda jualannya, dan dana asing tidak keluar negeri (Capital Out Flow), hal ini bisa kita lihat Rupiah yang masih menguat terhadap USD (dibawah 9000). Silahkan Cerna baik-baik kalimat ini.
3. Sebaiknya membaca tulisan itu dikaji simak pelan-pelan dan yang namanya analisa/opini, semuanya itu bisa benar dan bisa salah, apalagi seorang Tenikal Analis/Chartist dilarang untuk memprediksi kemana arah pasar, karena semuanya dipelajari dari gerakan harga saja. Demikian juga seorang Manajer Investasi dilarang untuk menjanjikan KEUNTUNGAN TERTENTU bagi Investornya, apalagi yang berani memberikan Profit besar.
4. Saham-saham CPO kemarin naik kencang, dan judul saya kemarin bahwa akan disusul oleh Sektor Mining jangan diartikan dalam 1-2 hari, nanti bisa banya pula yang protes di shout box, tentu saja harus ada prosesnya yaitu :
a. Apakah harga minyak tetap bertahan diatas 80USD untuk jangka waktu yang lama (missal diatas 30 hari).
b. Apakah harga batu-baranya juga ikut naik? Dlsb.
5. Seperti yang saya sebutkan kalau Nikel diatas 20.000 USD/matric ton maka INCo/ANTM akan naik, hal ini ternyata terbukti, dan diimbangi oleh keluarnya Laporan keuangan INCo yang cukup bagus, berarti ada kolerasi harga Nikel harian dengan Laba perusahaan.
6. Kemudian saya juga menyebutkan kemarin harga Timah tembus diatas 20.000 USD/Matric ton maka kita lihat saja ternyata harga saham YINS yang naik, sedangkan INCO dan ANMTM tidak naik lagi.
7. Kita perhatikan Harga CPO perlahan-lahan merangkak dari 2300an Ringgit sekarang sudah mendekati 2600 ringgit (Bahkan per hari ini sudah tembus diatas 2600 RM), so lihatlah betapa dahsyatnya kemarin kenaikan saham-saham CPO, semuanya itu ada sebab akibatnya.

Untuk itulah para Pembaca setiap hari saya membuat catatan harga nikel, timah, CPO, semuanya ada artinya… Paling tidak ada artinya buat saya pribadi.

Mungkin untuk kedepannya saya lebih condong dengan menggunakan member area saja, untuk kepentingan dan kenyamanan kita bersama.

Mohon maaf karena keterbatasan waktu, sehingga posting saya hari ini hanya banyak membahas soal “trend” saja, namun penting untuk diluruskan.
Mohon Maaf kalau ada tutur kata/kalimat yang kurang berkenan.


IHSG : IHSG di tutup menguat 2.1%
channel support uptrend yg baru terbentuk..
mampukah IHSG mendaki ke puncak kembali menembus 3100 ?
Stochastic mencoba pullback, RSI kembali uptrend
Support 3018.. 2996..
Resist 3061.. 3100



ASII di tutup menguat 4.8% di 48750
ada peluang menguji fibo 50% di 49500, apabila tembus berpeluang ke fibo 38.2% di 50300
Stochastic di area oversold, berpeluang reversal dan golden cross
RSI mulai uptrend kembali
Support 48200.. 47500
Resist 49500.. 50.300


BJBR: BJBR di tutup menguat 7.4% di 1300
breakoux all time high di 1280.. target berikutnya di 1390
target di buat sesuai dengan ketinggian box sebelumnya
support 1260.. 1210
Resist 1340.. 1390


BLTA : BLTA di tutup menguat 12.2% di 275
apabila mampu break fibo 38.2% di 280.. maka berpeluang menuju fibo 50% di 295
target berikutnya di fibo 61.8% di 310
Volume besar kemarin, Stochastic uptrend, rsi uptrend
waspadai aksi profit taking..
Support 260.. 245
Resist 280... 300

Kamis, 05 Agustus 2010

Akankah Sektor Banking berakhir digantikan oleh Sektor Agri dan disusul Sektor Mining ?

Salam winner,
"Bukan apa yang Anda tahu tentang uang, tetapi apa yang Anda tidak tahu'lah yang dapat menghancurkan Anda" (David Bach)

IHSG ditutup pada level 2983.247, naik 9.591 points (+0.32%), dengan value 4.4 Trilyun dimana Asing net sell sebesar 187 Milyard.
Saham-saham top value yang naik :
BBRI, BMRI, TLKM, BJBR, BBNI, LSIP, BIPI, BLTA, BDMN, PGAS.
Saham-saham top value yang turun adalah :
ASII, SMGR, BBTN, INCO, BUMI, KLBF, PTBA, INTP.

Saham-saham yang asing net buy :
BLTA, BUMI, BTEL, BBNI, RALS, BMRI, CTRA, BJBR, KIJA, ISAT, BWPT, BDMN, GJTL, LSIP, INCO, AKRA, BHIT, PGAS, BMTR, CPIN, BIPI, JSMR, ANTM, BBCA, UNVR, ADRO, GGRM, AALI.
Saham-saham yang Asing net sell :
ASRI, ELTY, INDF, ENRG, SMGR, BSDE, JPFA, PNLF, BBRI, EXCL, MNCN, TINS, INKP, ASII, SMCB, KLBF, DOID, TLKM, UNTR, BBTN, INTP, PTBA, PNBN, HEXA, SGRO, MYOR.

Saham-saham yang out of lower Bolinger Band adalah :
SMGR, ISAT.

Dow : 10,680.43 naik +44.05 (+0.41%)
Nasdaq :2,303.57 naik +20.05 (+0.88%)
Nikel :21800(bid)/ 21900(offer) naik +185 USD
Timah :20150(bid)/ 20250(offer) naik +350 USD
CPO :RM 2590 (USD.818), naik 28 RM

Berikut data sektoral yang naik/turun :


Berikut tabel Trend, Entry, Cut Loss, Target Price (Disclaimer ON) :



Tip trading hari ini, Kamis, 05 Agustus 2010 :
1. Asing mulai reda jualannya, dan dana asing tidak kelaur negeri (Capital Out Flow), hal ini bisa kita lihat Rupiah yang masih menguat terhadap USD (dibawah 9000).
2. Asing masih menjual saham banking, namun sebagian Asing sudah masuk kembali membeli saham banking , sehingga pada awal sesi saham banking yang tertekan, hanya dalam beberapa menit saja sudah muali rebound kembali, sehingga Saham-saham banking seperti BBRI, BMRI, BJBR dlsb Close lebih besar daripada Open.
3. Khusus saham ASII, Asing masih sangat kuat menjual, walaupun dilain sisi, asing yang membeli ditambah trader local belum mampu untuk mengangkat harga ASII, sehingga Open lebih besar daripada Close.
4. Saham-saham berbasic perkebunan (CPO) kemarin naik dan cengderung Asing yang melakukan transaksi yang cukup agresif, disebabkan adanya riset dari Citigroup yang mengatakan bahwa harga CPO menjelang musim hujan akan menjadi bagus kembali.
5. Kalau Dana Asing tidak keluar, berarti ada 2 kemungkinan :
a. Asing mengalihkan dana’nya kepada SUN (Surat Utang Negara)/Obligasi.
b. Asing siap-siap membeli saham Berau Coal Energy, yang konon pada saat book building, sekuritas local hanya mendapat jatah 1,5-2,5%, sedangkan didalam berita kelebihan permintaan sebesar 4x lipat, jadi seharusnya masing-masing sekuritas mendapat jatah 25%, entah gimana permainan pembagian saham IPO, selalu trader kecil hanya mendapat 1-2% saja.
6. Masih membutuhkan waktu 1-2 hari ini kembali untuk melihat apakah kondisi sudah kondusif atau masih belum, yang jelas trend kenaikan IHSG kemarin sangat pendek, dan belum masuk dalam garis up trend yang telah patah kemarin. Minimal IHSG harus mampu bermain diatas angka 3000 kembali.
7. Pemerintah berusaha menenangkan market, dengan mengatakan :
a. “Redenominasi Rupiah” baru sekedar wacana, dan hanya akan dilakukan sekitar 10 tahun yang akan datang.
b. Pemerintah akan menekan Inflasi dengan melakukan “operasi pasar” dengan secepatnya supaya bahan sembako lebih cepat turun kembali.
8. Kemarin banyak trader yang bisa cuan dengan melakukan 1 days trading, so far kalau bisa untung dan mengetahui batas-batas Cut Loss, why not do it?
9. Tetap perhatikan saham Trio Macan INCO, ANTM, TINS), Harga Timah tembus diatas 20.000 USD/matric ton, sedangkan Nikel diatas 21000 USD/matric ton.
10. Harga minyak dunia masih diatas 80 USD/barel.
11. Berdasarkan hal-hal seperti harga minyak yang mulai meninggi, harga sembako yang tinggi, Inflasi yang besar, Harga CPO, Nikel, Timah yang menaik terus, apakah ini indikasi bahwa Sektor Banking akan segera berakhir diganti oleh sektor Agri dan sektor Mining ? Let us see this game...
Have a amazing and safety trade.


IHSG :
IHSG baru bagus bila bisa naik diatas 2996 kembali.
Stochastic dan MACD still down trend.
Namun MA5>MA20>MA50>MA200, IHSG still bullish.
Penurunan sudah mulai ada perlawanan,
Namun harus dibuktikan minimal 1-2 hari lagi.
S : 2942... 2930... R : 2996... 3003.

LSIP :
Harus mampu tembus 9200, maka akan membuka peluang
menuju 9450 kemudian target 9700 dan 9850.
Close > MA5 >MA20 > MA50 .
Stochastic golden cross.
S : 8900... 8700, Pivot : 9200, R : 9450... 9600.

SGRO :
Saham ini tidak jauh berbeda dengan LSIP.
Stochastic golden cross.
Harus bisa bertahan diatas harga 2475.
Pola gerakan setiap kenaikan tinggi akan konsolidasi bbrp hari.
S : 2475.. 2425, Pivot : 2475, R : 2575... 2600.

GZCO :
Stochastic golden cross.
Close diatas MA5 diatas MA20 dan MA50.
Target jangka pendek 380.
S : 345... 340, R : 365...380.

BBRI :
Secara Candle berhasil mengadkan reversal untuk hari ke-1.
Harus mampu diikuti oleh candle-candle yang ijo baru aman.
MA20 death cross MA5, Stochastic still down trend.
MACD still down trend.
Penurunan terendah kemarin tertahan oleh fibo 50% dilevel 8800.
Tembus 9300 berpeluang menuju 9550.
S : 9050... 8900, R : 9300... 9550.

BMRI :
Stocahastic memperlihatkan akan golden cross.
Sangat bagus bila berhasil close diatas 6000an kembali.
Faktor BMRI akan Right Isue menjadikan berita poositif.
S : 5700... 5500. R : 5900... 6000.

BBNI :
Saham ini berbeda dengan BMRI dan BBRI.
Saham BBNI ini kondisi sedang bullih.
MA5>MA20>MA50>MA200.
Closed ianatara MA5 dan MA20.
BBNI akan segera bermain diatas 3000an kembali,
dikarenakan bbrp faktor :
1. akan mengeluarkan green shoe.
2. Akan melakukan right Isue.
3. Valuasi termurah dibandingkan BMRI, BBRI, BBCA.
S : 2925... 2900, R : 3000... 3075.


Berikut tabel support dan resistent :

Rabu, 04 Agustus 2010

IHSG terpuruk pertama kali dalam 2 bulan terakhir :

Salam winner :
Trading harus mengikuti mood yang baik. Medan magnit positif akan selalu mengelilingi kita sehingga kita selalu berpikiran positif.
Bagi yang IHSG turun tetapi kemarin bisa tersenyum-senyum tentu saja mereka yang telah siap untuk mengantisipasi segala cuaca.
Bagi yang belum siap, lebih baik menyalakan lilin daripada menggerutu listrik yang padam. (Anggun Trader).


IHSG ditutup pada level 2973.656, turun 85.323 points (-2.79%), dengan value transaksi 5.2 Trilyun, dimana Asing Net Sell sebesar 590 Milyard.
Saham top value yang naik :
LPKR, ENRG, BIPI, BWPT, AKRA.
Saham top value yang turun :
ASII, BBRI, INCO, BMRI, INDF, TLKM, ADRO, SMGR, BBCA, BUMI, ANTM, UNTR, PGAS, TINS, PTBA, BDMN, INTP, INKP, BJBR, BBNI, KLBF, INDY, BBTM, UNVR, GJTL, GGRM, LSIP, BSDE, JSMR.

Saham-saham yang Asing net buy :
BLTA, LPKR, ANTM, RALS, ADHI, KLBF, BTEL, AKRA, BWPT, TINS, BUMI, BJBR, BBTN, KIJA, BSDE, CTRA, TLKM, ENRG-W, PNLF, ENRG, LSIP, INDY, BBKP, BDMN, ARNA, TSPC, UNSP, JSMR, BBCA, GGRM, AALI, BYAN, CPIN.
Saham-saham yang Asing net sell :
INDF, ELTY, BMRI, SMGR, ADRO, ASII, BKSL, SMRA, PGAS, DOID, JPFA, PNBN, ASRI, INCO, PTBA, UNTR, BRPT, SMCB, ISAT, BNGA, EXCL, INTP, UNVR, BBRI, BBNI, ITMG, MIRA, INKP, CTRS, MYOR.

Berikut table sektoral : Tampak semua sector turun semua.


Tip Trading buat hari Rabu, 4 Agustus 2010 :
1. Seminggu lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan (Bulan Puasa), dan biasanya Bursa mulai sepi dan cenderung menurun.
2. IHSG selama 18 candle terakhir naik berturut-turut tanpa ada koreksi yang berarti, maka Selasa kemarin tumbang dengan penurunan yang paling dalam (Hampir 3%) di bandingkan dengan Asia Pasifix.
3. Banyak alasan yang dibuat-buat antara lain :
a. Data infalsi yang tinggi.
b. Adanya ide dari Gubernur B.I. untuk Redenominasi Rupiah.
c. Keluarnya riset dari Citi group yang mengatakan bahwa saham-saham Asia sudah tertalu tinggi, bahkan adanya peningkatan Laporan Keuangan Semester I tahun 2010 yang bagus, namun Semester II tetap akan melambat.
4. Chart IHSG yang hari ini tidak ada perubahan dari chart IHSG kemarin, tertapi lihatlah :
a. IHSG telah memotong garis vertical di hari Senin.
b. IHSG dengan candle yang panjang telah memotong garis horizontal di level 2996.
c. Sehingga secara chartis IHSG mulai berbahaya.
5. Bagaimana kita menyikapinya :
a. Lihat pagi ini apakah Rupiah masih menguat tidak terhadap dollar? Apabila masih menguat dibawah 9000, berarti Asing hanya mengantisipasi keadaan, dan uangnya belum dibawa pulang keluar negeri. Tetapi bila USD sudah diatas 9000, berarti capital mulai out flow.
b. Perhatikan apakah Asing masih agresif jualan atau tidak? Kenapa saya cenderung mengikuti jejak Asing? karena yang menaikan atau yang menurunkan harga saham itu mayoritas Asing kok... Asing menguasai 65% saham IHSG.Kalau Asing agresif jualan, maka hindari saham-saham yang asing agresif jualan seperti BMRI, BBRI, INDF, dlsb.
c. Hindari dahulu saham-saham perbankan, karena saham-saham banking yang hari Senin kuat, akhirnya tumbang juga seperti BBCA, BBTN, BJBR, kecuali BTPN dan PNBN yang masih ijo.
6. Harga minyak yang tembus 82 USD/barrel membuka peluang kepada saham-saham sector mining untuk menguat.
7. Saham INCO kemarin Asing masih kuat mengumpulkan, so masih boleh perhatikan saham tersebut.
8. Bagi trader yang sudah mahir, selalu ada kesempatan, tidak semua saham yang turun, buktinya saham ENRG dan BIPI yang naik kencang. Tentu saja bagi yang kurang menguasai TA, trading saat ini sudah sangat beresiko, sebaiknya tunggu sampai badai hujan mereda terlebih dahulu.
9. Selain dan selebihnya mulai waspada dan rampingkan kembali portofolio Anda.

Perhatikan saham-saham yang "Out of Bolinger band", karena dalam waktu 1-2 hari akan cepat kembali masuk dalam bolinger band'nya.
Jangan dulu masuk sebelum ada tanda-tanda reversal.
Saham-saham yang out of bolinger band saat ini adalah :
SMGR, BMRI, BDMN, UNVR, ISAT, RALS.

Berikut level support kuat dan menarik pada saham-saham perbankan papan atas :
BBRI ; 8150
BMRI : 5100.
BBCA : 5250.
BDMN : 4850.

IHSG :
Kemarin penurunan tepat pada fibo 50% sekitar 2972,
Saat ini kita berharap mudah2an IHSG tidak melewati fibo 61.8% di level 2942.
Apabila masih turun, maka tidak lebih turun dari level 2899 (MA50),
dan Pertahanan terakhir adalah fibo 100% dilevel 2846.
Parabolic SAR mulai bearish. Stochastic Down trend tajam.
MACD death cross, dengan histogram mulai pada area negatif.
S : 2942... 2899, R : 2996... 3024.

BWPT :
Sepertinya ada sesuatu yang menarik di BWPT.
IHSG berdarah, kok BWPT ijo kuat.
Saat ini mencoba menmbus 810 (highest),
dan bila tembus 810 berpeluang menuju ke 850-900.
S : 770, R : 810.

INCO : INCO di tutup lemah 0.6% di 4350
masih ada gap yg belum di tutup di 4200-4225
INCO masih berada di dalam channel uptrendnya..
RSI dan stoch mulai berbalik arah..
Harga nikel masih 21000an, Inco masih menarik dari valuasinya
apalagi kinerja q2nya sangat bagus..
Buy on Weakness menjadi pilihan, khususnya setelah menutup gap
Support 4275.. 4200.. 4100
Resist 4425... 4500.. 4600

ENRG : ENRG di tutup menguat 6.8% di 110
RSI dan Stoch mulai uptrend
mulai terjadi reversal trend, akan tetapi hati2 bila 106nya tembus ke bawah
maka downtrendnya terbentuk kembali..
Support 106.. 101..
Resist 116.. 120

ADRO : ADRO di tutup melemah 1.2% di 2025
saham ini masih aman untuk di trading tiktok 1-2 poin selama masih di atas 2000
Trading range ada di 2000-2075.. ingat untuk selalu buy on weakness n support
apabila 2000 jebol dengan volume besar, siap2 kabur dan Cut loss
RSI n stoch mulai downtrend
Support 2000.. 1950
Resist 2075.. 2150



PNBN : PNBN di tutup menguat 1% di 1060
PNBN merupakan saham defensif di saat indeks turun dalam
Stoch n rsi mulai uptrend kembali..
trading range PNBN masih dalam box di 1000-1100
trading idea beli di dekat2 box bawah.. atau beli begitu breakout box atas
Support 1030.. 1000
Resist 1100... 1150


Berikut tabel support dan resisten :

Selasa, 03 Agustus 2010

IHSG Koreksi karena Angka Inflasi Yang Tinggi :

Salam Winner,
"Tingkatkanlah Kualitas Trading Anda dan bukan Kuantitas Trading Anda, lalu perhatikan apa yang akan terjadi" ( Anggun Trader )

IHSG ditutup pada level 3058.979, turun 10.301 points (-0.34%), dengan value transaksi 3.4 Trilyun, dimana Asing Net buy sebanyak 101 Milyard.
Saham-saham top value yang naik :
INCO, ADRO, INKP, GJTL, INDY, BSDE, PTBA.
Saham-saham top value yang turun :
BBRI, TLKM, ASII, BMRI, UNTR, KLBF, TINS, UNVR, BBNI, BJBR, INDF, AALI, SMGR.

Dow : 10,674.38 naik +208.44 (+1.99%)
Nasdaq : 2,295.36 naik +40.66 (+1.80%)
Nikel : 21775(bid)/ 21875(offer) naik +675 USD
Timah : 19725(bod)/ 19825(offer) naik +270 USD
CPO : RM 2570 (USD. 814), naik 53 RM

Saham-saham yang Asing Net buy :
SIPD, TLKM, BJBR, ADHI, KLBF, BBCA, INDY, BBNI, BUMI, BSDE, KIJA, GZCO, MASA, BBTN, PNLF, SMRA, LPKR, PGAS, ELSA, BNGA, UNVR, AKRA.
Saham-saham yang Asing Net Sell :
BLTA, INKP, ADRO, ELTY, BBRI, DOID, TINS, WIKA, PNBN, TKIM, BMRI, INCO, RAJA, BDMN, RALS, INDF, GJTL, BNLI, BNBR, INTP, ISAT, BKSL.


Pembaca yang terhormat,
1. Untuk "tabel Asing Net buy/Net sell" dan "Tabel saham entry, stop loss, Take profit dan siap2 Break out" (yang kemarin sempat ditampilkan seminggu), untuk sementara belum keburu ditampilkan lagi, karena butuh waktu yang cukup lama untuk ke 2 tabel tsb, sedangkan saya belum dapat asisten.
2. Untuk Web site juga saya menginginkan agar Riset Sekuritas dapat terbit secepatnya, namun keterbatasan waktu pula, sehingga belum bisa di posting secepatnya.
Untuk itu smeua saya mohon maaf dan mohon maklum yang sebesar-besarnya dari Para Pembaca blog ini.


Tip Trading hari ini Selasa tanggal 3 Agustus 2010 :
1. Data Inflasi melampaui ekspektasi :
*DJ Indonesia July CPI +1.57% On Month; Mkt Expected +1.06%
*DJ Indonesia July CPI +6.22% On Year; Mkt Expected +5.66%
2. JCI dari saat opening di 3070.27 sempat menguat hingga intrahigh di 3083.86 dimotori oleh beberapa emiten yang melaporkan result yang positif,namun sekitar 10.30 WIB, berita inflasi Jul10 yang diumumkan jauh diatas consensus, sehingga traders mulai melakukan profit taking hingga intralow 3050.35 dan akhirnya closing di level 3056.54, -12.73 poin (-0.42%).
Hanya 3 dari 10 sektor yang bertahan positif yaitu tambang +1%, basic indu +0.4%, agri +0.07% sementara 7 sektor yang melemah dipimpin oleh misc indu -1%, trade -1%
3. Berikut tabel Sektoral yang naik dan yang turun :

4. Inflasi yang tinggi akan menyebabkan tekanan buat saham-saham banking dan ASII, karena dikhawatirkan naiknya BI rate, sehingga Bank harus ikut menaikan suku bunga pula.
5. Namun demikian tidak semua bank kena tekanan, ternyata hanya BBRI dan BMRI, sedangkan BBCA tidak tertekan, bahkan ada pula saham bank kecil yang naik yaitu : BNLI, MEGA, PNBN, BTPN, BBTN, BVIC.
6. Kalau sektor banking kena tekan, maka yang muncul adalah sektor mining, maka dalam hal ini diwakili oleh INCO, sedangkan sektor batubara yang naik adalah emiten yang memberikan kinerja yan bagus pada H-1/Q-2 yaitu INDY, ITMG, BYAN.
7. Pengaruh Inflasi terhadap IHSG hanya sesat saja, terbukti Asing still Net buy dan Rupiah makin menguat terhadap USD.
8. Harga Nikel dan Timah masih melambung tinggi, boleh perhatikan saham Trio Macan (INCO, ANTM dan TINS).
9. Saham consumer (menjelang bulan puasa dan Lebaran) dan Property masih berpeluang untuk naik.


IHSG :
Close dibawah MA5, namun jauh diatas MA20.
Parabolic SAR masih up trend.
Stochastic mulai death cross.
S : 3030... 3024, R : 3064... 3084.

INCO :
Berhasil break out dari konsolidasi selama 2 bulan.
Penyebabnya adalah Lap Keu H-1 yang bagus dan Hrg Nikel yg naik.
Open gap up 4200-4225,
sehingga berpotensi yang kuat untuk naik dgn volume yg besar.
S : 4300... 4250, R : 4450... 4500.

GGRM :
Saham ini termasuk sektor consumer juga.
Tembus 36.500 akan membuka peluang meuju 38100 kembali.
Stochastic golden cross.
Parabolic SAR up trend.
S : 35.000... 35.400, Pivot 36.500, R : 37.000... 37.500... 38.000

BSDE :
Berhasil break out dari garis falling wedge.
bila bisa tembus 890, maka membuka peluang menuju ke 940 kembali.
S : 810... 800, R : 880... 890.

INDY :
Saham batu bara ini kembali menciptakan record tertinggi baru.
Masih terbuka naik menuju 3500.
S : 3375... 3325, R : 3475... 3500.

BNLI :
Saham ini kembali break new high.
Stochastic Golden cross
Setiap kenaikan tinggi selalu konsolidasi dulu, membentuk darvas box baru.
Sejak tgl 2 Juli 2010 tidak pernah turun dari MA20.
S : 1560... 1550. R : 1630... 1650.


INKP : INKP di tutup naik 11.9% di 1970
Kenaikan di dukung oleh Kinerja Lapkeu yg cemerlang
Kenaikan juga di sertai Volume yg besar..RSI uptrend.. Stoch Uptrend
Berpeluang menguji hgh di bulan Juni di 2075nya,,
Support 1940... 1890
Resist 2000... 2075.. 2175

BBTN : BBTN di tutup menguat 0.6% di 1960
Saham ini terlihat masih di maintain bandar
tampaknya bandar masih belum puas kalo belum menyentuh 2000
BBTN masih berpeluang breakout 1990 dan bermain di 2000an
Hati2 Bila break low 1920..
RSI overbought, belum ada indikasi turun.. Stoch overbought
Support 1920... 1870
Resist 1990... 2050


Berikut tabel support dan resistent :